
setelah kedatangan kedua orang tua Arlan mereka semua makan bersama termasuk Arlan untuk pertama kalinya Arlan mencicipi masakan Virna, Arlan merasa kesulitan untuk keluar rumah kalau kedua orang tuanya masih ada di rumahnya, jangankan untuk menemui kekasihnya untuk mencari alasan saja Arlan sudah tidak mempunyai ide, karena kedua orang tuanya tau kalau Arlan baru pulang dari luar kota...
" kesibukan kalian apa saja selama ini " tanya ayah Arlan
" ya seperti biasa yah, aku pergi ke kantor sedangkan Virna di rumah " ucap Arlan
" masakan istri kamu enak loh Lan kamu pasti senang setiap hari bisa makan masakan istrimu " ucap ibu Virna
Arlan hanya menanggapinya dengan senyuman, pertanda membenarkan padahal semua itu tidak lah Arlan rasakan...
" jangan kelamaan menunda gak baik, kalian sudah sama-sama dewasa bunda senang rumah tangga kalian rukun dan harmonis walaupun kehadiran anak belum ada " ucap bunda Arlan
" maafin Virna ya Bun kalau Virna belum bisa mewujudkan keinginan bunda sama ayah " ucap Virna tidak enak hati
Arlan yang melihat kepura puraan istrinya hanya memutar matanya malas, drama Queen banget bisa sekali menjilat....
" mungkin belum rezekinya " ucap bunda Arlan sambil tersenyum menenangkan menantunya yang kelihatan sedih...
" dengan tidak adanya orang ketiga di rumah tangga kalian saja bunda sama ayah seneng " ucap bunda Arlan lagi
ucapan bunda Arlan membuat Arlan langsung tersedak makanannya sendiri, Virna yang melihat suaminya tersedak segera memberikan air yang ada di dekat Arlan...
" minum dulu mas, makannya hati-hati " ucap Virna sambil memberikan gelas berisi air..
" makasih " ucap Arlan lalu mengambil gelas yang ada di tangan Virna lalu segera meminumnya...
" sama-sama mas " ucap Virna sambil tersenyum
" mangkanya kalau makan bismillah bang " ucap ayah Arlan
" tadi kan ayah yang memimpin doa gimana sih " ucap Arlan sedikit kesal karena ayahnya meledek
" jangan-jangan kamu punya selingkuhan ya bang " tanya ibunya curiga
__ADS_1
" ya gak lah, mana ada aku gitu " ucap Arlan sambil menatap ke arah Virna meminta Virna membelanya dengan isyarat mata...
" iya Bun gak mungkin mas Arlan punya yang lain kalau sudah ada Virna yang jadi rumahnya " ucap Virna
tapi kenyataannya kebalik Arlan memang memiliki seseorang di sampingnya selain Virna, kenapa Arlan masih mempertahankan rumah tangganya dengan Virna karena orang tuanya kalau saja perceraiannya dengan Virna tidak akan melukai perasaan kedua orang tuanya mungkin Arlan sudah memberi talak ke Virna, agar bisa segera menyatukan cintanya dengan orang yang dia cintai...
" jangan kecewakan kami Lan, gak semua orang akan menerima perselingkuhan di dasari belum memiliki keturunan " ucap ayah Virna
" iya yah " ucap Arlan
kenapa obrolan orang tuanya merembet kesana, tidak mungkin kan kalau mereka sudah tau, Arlan selalu bermain apik tanpa menimbulkan kecurigaan kedua orang tuanya...
sedangkan Virna dalam lubuk hatinya dia merasa bersalah karena terus-menerus membohongi keluarga suaminya, karena ambisi seorang Arlan bukan hanya perasaan dirinya yang terluka tapi pasti kedua orang tua Arlan juga pasti akan terluka kalau tau anaknya memiliki selingkuhan yang dimana dua tahun ini sudah Arlan lakukan...
mereka sudah selesai makan Virna langsung mencuci bekas makan mereka sedangkan mertua dan juga suaminya sedang berada di ruang keluarga...
" ayah harap kamu tidak seperti pamanmu Arlan yang memiliki wanita lain saat sudah menikah " ucap ayah Arlan masih merasa ada yang janggal
kalau saja Fika mendengar ucapan Arlan di pastikan dia akan marah besar kepada Arlan, Virna yang mendengar penuturan suaminya hanya tersenyum masam yang dimana suaminya pandai bersilat lidah dan juga pandai memanipulasi keadaan...
" ayah harap begitu " ucap ayah Arlan yang ditanggapi anggukan oleh Arlan...
" hari ini bunda sama Virna mau ke butik dulu yah beli kado sekalian ambil pesanan bunda " ucap bunda Arlan
" iya Bun " ucap ayah Arlan
bunda Arlan dan juga Virna sudah pergi dari sana sebelumnya mereka mencium punggung tangan suami mereka dan pamit keluar, sesampainya di dalam mobilnya Virna dan bundanya Arlan mengobrol dengan asik...
sesampainya di butik langganan milik mertuanya Virna hanya menemani sambil duduk di salah satu sofa di sana, sedangkan bundanya Arlan sedang mengambil pesanan nya terdengar pintu terbuka Virna melirik ke arah pintu ternyata wanita simpanan suaminya yang datang...
Virna hanya melihat saja ternyata wanita yang berpenampilan seksi yang suaminya sukai, Virna sesering mungkin beristighfar di dalam hatinya sebesar apa dosa suaminya sampai-sampai berbuat zina dengan perempuan seperti itu...
kalau kalian bertanya darimana Virna tau jelas karena Virna pernah melihat handphone milik suaminya yang dimana wallpapernya foto wanita itu...
__ADS_1
" nak kamu kenapa " tanya bunda Arlan
" gak apa-apa Bun, sudah ambil barangnya " tanya Virna
" sudah, ayo kita beli kado untuk sepupunya Arlan " ucap bunda Arlan
" ayo Bun keburu sore " ucap Virna yang ditanggapi anggukan oleh bunda Arlan
kedua perempuan berbeda generasi itu keluar dari dalam butik, bersamaan dengan Fika yang keluar dari deretan baju dress yang ada di sana...
" tidak mungkin kan kalau gue nikah sama Arlan harus pakai baju ribet kaya dua orang tadi " gumam Fika jijik
selain Virna, Fika juga tau wajah seluruh keluarga Mahendra termasuk istrinya, tapi sayang selera Arlan bukan wanita dengan baju yang penuh dengan keribetan, mending seperti dirinya simpel dan elegan, Fika kembali lagi mencari dress untuk dia beli mumpung ATM berjalannya lagi sibuk dengan keluarganya...
yang dalam benak Fika hanya kemewahan dan uang sudah cukup untuk membuat hidupnya bahagia, tidak peduli kalau laki-laki yang dia jerat sudah memiliki istri toh dirinya juga sudah memiliki pacar, yang dimana pacarnya juga menikmati hasil dia menguras uang milik Arlan...
πππ
Virna dan bunda Arlan sampai di salah satu pusat perbelanjaan mereka masuk dan langsung berjalan ke lantai atas yang dimana toko-toko untuk membeli hadiah berada disana...
" mau beli apa nak buat kado " tanya bunda Arlan
" gimana kalau jam tangan couple Bun " tanya Virna
" bagus juga mereka bisa pakai pas honeymoon " ucap bunda Arlan
mereka berdua pun pergi ke salah satu toko jam tangan yang sudah terkenal dengan kwalitas terbaiknya, setelah cukup lama akhirnya mereka sudah menemukan salah satu jam tangan couple yang indah dan cocok untuk jadi hadiah...
Virna meminta pelayannya untuk membungkus kado itu agar terlihat semakin cantik, setelah dari toko jam tangan mereka sedikit berkeliling karena bundanya Arlan ingin membeli kerudung, Virna senantiasa mengantar ibu mertuanya dia tidak pernah pergi dengan mamanya karena mamanya sibuk dengan pekerjaannya...
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit βΊοΈβΊοΈ
happy reading guys ππ
__ADS_1