Luka Didalam Pernikahan

Luka Didalam Pernikahan
LDP 7


__ADS_3

Setelah selesai dengan acara pernikahan saudaranya Arlan dan juga keluarganya pamit untuk pulang, kedua orang tua Arlan berpisah mereka akan pulang ke rumah mereka sedangkan Arlan dan Virna kembali ke rumah mereka...


di dalam mobil hanya keheningan yang mereka rasakan tidak ada percakapan apapun, karena Arlan tidak berminat untuk mengobrol dengan Virna...


sesampainya mereka di rumah ternyata sudah ada seseorang yang menunggu di luar saat mobil Arlan berada tepat di perkarangan rumahnya, mereka berdua pun keluar dari dalam mobil saat mereka melihat siapa yang di sana ternyata kekasih Arlan yang datang, malam-malam begini ngapain...


" sayang ngapain kamu kesini " tanya Arlan kaget sambil menghampiri Fika..


" kenapa kamu gak suka aku datang kesini " ucap Fika


suara Fika sudah berat dengan mata sedikit menutup mungkin pengaruh alkohol, bau yang menyengat dari mulut Fika membuat Virna merasa mual...


" bukan gitu tadi katanya kamu mau tidur kenapa malah mabuk " ucap Arlan


" aku pusing kamu udah gak ada waktu buat aku " ucap Fika


Virna yang merasa menjadi orang ketiga pun berpamitan ke dalam, tapi sebelum Virna pergi ucapan Arlan membuat Virna berhenti...


" saya mau bawa Fika ke apartemen dulu, mungkin juga tidak akan pulang " ucap Arlan


Virna sangat kaget mendengar penuturan suaminya, ini sudah malam mana mereka berdua gimana kalau ada setan yang sengaja menggoda mereka...

__ADS_1


" astaghfirullah mas, dia bukan muhrim kamu tapi kenapa kamu selalu berdua sama dia " ucap Virna baru sekarang Virna berani membantah ucapan Arlan...


" itu semua urusan saya, kamu tidak berhak mencampuri urusan saya " ucap Arlan marah


" aku istri kamu mas, aku berhak mengingatkan kalau kamu salah jalan, liat sekarang kamu memeluk perempuan lain di hadapan aku, apa kamu tidak memikirkan perasaan aku, gimana kalau ada tetangga yang melihat " ucap Virna


" sudah " ucap Arlan dingin


" maksud mas " tanya Virna bingung dengan maksud suaminya


" sudah, menjadi orang sok alim nya, saya tak perlu ceramah kamu urusin saja urusan kamu sendiri tidak usah mengurusi urusan saya " ucap Arlan lalu pergi meninggalkan Virna yang masih berada disana, sambil membawa Fika yang masih berada di pelukannya...


" ya Allah mas kenapa sifat kamu kontras sekali sama aku, kenapa kamu begitu lembut berbicara sama wanita lain tapi kenapa sama aku enggak " ucap Virna lirih sambil melihat mobil suaminya yang sudah pergi meninggalkan rumah mereka...


Arlan melihat ke arah Fika yang sudah tertidur, dia melihat ke arah wajah Fika, Fika memang cantik Arlan akui tapi di balik wajah cantik Fika ada rasa yang Arlan tidak bisa ia pungkiri, Arlan sebenarnya suka dengan wanita yang tidak memakai riasan berlebihan di wajahnya...


Arlan juga suka sama perempuan yang bisa menjaga auratnya agar cuma dia yang bisa melihatnya, tapi sayang hatinya malah berlabuh ke wanita yang berpakaian seksi dan jauh dari kata baik...


sesampainya Arlan di apartemen Fika Arlan segera membantu gadis itu keluar dari dalam mobil, lalu membopong tubuhnya menuju lantai apartemen Fika untung lantai apartemen Fika hanya berada di lantai lima, apartemen ini pemberian Arlan sebagai anniversary hubungan mereka yang ke tiga tahun..


memang benar mereka menjalani hubungan lebih lama daripada pernikahan Arlan yang baru masuk tahun ke dua, waktu itu hubungan Arlan baru masuk tahun pertama tapi sayang Arlan harus menerima kalau dirinya harus di jodohkan dengan wanita yang dia tidak kenal...

__ADS_1


dulu Fika ingin sekali mengakhiri hubungannya dengan Arlan saat tahu Arlan di jodohkan tapi Arlan sendiri yang gak mau, dia akan memperjuangkan hubungannya apapun yang terjadi karena wanita yang dia cintai adalah Fika bukan wanita yang orang tuanya jodohkan...


dan sampai sekarang hubungan itu berlanjut, disini Arlan mempertanyakan siapa yang salah dalam hubungan antara dirinya, Virna dan juga Fika, disaat dirinya memiliki kekasih tapi orang tuanya menjodohkannya dengan perempuan lain...


Arlan mengakui kalau Virna sebenarnya adalah tipe idealnya tapi sayang hatinya sudah tidak bisa menerima orang lain, cukup pengkhianatan yang Arlan lakukan terhadap Fika karena menerima perjodohan itu, dia tidak mau menjadi pengkhianat untuk rumah tangganya...


Arlan bukan tidak mempunyai pendirian tapi Arlan harus menjaga perasaan orang tuanya di sisi lain dia tidak ingin menyakiti kekasihnya, tapi Arlan tidak memikirkan seseorang yang lebih menderita atas perlakuannya yaitu Virna..


Arlan menidurkan Fika di atas ranjang lalu Arlan membuka sepatu milik Fika, lalu menyelimuti tubuh Fika agar tidak kedinginan...


Arlan keluar dari dalam kamar Fika lalu duduk di sofa ruang tamu apartemen, Arlan masih memikirkan ucapan Virna, Arlan bisa melihat wajah kecewa yang Virna tunjukkan saat Virna melihat dirinya sedang memeluk Fika...


" apa sebenarnya yang aku cari, apa benar aku mencintai wanita yang ada di dalam kamar itu " gumam Arlan sambil melihat pintu kamar Fika yang tertutup...


" wanita yang jauh dari kata Sholehah, ini cinta atau hanya obsesi semata ya Allah hamba tahu kalau hamba sudah berbuat dosa tapi hamba tidak tahu harus berbuat apa " ucap Arlan


Arlan masih dalam masa renungan sampai matanya terlelap di sofa apartemen milik Fika, sedangkan Virna yang duduk di atas ranjangnya sambil menyandarkan kepalanya Virna masih memikirkan apa yang di lakukan suaminya bersama wanita lain yang bukan muhrimnya...


semakin lama rumah tangganya semakin gak sehat Virna pikir apa harus dia menggugat cerai suaminya, tapi bagaimana dengan keluarga mertuanya Virna bisa merasakan sebuah keluarga karena adanya mereka, soal keluarganya sendiri Virna tidak ambil pusing karena selama ini ibunya sendiri tidak pernah berkunjung ataupun menanyakan kabarnya apalagi ayahnya Virna sama sekali tidak tahu keberadaan ayahnya...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit ☺️☺️

__ADS_1


happy reading guys 😉😉


__ADS_2