Ma'Afkan Aku

Ma'Afkan Aku
Insiden Di Supermarket


__ADS_3

Setelah kepergian Dhanu dan Abel,Bayu juga mengajak Maya meninggalkan restaurant,dia kemudian mengajak Maya ke supermarket


"mas mau belanja.."tanya Maya ketika memasuki area supermarket


"iya,biar sekalian.."jawab Bayu melepaskan tautan tangannya dan mengambil troli belanjaan


"ini list nya,nanti tolong di carikan ya.."imbuhnya,dia menyodorkan kertas berisi daftar belanjaan


"banyak amat mas.."ucap Maya,ketika melihat tulisan di kertas


Karena terlalu fokus dengan catatan belanjaan,Maya tak memperhatikan langkahnya,hingga tiba-tiba saja dia menabrak seorang ibu yang sedang berdiri di lorong makanan ringan


"astaghfirullah,ma'af bu..."ucap Maya dengan membungkukkan badannya


"kalau jalan yang bener dong mbak.."ucap seorang gadis yang berdiri di samping si ibu


"ma'afkan saya,saya benar-benar gak sengaja.."ucap Maya,kembali meminta ma'af


"ma'af..ma'af..makanya kalau jalan yang benar,lihat ke depan.."omel si gadis dengan sengit


"adek..gak boleh gitu akh,kakaknya kan udah minta ma'af.."tegur si ibu kepada gadis yang berdiri di sampingnya


"tidak apa-apa dek.."ucap si ibu kepada Maya dengan sikapnya yang ramah dan lembut


"ma'afkan atas sikap kasar anak saya ya.."imbuhnya,dia menatap Maya dengan intens,membuat Maya salah tingkah,dan entah kenapa ada rasa yang berbeda ketika Maya ikut menatapnya dengan intens

__ADS_1


Untuk beberapa saat,mereka saling menatap tanpa suara,melupakan kehadiran orang di samping mereka,tanpa sadar si ibu mengelus mengelus bahu Maya dengan lembut,Maya yang mendapat elusan di bahunya hanya tersenyum,entah kenapa elusannya membuat dirinya nyaman dan aman


"namamu siapa nak..?"tanya si ibu


"Anmaya bu.."jawab Maya dengan ramah


Mendengar jawaban Maya,tiba-tiba wajah si ibu berubah tegang dan pucat,membuat Maya khawatir dan merasa bersalah,begitu pun dengan Bayu yang dari tadi memperhatikan interaksi mereka berdua


"ibu..ibu tidak apa-apa..?"tanya Bayu


"nama panjang kamu siapa nak.."bukannya menjawab Bayu,si ibu malah menatap Maya dengan nanar dan mata yang berkaca-kaca


"Anmaya KL..."jawab Maya


"Anmaya KL,KL nya itu Kirana Larasati.."ucap si ibu dengan terbata dan kini air matanya sudah jatuh membasahi wajah cantiknya


Mendapat jawaban yang tidak memuaskan dari Maya,si ibu meraih kerah kemeja Maya dan menyingkapnya hingga terlihat dada bagian kanan dengan satu tahi lalat kecil.Melihat tahi lalat di dada kanannya,si ibu semakin brutal berusaha kembali membuka kerah kemeja Maya


Bayu yang melihat si ibu berusaha membuka kerah kemeja Maya,segera menariknya menjauh dari si ibu,membuat Maya tersentak kaget


"ma'af bu,tolong di jaga sopan santunnya,ini tempat umum.."ucap Bayu dengan tegas,dia segera menggandeng tangan Maya dan membawanya pergi


"Anma.."panggil si ibu,dia berusaha mengejar Maya dan Bayu


"ma.."teriak anaknya,dia mengikuti langkah ibunya mengejar Maya

__ADS_1


"ma'afkan saya nak,bolehkah saya berbicara sebentar.."


"ma'af bu,kami sedang terburu-buru.."ucap Bayu,dia meletakan trolinya secara sembarang tidak jadi berbelanja


"sebentar saja.."pinta si ibu,dengan memelas


"mama ngapain sih ngejar mereka.."ucap si gadis


"sebentar ya nak,saya hanya ingin memastikan sesuatu.."ucap si ibu tanpa mempedulikan anaknya


"ma'af bu,kami tidak bisa.."ucap Bayu,dia semakin erat menggenggam tangan Maya dan menariknya keluar dari area supermarket


Melihat ibunya yang hendak mengejar Maya,si gadis segera meraih tangan ibunya dan menahannya supaya tidak mengejar


"mama mau kemana..?"


"lepasin tangan mama dek,mama harus mengejar mereka,itu Anmaya kakak kamu yang mama cari dari dulu.."ucap si ibu dengan pandangan nanar


"yang namanya Anmaya itu banyak ma,bukan hanya dia.."


"tapi yang memiliki tahi lalat di dada kanannya adalah Anmaya anak mama.."


"itu bisa aja kebetulan ma.."


"jangan terus memikirkan kak Anma,kejadiannya sudah sangat lama.."imbuhnya

__ADS_1


"tapi mama yakin,kalau dia Anma yang mama cari.."


__ADS_2