
"lemon tea hangat aja mbak.."ucap Farhana setelah tiga menit memilih menu
"makanannya nggak.."ucap Dhanu,yang hanya mendapat gelengan kepala dari Farhana
"jangan di biasakan perut kosong.."ucap Dhanu
"perutku mual,kalau di paksa makan,takutnya nanti muntah.."lirih Farhana
"jangan di paksa A,nanti malah muntah.."sambung Abel,dia merasa prihatin melihat Farhana yang menahan mual di perutnya
"kalau ada minta buah potong aja mbak.."ucap Farhana kepada pelayan Cafe
"salad buah mbak.."tanya si pelayan cafe
"buahnya aja polos,tidak di kasih apa-apa..."jawab Farhana
"kamu mau buah.."ucap Dhanu
"iya,biar perutnya gak mual.."
"ya udah,mbak tolong di bikinkan ya,buah potong polos.."ucap Dhanu
"baik mas,tunggu sebentar..."ucap si pelayan dengan ramah
Setelah pelayan pergi meninggalkan mereka,Dhanu kembali melanjutkan makannya,dia yang melihat Farhana bengong menunggu pesanannya,akhirnya mencoba menyodorkan satu suap steak ke mulutnya
"Han, A..."ucap Dhanu,membuat Farhana tersentak kaget
"gak mau.."ucap Farhana menggelengkan kepalanya
"sesuap aja,ayo.."rayu Dhanu
"gak mau A.."Farhana tetap menolaknya
"ayo.."ucap Dhanu tetap memaksa,akhirnya mau tidak mau Farhana membuka mulutnya,menerima suapan Dhanu
"gak usah suap-suapan,ada jomblo di sini.."ledek Abel,dia tersenyum kecut
__ADS_1
"makanya cari cowok,biar gak jomblo.."
"gimana mau cari cowok,kalau ada yang deket selalu di ganggu sama Aa.."
"itu semua kan demi kebaikan kamu.."
"kebaikan apaan,yang ada nanti aku jadi perawan tua.."
"pokoknya kali ini Aa gak boleh ikut campur lagi,urusin aja tuh Farhana..."imbuh Abel
"apaan kok jadi aku.."ucap Farhana yang mendapat tatapan tajam dari Abel
"tanpa di suruh kamu pun,aku akan selalu memperhatikan Farhana.."
Setelah menyelesaikan makannya,mereka pergi meninggalkan cafe,Dhanu membawa Farhana ke studio foto untuk pemotretan prewedding
"kita ngapain ke sini A..?"tanya Farhana,ketika mobil Dhanu memasuki area parkir studio
"foto sebentar.."
"prewedding.."
"ngapain.."ucap Farhana,dia sampai memajukan badannya ke arah Dhanu
"ya buat kenang-kenangan.."
"aku gak mau.."
"cuma sebentar gak lama.."
"sekali nggak...! tetep nggak..!"tegas Farhana,dia memundurkan badannya dan menghadap kaca mobil
"sebentar aja Han,buat kenang-kenangan.."rayu Dhanu
"aku gak mau.."
"aku udah booking,gak enak kalau di batalin.."
__ADS_1
"bodo..."
"Han,ayolah..."rengek Dhanu
"sana foto sendiri,aku mau pulang.."ucap Farhana,dia meraih pintu mobil hendak keluar,tetapi dengan cepat,Dhanu mengunci pintunya,membuat Farhana geram dan kesal
"buka gak.."seru Farhana,dia melotot kesal kepada Dhanu
"aku akan buka,kalau kamu mau foto.."
"aku gak mau.."
"ya udah,gak aku bukain.."
"Aa..."teriak Farhana,dia memukul lengan Dhanu dengan tasnya
"cuma foto sebentar,gak lama..."
"aku gak mau.."Farhana masih dengan pendiriannya
Saking kesalnya Farhana,tanpa dia sadari cairan sebening kristal turun membasahi pipi putihnya,walau dia menghapusnya,air matanya tetap saja luruh ke pipi
"kok nangis sih,yang sakit kan aku di pukul kamu.."Dhanu kaget melihat air mata Farhana yang terus turun membasahi pipi
Tanpa mempedulikan Dhanu,Farhana terus menghapus air matanya dengan tisu,dia tidak tahu apa yang membuatnya menangis,tiba-tiba saja matanya memanas dan tanpa bisa di cegah setetes cairan bening membasahi pipinya
"udah,jangan menangis.."ucap Dhanu,dia bingung harus berbuat apa,tetapi Farhana malah semakin tergugu,dia tidak bisa mengendalikan tangisnya
"kok malah tambah kenceng,udah dong..."Dhanu semakin kebingungan,karena tidak seperti biasanya Farhana menangis dengan pilunya.Setahunya Farhana perempuan yang tegar sesulit apapun masalahnya,tapi ini hanya karena masalah sepele,dia menangis tersedu-sedu
"ya udah,kalau gak mau foto kita pulang..."akhirnya Dhanu mengalah,dia tidak tega melihat Farhana yang terus menangis tanpa bisa di hentikan
"kenapa sih Aa selalu membuat aku kesal..."isak Farhana,dia menatap Dhanu dengan berurai air mata
"membuat kesal gimana..? kita cuma mau foto,apa yang salah..."
"aku kan udah bilang aku gak mau..!"teriak Farhana
__ADS_1