
Waktu itu gara-gara Dhanu memakai uang tabungan untuk menyewa toko,Farhana mendiamkan Dhanu hingga satu bulan lebih,berbagai cara di lakukan Dhanu untuk membujuknya,tetapi tetap saja Farhana dengan keras kepalanya
"Aa tuh kebiasaan,apa-apa gak cerita sama aku.."ucap Farhana dengan kesal,dia menyambar tas nya dan berlalu pergi
"Hei..."Dhanu pun segera mengejar Farhana dan mencegahnya pergi
"iya ma'af,aku janji bulan depan duitnya di kembalikan.."ucap Dhanu,menahan langkah Farhana dengan memegang kedua bahunya
"keburu tokonya di sewa orang.."ujar Farhana dengan geram
"kita cari lagi.."
"cari di mana lagi,itu toko letaknya stategis,Aa sih susah di bilangin.."ucap Farhana semakin jengkel
"tempat strategis kan gak cuma di situ.."
"tempat itu paling dekat dengan rumah,biar gak capek di jalan.."
"nanti aku antar jemput.."
"tahu akh..! males ngomong sama Aa.."ucap Farhana,dia melepaskan cengkeraman tangan Dhanu di bahunya
"mau kemana..?"
"cari pacar lagi,males pacaran sama Aa,suka seenaknya sendiri.."jawab Farhana berlalu pergi meninggalkan Dhanu
"iiissshhh...tak boleh lah macam tuh.."ucap Dhanu,kembali mengejar Farhana
"bodo.."ucap Farhana dengan melotot kesal
Dhanu tersadar dari lamunannya,ketika mendengar panggilan Farhana dari seberang telepon
"A..."teriak Farhana
"denger gak sih aku ngomong.."imbuhnya
__ADS_1
"iya calon istriku,calon mama dari anak-anakku.."ucap Dhanu
"ya udah di batalin aja,aku bisa handle sendiri.."
"gak bisa sayang,biar WO aja yang urus semuanya,kamu tinggal mengatur mereka,mau nya kamu kayak gimana.."
"kalau kamu handle sendiri,nanti kamu kecapekan,kasihan dedeknya.."imbuhnya dengan lembut,membuat Farhana menurunkan egonya
"besok Abel ke situ,buat bantuin kamu.."
" Abel kan kerja.."
"dia cuti,besok kamu bilang aja sama WO nya,mau nya gimana?.."
"iya.."ucap Farhana dengan pasrah
"ya udah,sekarang kamu tidur,jangan lupa vitaminnya di minum.."
"iya.."
"ya udah.."ucap Dhanu,tetapi tidak mengakhiri panggilannya
"ya udah.."
"ya udah.."
"ya udah,selamat tidur ya,good night.."ucap Dhanu
"ya.."lirih Farhana
"assalamu'alaikum.."ucap Dhanu,akhirnya mengakhiri obrolannya
"wa'alaikum salam.."ucap Farhana
Tanpa melepas mukenanya,Farhana beranjak dari duduknya menuju ranjang,dia meraih kantong plastik yang berisi vitamin dan asam folat dari dokter,kemudian meminumnya satu persatu
__ADS_1
Setelah selesai,Farhana mengelus perutnya yang masih rata,dia tidak menyangka di dalam rahimnya ada calon anaknya,darah dagingnya sendiri
"ma'afin mama ya nak.."gumam Farhana dengan tangan terus mengelus perutnya
"ma'afkan mama karena menghadirkanmu dengan cara seperti ini.."imbuhnya,dia menghapus air matanya yang membasahi pipi
Cukup lama Farhana terdiam dengan pikirannya sendiri,dia tersadar ketika mendengar nada pesan aplikasi dalam ponselnya,dengan malas dia melepas mukenanya dan melipatnya,kemudian meraih ponselnya,membaca pesan aplikasi yang masuk
"Han,lihat deh cantik-cantik banget kan.."Abel mengirimkan gambar dekor pelaminan mini dengan rangkaian bunga yang indah
"iiikkhhh...aku jadi bingung milihnya deh.."Abel kembali mengirimkan pesan,dan kali ini Farhana menyunggingkan senyumnya merasa terhibur dengan pesan chat Abel
"kamu mau pilih yang mana..?"tanya Abel
Karena tak kunjung mendapat jawaban Farhana,Abel akhirnya menghubunginya,dia ingin tahu pilihan Farhana
"kamu pilih yang mana..? lama banget jawabnya.."ucap Abel dengan berapi-api,membuat Farhana kembali tersenyum
"assalamu'alaikum Abel.."ucap Farhana mengucapkan salam sendiri
"e iya lupa..assalamu'alaikum calon kakak iparku.."ucap Abel meledek Farhana,dan lagi-lagi Farhana menyunggingkan senyumnya
"wa'alaikum salam.."
"kamu pilih yang mana dekornya.."
"aku belum lihat semua.."
"itu bagus-bagus banget tahu Han,iikkhh...aku jadi pengin cepet-cepet nikah deh..."
"ya udah,kamu aja sana yang nikah.."
"ya gak bisa lah,ini kan buat acara kamu.."
"kamu dapet gambar dekor dari mana.."
__ADS_1
"WO lah,A Dhanu yang kasih tahu.."
"kita ke lokasinya aja yuk,di sana pasti bisa lihat dekor aslinya.."imbuhnya