Ma'Afkan Aku

Ma'Afkan Aku
Kesepakatan


__ADS_3

Malam hari jam delapan malam,Orang tua Dhanu sampai di rumah Farhana,mereka pun segera di persilahkan duduk di ruang tamu,menunggu sang tuan rumah,dan tak berapa lama pak Idris datang bersama dengan anak dan menantunya


"pak Idris.."tegur pak Wahyu,dia berdiri dan menyalami pak Idris,yang di ikuti oleh yang lainnya,mereka satu persatu saling bersalaman


"silahkan duduk pak Wahyu,mbak Lidya.."ucap pak Idris mempersilahkan tamunya duduk kembali


"terima kasih pak Idris.."ucap pak Wahyu kembali mendudukkan dirinya di sofa,begitu pun dengan yang lainnya,mereka juga duduk di sofa bersama-sama


"sebelumnya,izinkan kami sekeluarga meminta ma'af yang sebesar-besarnya kepada keluarga pak Idris,terutama kepada nak Farhana.."ucap pak Wahyu,setelah beberapa saat hening,tak ada yang memulai percakapan


"nak Hana,tante minta ma'af atas apa yang telah di lakukan Dhanu kepada kamu.."ucap ibu Lidya,dia meraih tangan Farhana dan mengelusnya,membuat Farhana tersentak kaget,tetapi dia hanya terdiam


"ma'afkan kami ya nak Hana.."ucap pak Wahyu,ikut meminta ma'af kepada Farhana,tetapi lagi-lagi Farhana hanya terdiam,haruskah dia mema'afkan Dhanu,sedangkan hatinya teramat marah dan kecewa


"sejujurnya kami teramat kecewa dan marah..."ucap pak Idris


"tapi semua sudah terjadi,mau semarah apapun kita pada kenyataan ini,tidak akan bisa mengembalikan semuanya.."

__ADS_1


"saya sebagai orang tua,hanya ingin cepat menikahkan anak-anak kita,biarkan mereka menanggung akibat yang telah di perbuatnya.."imbuhnya dengan panjang lebar,membuat semua orang terdiam tak berani berkomentar


"niat kedatangan kami,memang untuk membicarakan masalah ini pak Idris.."


"kami pun ingin cepat menikahkan mereka.."imbuh pak Wahyu


"saya terima niat baik kalian,tapi bisakah pernikahannya di adakan minggu depan,lebih cepat lebih baik.."


"dan setelah anak yang ada di dalam kandungan Farhana nanti lahir,kita akan mengulang ijab qobul,supaya pernikahan mereka sah secara agama.."


"baik pak Idris,kami menurut saja dengan pengaturan pak Idris.."


"saya minta acara ijab qobul di lakukan di rumah ini,sederhana saja,hanya menghadirkan beberapa tetangga dan keluarga inti..."imbuh pak Idris


Hanya dalam waktu satu jam,mereka telah mencapai satu kesepakatan;bahwa ijab qobul akan di laksanakan minggu depan,di adakan secara sederhana di rumah,dan tidak ada acara resepsi,untuk masalah mas kawin,para orang tua menyerahkannya kepada Dhanu dan juga Farhana.Dan setelah mendapatkan satu kesepakatan,orang tua Dhanu berpamitan pulang


Setelah kepergian orang tua Dhanu,Farhana bangkit dan berdiri,hendak meninggalkan ayah dan kakaknya,dia sudah tidak bisa membendung air matanya,tanpa berpamitan Farhana segera naik ke atas menuju kamarnya,sampai di kamar dia menelungkupkan dirinya di bantal dan menangis tersedu-sedu,dia teramat kecewa dengan takdir yang di alaminya

__ADS_1


Melihat adiknya yang terburu-buru ke kamarnya,Fatma berusaha mengejarnya,dia tahu bagaimana hancurnya perasaan adiknya menerima kenyataan pahit ini


Fatma pun perlahan membuka pintu kamar adiknya,dan pemandangan pertama yang di dapatnya adalah kamar yang sedikit berantakan dengan tisu berserakat di lantai dan juga tangis pilu adiknya


"dek.."tegur Fatma,dia menghampiri Farhana dan mengelus bahunya dengan lembut,tetapi elusannya malah semakin membuat Farhana tergugu


"yang iklhas dek,sabar..."nasehat Fatma


"di balik musibah,akan ada hikmah yang bisa kita raih.."imbuhnya


"boleh bersedih,tapi jangan terus berlarut,hidup harus tetap di jalani.."ucap Fatma,dia masih terus mengelus bahu adiknya


"kamu gak sendiri,ayah sama kakak akan selalu ada di samping kamu,apapun yang akan terjadi nanti.."imbuhnya,dan ucapannya berhasil membuat Farhana bangun dan segera memeluknya dengan erat


"kamu pasti bisa melewati ini..."ucap Fatma,kini dia mengelus-elus kepala adiknya dengan sayang


"ma'afin aku kak,aku udah buat kecewa ayah dan juga kakak.."isak Farhana

__ADS_1


"kami sudah mema'afkan kamu dek,jadi jangan terus larut dalam sedih.."


"kasihan nanti baby kamu,pasti ikutan sedih.."


__ADS_2