Maaf , Aku Mencintaimu

Maaf , Aku Mencintaimu
13. Saya Permisi


__ADS_3

Semua yang ikut lomba sudah dibagikan hadiah dan cinderamata dari keluarga Darren.


Masing-masing orang pulang dengan penuh suka cita tidak ada yang berduka.


Abang gerobak penjual makanan pun tak luput dari hadiah untuk sang anak dan istri di kampung . Dagangan belum habis tapi uangnya sudah tebal di dompet masing-masing.


Darren tak tanggung-tanggung memberikan uang ke para pedagang itu masing-masing uang merah sebanyak dua puluh lembar.


Aisyah heran ternyata masih ada orang baik di dunia ini yaitu Papanya Caca alias Darren.


" Anak mami sih baik hati dan tidak sombong Ai. " Puji mami membanggakan sang anak.


Aisyah menyetujui nya. Karena memang benar begitu adanya .


Petugas kebersihan Online berbasis aplikasi hijau pun tak luput dari Darren. Satu orang di order dan diminta memanggil teman-teman satu profesinya untuk membersihkan halaman rumah Darren yang sudah seperti sehabis pesta itu .


" Aisyah pulang ya mi. Udah sore " Ujar Aisyah.


" Ai saya belum selesai bicara " Ujar Darren.


" Kapan Pak Darren ngobrol sama aku " Bathin Aisyah.


" Kesana yuk . Sebentar ya mi " Mami mengangguk dan Darren mengajak Aisyah berbicara empat mata dibelakang rumahnya berbentuk taman kecil dengan kolam ikan koi ditengahnya .


" Masya Allah bagus banget " Puji Aisyah.


" Suka ? " Tanya Darren.


Aisyah mengangguk


Dibiarkan Aisyah bermain dengan ikan koi nya itu.


" Boleh dikasih makan Ai, itu makanannya disitu " Tubuh Darren ke samping Aisyah.


" Ah iya. Saya kasih makan ya Pak " ujar Aisyah.


Darren tersenyum dan mengangguk.


Ia membiarkan Aisyah memberi makan ke peliharaan nya dan Darren bahahia melihat senyum Aisyah.


Setelah beberapa lama, Darren memanggil Aisyah.


" Ai.. Saya mau bicara "


" Iya pak silahkan "


" Ai , selain Allah bolehkah saya memiliki kamu ? " Aisyah yang tersenyum langsung terdiam berusaha mencerna kata-kata Darren

__ADS_1


" Maksud bapak ? " Aisyah bingung ingin bertanya balik apa.


" Jangan panggil saya Pak lagi ya kalau kamu mau nikah sama saya. Saya sudah gak muda lagi. Anak saya sudah 5 tahun . Dan saya butuh ibu untuk anak saya " Ujar Darren.


Sempat berbunga,tapi nyatanya Aisyah hanya ingin dijadikan ibu untuk Caca.


" Caca sakit Ai. Dia sangat butuh perhatian dari seorang ibu. Saya lihat kamu sangat perhatian dan Caca dekat dengan kamu. " Aisyah kaget. Bagaimana bisa anak selincah Caca punya penyakit


" Bolehkan demi Caca saya minta kamu jadi istri saya ? " pinta Darren yang belum diangguki oleh Aisyah.


" Caca sakit apa ? " tanya Caca. Ia lebih tertarik dengan sakit Caca dibandingkan permintaan Darren yang ingin memperistri nya.


" PNEUMONIA "


Aisyah agak asing mendengar nya.


Darren meminta ponsel Aisyah . Aisyah memberikan tanpa bertanya.


Darren mengetik sesuatu di ponse Aisyah lalu ia ke laman Eyang Google dan setelah dapat apa yang ia cari. ia memberikan ponselnya kembali ke Aisyah.


_Pneumonia salah satu penyakit mematikan untuk anak-anak. Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Pneumonia bisa menimbulkan gejala yang ringan hingga berat. Beberapa gejala yang umum dialami penderita pneumonia adalah batuk berdahak, demam, dan sesak napas._


Aisyah tidak berkata tapi menitikkan air matanya. Bagaimana bisa ia menolak jika keadaan Caca seperti yang tertera di laman website itu.


" Tapi . . . " Aisyah tercekat ingin berbicara.


" Kalau kamu gak bisa terima saya atau belum bisa mencintai laki-laki seperti saya, tolong cintai anak saya sepenuh hati. Ia butuh kasih sayang seorang ibu. Ibu kandungnya tidak perduli dengan kesehatannya Caca Ai. Saya sangat berharap sama kamu " Ujar Darren lagi .


" Saya memang buka laki-laki sempurna, tapi saya ingin punya keluarga sempurna untuk saya berikan ke Caca. Karena saya tidak tau sampai kapan saya bisa buat Caca bahagia " Darren tercekat mengucapkan kalimat demi kalimat.


" Saya hanya orang biasa Pak " ujar Aisyah.


" Kamu luar biasa Ai. Saya butuh kamu .


Hmm untuk Caca maksud nya . Kalau kamu tidak ingin saya sentuh tidak apa Ai. Hanya saja saat di depan Caca tolong kita berlaku layaknya keluarga hangat " Pinta Darren dengan sangat hati-hati.


" Saya tidak punya siapa-siapa Pak . Orang tua saya sudah tidak ada. Saya hanya sendirian disini " ucap Aisyah tapi tidak membuat Darren berubah pikiran.


" Saya gak butuh itu. Saya cuma mau kamu buat jadi ibu dari Caca. Bisa ? " Tanya Darren.


" Rupanya Pak Darren bukan punya perasaan ke aku. Tapi aku yang terlalu berharap. Tak apalah. Yang penting prioritas aku Caca " Bathin Aisyah


Aisyah mengangguk. Darren tersenyum senang .


" Jadi , mau kan kamu nikah sama saya Ai ? " mulutnya mungkin berkata demi Caca. Tapi raut wajahnya benar-benar meminta Aisyah .


" Demi Caca " Jawab Aisyah.

__ADS_1


" Ya, demi Caca. Tolong anggap Caca seperti anak kandung kamu ya Ai . Saya janji akan penuhi semua kebutuhan kamu . Kamu mau saya buatkan toko kue saya akan turuti " Janji Darren.


" Saya tidak butuh itu Pak. Biar saya mengurus Caca dulu saja . Dia butuh saya kan ? " Aisyah bertanya balik ke Darren.


" Saya juga butuh kamu Ai " Cicit Darren


" Apa pak ? " Aisyah memastikan ucapan Darren.


" Bukan apa-apa . Terima kasih ya. Terima kasih " Darren berusaha mengambil tangan Aisyah. Tapi Aisyah menarik tangannya .


" Ah iya maaf maaf " Ujar Darren.


" Ayo beritahu Mami " Ajak Darren .


Krekk...Gubrak.. Prakk..


Beberapa tanaman di dalam pot di rak putih yang tersusun rapih jatuh kesenggol Mami , Mbok Ijah dan seorang pria berbadan tegap yang rupanya dari tadi menguping pembicaraan Darren dan Aisyah.


Pelaku penjatuhan pot itu pun pura-pura membersihkan kekacauan itu .


" Mi.. " Panggil Darren


" Mami lagi lihat apa ada space ,soalnya mami mau beli pot baru lagi pas nanti ke Bangkok " jawab Mami Asal.


" Mbok Ijah " Darren kali ini memanggil asisten rumah tangganya yang satu kubu dengan kanjeng Mami.


" Mbok tadi dipanggil Nyonya Mami Pak. Katanya dimana rak tempat pot-pot kecil " Eaa Mbok Ijah menjawab seirama dengan Mami .


" Nah yang satu punya alasan apa ? Badan aja tegap, hobi nya nguping orang . " Kali ini Darren berani ketus dengan asisten nya bernama Aroon itu .


" Saya memastikan kalau Tuan Darren baik-baik saja. jika Nona Ai menolak "


Jawaban Aroon membuat Darren membulatkan matanya . Bagaimana bisa Aroon yang tidak tau menahu soal Aisyah dan Darren berbicara lantang begitu.


Aisyah mendengar ucapan para penguping itu tertawa kecil. Mami dan Mbok Ijah cekikikan lalu kembali ke depan ingin membahas sesuatu yang harus dibahas.


" Akhirnya Mbok. Darren nikah lagi " Mami bersorak senang.


" Alhamdulillah ya Nyah " Mbok Ijah menyambut senang.


Sedang Aroon kini berhadapan dengan Sang empunya rumah yang ia intip tadi .


" Jangan marah-marah Mas. Nanti cepet tua. Saya masih muda loh. Saya permisi ya . Mau pulang dulu ada yang harus saya lakukan " Aisyah pamit meninggalkan Darren dan Aroon yang terdiam terpaku melihat senyum Aisyah yang mengalihkan dunia kedua lelaki itu.


***


Bonus dua part untuk weekend para bestie akuuhhh.

__ADS_1


like yok like


__ADS_2