Maaf , Aku Mencintaimu

Maaf , Aku Mencintaimu
17. What???


__ADS_3

" SAH SAH SAH "


" Alhamdulillah " Semua mengucap syukur karena Darren dan Aisyah sudah sah. Tapi disisi lain , ada Caca yang sedang merasa kedinginan yang sangat hebat.


Tadi pagi Aisyah dan Darren sempat ingin membatalkan pernikahan mereka karena kondisi Caca yang menurun tiba-tiba. Entah mengapa Caca drop dan demam tinggi .


Caca berselimut tebal dengan botol air hangat di sampingnya dan juga dokter khusus Caca yang didatangkan langsung dari rumah sakit milik kakak dari Mami Darren.


Acara pesta tetap berlangsung tapi di persingkat karena kondisi Caca yang naik turun .


Aisyah yang terlihat cantik terlihat juga kegundahan dihatinya.


" Mas, kalau udah aku mau ganti baju aja " Bisik Aisyah.


Darren mengangguk ia tak kalah khawatir dari Aisyah.


Mami dan Papi akhirnya memutuskan membawa Caca ke rumah sakit .


Tamu undangan tetap dipersilahkan menyantap makanan dan tetap berada di pesta . Tapi pengantin dan keluarga inti pamit pulang karena kondisi cucu dari Gerald Nugroho sedang drop.


Darren dan Aisyah kembali ke kamar pengantin mereka. Hari yang saatnya bahagia ini berubah menjadi sendu.


Aisyah mencari koper milik Darren dan ingin menyiapkan baju ganti untuk menyusul ke rumah sakit. " Mas ini koper kamu kan? " tanya Aisyah.


Darren mengangguk. Aisyah dengan cekatan membuka dan menyiapkan pakaian Darren . Aisyah celingukan mencari tas nya yang berisi baju.


" Kamu cari apa Ai ? " Tanya Darren


" Tas ku mas, aku ingin ambil baju ganti " Jawab Aisyah yang sibuk mencari dengan mengangkat baju pengantinnya yang takut kotor jika terseret.


" Ini mami siapkan disini " Tunjuk Darren ke koper berwarna Merah Maroon.


Aisyah segera membuka dan hal pertama yang ia dapat adalah sebuah baju tipis berenda dan transparan yang membuat matanya membulat sempurna .


Darren ingin tertawa tapi tidak keluar karena ia lebih berat saat ini ke anaknya yang sedang sakit.


" Yang gak suka kamu taruh ,pakai pakaian yang menurut kamu nyaman " Suara Darren mengangetkan Aisyah.


Aisyah mendapatkan sebuah dress panjang cantik berwarna Mint beserta jilbabnya dan segera ia ambil untuk dipakai setelah baju pengantin nya terlepas.


" Mas duluan mandinya aku bersihin make up dulu mas. " Ujar Aisyah. Darren pun segera ke kamar mandi.


Darren membersihkan diri di kamar mandi. Aisyah dengan cepat membersihkan make up yang menempel di wajahnya. Ia masih canggung jika harus membuka jilbab di depan Darren.


Stelah Make up beres gantian kini ia harus mengganti pakaian pengantinnya .Jilbab sudah terlepas dan kini Aisyah kesulitan membuka kancing belakang gaun pengantin nya.


" Ceklek "


Pintu kamar mandi terbuka . Darren masih memakai handuk . Aisyah memejamkan matanya belum siap ia melihat tubuh Darren.

__ADS_1


Aisyah ingin meraih jilbabnya untuk menutup rambut dan kepalanya, tapi Darren terlanjur melihat rambut panjang Aisyah yang sangat indah. Rambut sedikit bergelombang dibawah menambah kesan anggun. Aisyah segera menguncir kembali rambutnya dan Darren hanya melihatnya saja.


" Aku suami mu kan Ai ? " Tanya Darren.


Aisyah mengangguk.


" Jadi jangan malu dan itu halal aku lihat " Ucap Darren lagi .


Aisyah tersenyum dan mengangguk.


Kini ia melangkah ke kamar mandi untuk melepas gaun dan menggantinya dengan dress panjang .


Darren tersenyum tipis . Ia memakai baju yang Aisyah siapkan dan segera bersiap-siap.


Tidak terdengar suara di kamar mandi dan hampir lima belas menit berlalu tapi Aisyah belum terdengar suara air.


Darren yang khawatir langsung mengetuk pintu kamar mandi .


" Ai kamu baik-baik aja ? " Tanya Darren khawatir.


" i- iya mas. " Jawab Aisyah ragu.


" Koq lama Ai. Kamu ada masalah ? " Tanya Darren.


Tidak terdengar suara Aisyah tapi tak lama pintu terbuka.


" Kenapa Ai? kamu gak mau ikut ke rumah sakit ? gak apa-apa kalau kamu lelah. Biar saya aja " Ujar Darren.


Aisyah menggeleng.lalu menunduk.


" Mas tolong bukakan kancing belakang baju ku " Ujar Aisyah malu .


" Tangan ku tidak sampai mas " Ujar Aisyah lagi .


Darren menghela nafas dikira ada apa dengan Aisyah rupanya ada kendala.


" Berbaliklah " ucap Darren.


Aisyah menurut dan berbalik membelakangi sang suami.


Darren membuka perlahan dan tidak sengaja tangannya menyentuh kulit putih Aisyah baru setengah terbuka Darren sudah menengguk salivanya sendiri.


" Bisa kegoda disituasi yang tidak tepat ini " Bathin Darren.


Aisyah sedikit meremang kala tangan sang suami menyentuh kulitnya.


" Mungkin gaun pengantin kancing nya dibuat dibelakang agar suami bisa begini " Bathin Darren lagi .


Jika tadi Darren tidak sengaja menyentuh kali ini Darren sengaja menyentuhnya. dan membuka kaitan penyangga aset berharga Aisyah.

__ADS_1


" Akh Mas " Gunam Aisyah yang mengeluarkan suara saat kaitan itu terlepas.


Jari Darren menyentuh tengkuk Aisyah dan mengusapnya hingga ke pinggang.Dibalikkan tubuh Aisyah dan kini mereka saling menatap. Aisyah tak lama menatap Darren dan langsung menundukkan wajahnya kembali .


" Aku halal menyentuh mu Ai " Bisik Darren ditelinga Aisyah. Aisyah baru pertama diperlakukan sedekat itu. Dengan suami yang lama Aisyah tidak pernah disentuh .


Aisyah menjawab ucapan Darren dengan anggukan.


Dagu Aisyah diangkat dan tiba-tiba benda kenyal mendarat tepat di bibir Aisyah.


Hanya kecupan singkat, dan Aisyah kaget di buatnya.Darren mengusap bibir berwarna pink itu . Jari Darren menyentuh bibir Aisyah dan membukanya sedikit.


Kini bibir Darren mendarat lagi dan kali ini tidak singkat. Karena Darren memanfaatkan bibir Aisyah yang terbuka untuk menyesapnya. Aisyah diam tidak membalas karena ia memang baru pertama kali.


" Kenapa tidak membalas ? " Tanya Darren yang bingung karena bekerja sendiri.


Jawaban Aisyah mencengangkan Darren . " Aku tidak bisa membalasnya "


" Kenapa " Darren tiba-tiba lesu dan berfikir kalau Aisyah hanya ingin menikah dengannya karena Caca. Bukan karena menyukai Darren.


" Hm itu mas, " Aisyah ragu untuk menjawab.


" Baiklah , mandilah . Aku tidak akan mengganggumu. Kita juga harus cepat, karena kita harus kerumah sakit " Darren menjauh dari Aisyah.


" Mas " Panggil Aisyah.


" Aku tidak bisa membalas karena aku tidak bisa melakukan nya " Jawab Aisyah pelan. Tapi Darren salah paham dikira Aisyah memang tidak mau melakukan nya.


" Ya tidak apa-apa " Jawab Darren dibuat sesantai mungkin. Toh memang ia bilang ke Aisyah kalau mereka menikah demi Caca.


" Mas tidak tanya kenapa ? " Tanya Aisyah.


Darren menghela nafasnya . Haruskah diperjelas kenapa Aisyah tidak bisa. Ia menggerutu dalam hatinya.


Darren pun akhirnya bertanya " Ya , kenapa kamu tidak bisa melakukan itu ke saya ? " Tanya Darren sambil membelakangi Aisyah. Ia blm siap sebenarnya jika di hari pertama pernikahan nya harus kecewa dengan penuturan dari Aisyah.


" Aku belum pernah melakukan nya mas " lirih Aisyah.


Darren pun membalikan badannya seketika dan mendekat ke Aisyah .


" Maksud nya? " Darren ingin memperjelas.


" Aku, aku belum pernah melakukan nya sekalipun dengan almarhum suami ku " Ujar Aisyah dengan jujur.


" Hah, lalu kalau kalian melakukan itu ? " Tanya Darren hati-hati.


" Kamu belum pernah melakukan nya "


" WHAT??? " kaget Darren.

__ADS_1


__ADS_2