
Di depan rumah Aisyah kini berdiri bangunan megah bak istana, semua orang memandang kagum ke arah rumah itu. Termasuk Aisyah.
" Ini orang pasti baek banget nih sampe Allah kasih punya uang buat bangun rumah begini " Ujar salah satu ibu - ibu yang sedang berkumpul membeli sayur di tukang sayur gerobakan.
" Ah.. semoga duitnya halal ya " Salah satu emak-emak julid terlihat berfikir negatif.
" Mba Ai, kalau mau nikah sama orang kaya ya. Mba Ai kan cantik,saat ini single juga. nanti kalau nikah sama orang kayak minta rumah kayak begini ya. Terus nanti ajak saya masuk ke dalam rumahnya. " Ibu Sri cekikikan sambil menggoda Aisyah.
" Aamiin doain ya Bu " Aisyah cukup mengaminkan doa baik dari ibu-ibu yang sedang berkumpul lagi ini.
Setiap kata adalah doa,doa yang baik harus diaminkan. begitu pikir Aisyah.
" Libur dong Mba Ai hari ini " Celetuk Bu De sayur panggilan tukang sayur disitu sambil memilih ikan segar di dalam kotak sterofom besar khusus ikan-ikan.
" Iya Bu, Sabtu kan sekolah libur " Sahut Aisyah sambil tangganya sibuk memilih wortel segar dan kentang.
Melihat Aisyah membeli banyak wortel dan juga kentang, ibu-ibu penasaran lalu bertanya untuk apa Aisyah membeli dalam jumlah banyak.
Aisyah menjelaskan kalau ada pesanan online untuk diantar sore hari.
" Kirain ada acara lamaran " Celetuk ibu Julid.
" Hussh , kalau ngomong mulutnya " Ibu Sri menepak tangan Ibu Julid. Sedang Aisyah hanya tersenyum , nasib jadi janda ya begini. Suka jadi bahan omongan. Dan Aisyah sudah mempersiapkan diri untuk itu saat mengetahui suaminya telah tiada.
Setelah memilih dan dihitung belanjaannya oleh Bu De Sayur, Aisyah pun pamit dan langsung menuju rumahnya. Ia segera mengeksekusi bahan-bahan yang sudah di beli tadi untuk diantar sebelum sore hari.
Hari ini pesanan Ai Cake Pastel isi sayuran dan Risol Mayo. Dan karena Aisyah punya bahan untuk Donat ia membuat donat dengan toping lucu agar customer Ai Cake suka. Karena info dari si pemesan kalau isian pastel dan Risol jangan pedas karena banyak anak-anak yang akan memakannya.
Jadi untuk bonus Aisyah membuat donat dengan toping warna warni dan karakter lucu.
Aisyah pun menyelesaikan pekerjaan nya di jam tiga sore. Tak lupa ia sisihkan pesanan nya untuk gadis kecil yang ia antar jemput saat pergi dan pulang sekolah itu.
Risol,pastel dan donat di susun di kotak masing-masing dan di kotak kecil untuk Hawa.
Sebelum berangkat mengantar Aisyah mandi dan memakai pakaian terbaik nya dan jilbab dengan warna yang senada.
Wanita berusia 25 tahun itu hari ini memakai setelan celana dengan tunik warna senada dan juga jilbabnya.
Sambil memesan taksi online Aisyah mengantarkan ke rumah Hawa. Dan gadis kecil itu menerima dengan senang hati pemberian dari ojek cantiknya.
Selesai mengantarkan ke Hawa, tidak lama taksi online Aisyah datang .
" Dengan Mba Aisyah ? " Tanya si Supir taksi online itu.
" Iya pak Benar, ke Galaxy mansion ya pak " Sahut Aisyah sambil tersenyum di balik maskernya.
Dengan tenang Aisyah duduk di belakang dan memberikan satu box kecil untuk supir taksi online itu.
__ADS_1
" Buat Bapak ya ini, boleh dimakan dan jika kurang suka tolong berikan ke yang mau " Ujar Aisyah sopan.
" Wah Alhamdulillah kebetulan Mba, saya belum makan " Sahut si Supir taksi online senang.
" Silahkan Pak di makan " Ujar Aisyah.
" Nanti saya makannya dirumah Mba, biar sama istri saya juga " Ujarnya lagi.
" Yah pak tapi maaf saya cuma kasih 1 macam kue 1 pcs " Aisyah tak enak hati.
" Ini juga udah Alhamdulillah Mba Aisyah . saya terima kasih banyak sudah dikasih ini . Ini pasti mahal " Sahut si bapak supir.
" Ah ini saya buat sendiri pak " ujar Aisyah pelan bukan bermaksud menyombongkan dirinya.
" Walah saya kira beli di toko kue mbak, kemasannya bagus menarik, wah kuenya juga kelihatan enak ini . (sambil membuka kotak dari Aisyah) Saya jadi ngiler nih, kalo gak inget istri dirumah saya pengen makan sekarang aja " Pak supir terkekeh .
" Si bapak bisa aja. doain ya pak biar bisnis saya ini lancar "
" Amiin saya doakan biar punya toko kue, kalau belum punya pasangan biar ketemu sama orang baik, kalau udah punya semoga langgeng " Dia pak supir langsung diaminkan Aisyah.
Mereka pun terlihat obrolan seru hingga Aisyah pun tertawa. Dan tak terasa Aisyah sudah sampai di alamat yang tertuju di maps.
" Sudah sampai mbak. " ujar pak supir dan langsung turun untuk membantu Aisyah mengeluarkan box-box kue yang dibawa Aisyah tadi.
Aisyah segera menghubungi customer loyalnya itu dan tidak lama ia pun keluar bersama seorang anak kecil.
" Hai.. masuk Ai.. sini sekalian bantuin mau gak? aku lagi repot banget nih banyak krucil " Sahut wanita elegan bernama Belle itu.
*Ada yang inget Belle* 😁.
" Boleh Bu " jawab Aisyah.
" Gak kemana-mana kan ? atau mau ada acara. soalnya tumben nih cantik banget sih ." Goda Belle. Padahal Aisyah hanya memakan setelan saja.
" Bisa aja Bu Belle " Aisyah malu-malu. Aisyah pun membawa box-box besar berisi cemilan dibantu Belle dan beberapa pegawai rumahnya .
Sampai di dapur Aisyah bertemu dengan dua orang wanita anggun separuh baya dengan make up natural dan masih terlihat muda .
" Wah siapa ini "
" Loh iya ini siapa ? koq mami baru lihat "
" Assalamualaikum Bu, saya Aisyah " Aisyah menyalami kedua orang tua itu dengan sopan.
" Yang punya toko kue ini Mah, Mih " jawab Belle.
" Ya Ampun ini owner Nya Ai Cake. Ih makanan kamu enak - enak loh. tokonya dimana ? " tanya Mami .
__ADS_1
" Mmmm masih dirumah aja Bu jualannya " Ujar Aisyah pelan.
" Seenak ini masih dirumah aja. Kalau kamu jadi mantu mami, udah mami buatin toko kue " kedua Wanita tua itu cekikikan.
" Dasar nih emak-emak udah tau anaknya udah punya istri malah ngomong yang nggak-nggak " Belle memberhentikan kedua tawa wanita paruh baya itu.
Tapi keduanya malah saling berbisik.Entah mereka membicarakan apa. Hanya mereka yang tau.
Tidak lama masuk sesosok pria yang Aisyah kenal dan hapal di dalam ingatannya.
" Mih, Aku nitip Caca sebentar ya Mih . Mau anter Salma ke rumah temannya " Ujar Darren ke Maminya.
" Kenapa bukan supir aja sih yang anter " Ketus Mami. Bukan tidak suka dititipi sang cucu. Tapi tak suka melihat kelakuam menantunya main asal pergi, tanpa pamit, tanpa perduli sedang ada acara apa .
" Aku lagi ingin tahu sesuatu Mih, yang aku bilang ke Mami itu " Darren agak berbisik.
" Ya ampun.. jodoh apa ya koq ketemu disini sih " Bathin Aisyah lalu kepalanya bergeleng .
" Eh Ai kenapa bergeleng hehe pernah kenal sama Abang ? " tanya Mami yang sadar dengan sikap Aisyah tadi.
" Ah bapak ini pernah nolong saya Bu waktu saya ke minimarket gak bawa dompet " Lirih Aisyah. Malu sih tapi mau bagaimana lagi memang itu kenyataanya.
" Ah iya kamu yang waktu kemarin itu ya. Anaknya mana ? " Tanya Darren celingukan.
" Itu anak tentangga saya Pak " Jawab Aisyah sambil tersenyum manis.
Degh..
Darren tiba-tiba terkesima dengan senyuman manis Aisyah.
" Dar, Darren, " Mami menepuk bahu sang anak yang ia rasa terhipnotis oleh senyuman Aisyah.
" Eh iya Mi gimana tadi Mi ? " tanya Darren gelagapan.
" Gimana apanya, emang mami ngomong apa " mami mengerutkan dahinya.
" Eh apa sih tadi. " Darren garuk-garuk kepalanya.
Darren pun akhirnya pamit dan menganggukkan kepalanya ke Aisyah tanda pamit ,tak bisa ia memandang lawan jenis dengan lama.
" Darren tuh ya .... "
Akhirnya Mami menceritakan sedikit tentang Darren yang punya istri tapi seperti tidak punya istri. Istrinya berbalut jilbab panjang atas permintaan Darren, tapi hatinya belum siap sepertinya dan kelakuannya seperti bukan wanita shalihah.
Darren sendiri diceritakan oleh Mami mempunyai sifat yang lembut dan tidak pernah macam-macam tapi malah istrinya yang banyak macam.
Pantau terus bestiee
__ADS_1
Othor minta like dan komen juga vote buat penyemangat ♥️