Maaf, Mengambil Tunanganmu

Maaf, Mengambil Tunanganmu
sekedar suka aja


__ADS_3

Para peserta reunian saat ini sedang melakukan hiking. Namun tidak dengan segelintir orang orang yang ada di sini. Mereka memilih tetap berada di dalam penginapan dengan berbagai alasan dan memutuskan untuk tetap menunggu di penginapan.


Begitu juga dengan Barata dan Sandra. Keduanya lebih memilih tidur berdua di kamar Sandra. Memadu kasih yang dibutuhkan satu sama lain.


**** bebas bukan hal yang tabu lagi bagi mereka. Permainan mereka sangat bebas, apalagi Sandra dia besar di luar negeri. Kedua orang tuanya pun sibuk dengan bisnis mereka masing-masing tanpa memperdulikan dunia anak-anak mereka.


Sedangkan Barata orang nya oke oke aja. meskipun kalau di rumah dia kalemnya minta ampun, maklumlah salah satu orang tuanya Jawa tulen yang kental dengan adat istiadat. Namun kalau diluaran Kucing mana coba yang gak keluar taringnya jika melihat ikan melompat-lompat di depan mata.


Ikan asin aja diembat apalagi ikan emas


Barata dan Sandra tergeletak di atas kasurnya. Mereka kelelahan setelah melakukan pergulatan panas yang memang sejak tadi malam ditunggu tunggu dan baru kesampaian setelah sarapan tadi.


Barata berdiri dan berjalan masuk menuju kamar mandi. Dia membersihkan diri yang sangat lengket penuh keringat.


Saat sedang mandi entah mengapa wajah Mona terbayang di benak Barata ketika tadi saat sarapan. Memang waktu sarapan tadi mata Barata tak lepas dari gerak gerik Mona, saat makan, saat mengunyah makanan, pipi Mona jadi tembem akibat banyaknya roti yang masuk dalam mulut, saat tertawa, bercanda dengan Syakila dan Dona. Semua terekam baik dalam ingatan Barata.


"kenapa jadi cewek nggak jaim jaim banget, semua ekspresi nya alami, tanpa iya tutupi" Barata bicara dengan dirinya sendiri


aahhhrr, Barata setengah frustasi dia menjambak rambutnya sendiri.


Barata menyudahi mandinya dan keluar dengan memakai handuk putih bersih yang dia selipkan di pinggang nya. Nampak tubuh kekar dengan roti sobek di perutnya.


"Honey, mandilah dulu" Barata membangunkan tunangannya itu


"gendong" Sandra mengulurkan kedua tangannya "kenapa mandi enggak ajak aku" Sandra mengalungkan tangannya di leher Barata.


"aku sudah mandi sayang" tolak Barata halus


"mandi lagi yuk" ajak Sandra


"mandi lagi atau nambah lagi?" tanya Barata tersenyum licik

__ADS_1


"nambah lagi" jawab Sandra tak malu-malu. Dia memang cewek agresif, selalu meminta duluan pada Barata.


Akhirnya Barata selalu mengalah dan menuruti keinginan Sandra. Mungkin keinginan enak pikir Barata jadi jangan di sia siakan.


Barata pun mandi kembali, digendongnya Sandra menuju balthup dan di rebahkan ke dalam nya. Barata mengatur suhu air yang keluar dan dia pun masuk ke dalam, berdua bersama


"Beb,,, " Sandra menuntun kedua tangan Barata untuk mere mas kedua gunung nya.


"Beb,, " Sandra menghadapkan wajahnya ke arah Barata dan mencium bibir Barata.


Barata pun tak tinggal diam, dengan rakus karena sudah terbakar maka tanpa di komando lagi keduanya melakukan adegan panas itu lagi


Di dalam kamar mandi itu hanya terdengar air yang mengalir dan desa han kedua insan itu.


Setelah mencapai titik puncak bersama keduanya tergelai lemas. Barata menyunggingkan senyuman tipis lalu dia berdiri dan membersihan diri di bawahan guyuran shower.


Barata keluar dan berganti pakaian dengan pakaian yang santai. Dan lagi lagi dia membuka laptopnya untuk mengerjakan sesuatu.


Makin kesini nya tidak ada rasa cinta yang di rasakan. Sandra juga selalu menuntut minta ini minta itu dan semua tidak ada yang murah. Sandra menggeluti modelnya di Australia tempat dia kuliah dulu. Sandra sangat akrab dengan Lira. Dan Lira satu satunya pendukung terkuat tentang pertunangan ini.


"Honey, aku keluar bentar ada perlu dengan Alex" teriak Barata karena Sandra masih menikmati hangatnya air dengan wewangian.


"iya aku juga malas kumpul dengan temanmu yang kampungan itu" ucap Sandra pelan. ternyata bukan Mika aja yang tidak suka dengan Sandra. gayung bersambut, Sandra pun gak respect dengan Mika


"ditambah satu lagi manusia aliennya yaitu Syakila!" dia berbicara sendiri


"padahal aku berencana mendekati Jeong, siapa tahu dia lebih hot dari Barata dan Hary" Sandra tersenyum sendiri mengingat kelakuan nya menggoda Hary dan disambut hangat oleh Hary "Duda kesepian itu, kapan kapan ajak dia lagi ahh" ucap Sandra.


Barata tau kelakuan Sandra dengan **** bebasnya tapi dia pikir Sandra sudah berhenti sejak mereka bertunangan.


Karena memang keduanya tidak pacaran mereka hanya dekat dan langsung diikat oleh kedua keluarga.

__ADS_1


Dan mengapa dia tidak suka Mika, karena Sandra tidak berhasil menggoda Alex. memang diakui Sandra teman-teman Barata para pejantan tangguh semua tajir melintir, itu yang membuat dia gemes.


Kemaren ketika baru saja bertemu Jeong, dia sudah menargetkan Jeong namun melihat Jeong memperkenalkan sosok imut disebelahnya, niatnya sedikit diundur.


Barata sudah di bawah duduk dengan Alex di temani sang gadis centil si Arora.


"Babaaa" panggil Arora itu panggilan kesayangannya


"tante nenek sihil enggak ikut?" tanya Arora


"sayang, kenapa bilang begitu" tanya Alex yang enggak mau anaknya jadi kurang ajar


"tante Sandra cantik masa di bilang begitu, lain kali tidak boleh lagi ya sayang" ajar Alex


Arora mengerucutkan bibirnya hingga monyong


"enggak pa pa Lex, Sandra memang belum suka sama anak anak jadi kurang welcome" kata Barata tidak membela Sandra


"sini sayangnya Baba" Barata menggendong dan meletakkan Arora di pangkuannya


"Baba tidak malah" tanya Arora


"untuk gadis secantik Arora Baba tidak bisa marah dong" Barata mencium pipi Arora.


"jadi gimana?" tanya Alex "jadi mau buka bisnis batubara?" tanyanya lagi


"masih bingung, aku masih kurang paham betul secara detil, takutnya kalau terjun sekarang malah ketipu aja" ucap Barata "ini masih terus belajar dan tanya tanya sama yang ahlinya" tambah Barata lagi


"iya kadang juga kita tanya pada yang ahli di bilangnya saingan jadi kita nanya serius dia jawab ala kadarnya" Alex menambahi


"iya bener itu Lex, kita nanya serius dia jawab main-main, memang susah cari orang yang berpandangan luas dan berlapang dada" kata Barata kemudian.

__ADS_1


Barata memang sedang gencar gencarnya mencari informasi tentang bagaimana cara membuka usaha batubara. Dia terinspirasi dari artis lawas yang menyandang janda terkaya di indonesia, dan salah satu bisnisnya ya batubara padahal orangnya kecil. Barata berpikir masa dia yang laki, gagah, tangguh kalah sama artis itu.


__ADS_2