maaf novel

maaf novel
di pisah kan oleh pendidikan


__ADS_3

DISISI LAIN ADA GUS YANG MEMINTA IJIN KE PADA IBUK .


"Ibuk saya mau minta ijin"berjalan mendekati ibuk dan menyandarkan kepalanya ke pangkuan ibuk.


"kenapa le" menepuk pelan kepala Gus.


"ini memang mendadak , tapi menurut saya ini jalan terbaik untuk adek .adek mau pergi merantau dan kuliah nya di sana saat offline dari pada pulang pergi jauh buk saya juga capek dan saya rasa merantau pilihan yang tepat dan adek janji nanti habis skripsi langsung nikah serius " meneteskan air mata ke pangkuan ibuk.


"kalau mau yha monggo le soale ada Adek mu di rumah dan adek mu bisa ganti in kamu untuk lima tahun buat ngajar dari pada pikiran mu ngajar sama ini itu jadi nggk fokus buat kuliah nya" menepuk halus kepala Gus.


"ibuk ngebolehin adek , aku mau berangkat dua hari lagi , bund adek lagi suka sama sesorang tapi adek nggk tahu harus gimana karena ini pertama kali adek menemukan sesorang yang kayak dia " air mata yang terus mengalir membuat baju ibuk basah.


"kalok adek suka adek nikahin dia kalok dia masih sekolah minimal dia lulus SMA, SMK, MAN dulu"titah ibuk.sambil mengelus kepala Gus "oh iya Gus nanti habis sidang skripsi ibuk udah Nemu calon buat kamu kalok bisa sih dia mau sama kamu , oh iya nggk mungkin dia menolak kamu karena anak ibuk ini ganteng".


"ah ibuk biasa ajah , oh iya calon nya siapa buk" duduk sambil menghapus air mata nya.

__ADS_1


menepuk pundak Gus" dia cantik dan ibuk juga baru menemukan orang seperti dia baru dua tiga hari udah merebut hati nya ibuk" .


lirih "pasti ana".


"knp Gus".sambil menepuk.


"mboten buk tak beli barang buat di bawa ke merantau " lari ke luar rumah.


KESOKAN HARI NYA .


*di tengah perjalan nya Gus ke kamar sahabat santriwan .


"mau kemana dek , kok bawa tas nya " mundur kan langkah nya.


"aku mau pulang besok sudah masuk pondok jadi hari ini pulang jadi nggk bisa besok ke sini pulang 6 bulan sekali tidak memungkin kan buat ke sini juga"menundukan kepala nya .

__ADS_1


"maaf yha kalok ada salah selama ini , saya sudah mengikhlas kan kamu buat ke pondok" melanjut kan jalan nya sambil menangi.


"mas A saya minta maaf atas kesalahan saya mungkin ini terakhir menjadi sesorang di dalam hati mu dan mungkin saya akan menjadi tamu "teriak ana yang membuat Gus terhenti.


"saya tidak ada komitmen dengan anda dan nggk ada hubungan di antara kita selain silaturahmi ayah ku dengan ayah sampeyan".


perkataan Gus yang membuat semangat ana membara untuk melanjut kan sekolah dan membuat Gus kecewa .


batin " Gus mungkin saya memang mencintai kamu mungkin saja cinta tidak perlu harus memiliki dan mungkin cinta butuh pengorbanan Gus ku sebenar nya ingin menjadi istri mu tapu umur ku jika aku di lahir kan kembali untuk menjadi istri mu maka aku akan meminta kepada Allah untuk aku lahir tidak jauh dari lahir nya dirimu".


Ana yang berjalan pulang menuju gerbang yang di sambut satpam dan kakak nya di depan mobil.


batin "mungkin aku akan datang dengan dua kemungkinan satu menjadi istri Gus dua menjadi tamu undangan Gus ".


"mungkin sepertiga malam ku yang bisa mempertemukan aku dengan mu kembali Gus" batin ana.

__ADS_1


"iya ana, mungkin sepertiga malam cara terakhir untuk mempertemukan kita dalam ke Jannah nya" batin Gus.


apa yang terjadi ?


__ADS_2