maaf novel

maaf novel
pelarian


__ADS_3

Akhirnya Ana ijin kepada guru nya untuk pergi ketoilet dan membawa handphone nya


"Bu ,saya izin ketoilet" lari terkekeh sambil memegang jantung .


" Hei tahu toilet e Ndak " teriak guru ana sontak membuat perhatian siswi tersebut.


dan Gus punn inisiatif untuk mengejar Ana.


kekamar nya . karena hanya ada satu toilet di aula dan itu pun di kamar nya Gus


Kamar Aula Gus Achmad Habib Al Miftah


Ana pun sampai di kamar mandi sambil mengunci kamar nya Gus ,dan terkejut melihat kamar yang mirip kapal pecah itu.


"gaya nya ajah ruapi tapi kamar kek kapal pecah" Ana sambil membersih kan kamar nya Gus sembari menenang kan jantung nya.


Di aula Gus minta izin ke Abah nya tetapi Abah menolak karena perasaan sungkan karena Gus yang mengisi materi


"gini aneh biar Abah yang nanti yang nyusul Ana gimana?" Abah sambil menawar kan sebuah kata kata nya.

__ADS_1


Dan melanjut. kan pertanyaan tersebut dan ana mendengar nya di dalam kamar nya Gus tetapi dia acuh tak acuh karena dia tau tentang Gus .


Abah pun menyusul ke kamar Gus dan masuk kekamar abah pun terkesima melihat rapi kamar nya Gus .


" eh , astaghfirullah halazim" Abah yang terkejut ada Ana setelah dia berbalik badan .


" kamu dari mana saja nduk" Abah bertanya memberikan kode bahwa dia harus kembali ke aula.


" saya dari kamar mandi nya Gus dan mau ke aula bah."ana langsung jalan ke aula dan kembali ketempat nya semula.


yang tadi nya Gus tenang dan jantung nya cukup tenang sekarang jantung nya berdegup kencang lagi.


dan Gus sedari tadi malam memikir kan sebuah game yang bertema siapa yang masih berdiri maka dia yang kalah.


akhir nya di pilih lah satu persatu oleh guru tersebut dan sisa nya di pilih oleh Abah , Gus Achmad dan Gus Bagus .


dan Abah memilih Ana untuk mengikuti game tersebut karena yang ia kenal cuma dia, dan Gus Achmad memilih teman nya yang bernama Tania , dan Gus Bagus memilih putri.


sontak ana cemburu dengan pilihan Gus Achmad karena dia memang kejaran satu sekolahan karena kecantikan Tania.

__ADS_1


Ronde pertama yang menang adalah Ana .


dan saat final Ana melihat seseorang yang sedang kesusahan dan dia juga melihat ayah nya Sedang membantu tetapi dia bingung membantu nya dan , yang berdiri paling akhir ana yang sedang melihat ayah nya kebingungan itu.


dan hadiah nya dari Gus Achmad dan juga bisa fotbar bersama Gus Achmad. seketika Ana di Landa galau di satu sisi ayah nya yang ingin ia bantu , dan di sisi lain kecemburuan dengan Gus Achmad .


Gus Achmad menatap Ana dengan tatapan mengejek tetapi Ana langsung berlari dan membuat Gus Achmad bingung .


"Ayahhhhhhhh...." teriak Ana dari kejauhan .


"ayah orang ini knp?" ana bertanya lirih


"tadi dia kesandung dan berdarah"ayah nya Ana sambil membersih kan luka darah nya orang tak di kenal itu.


Dari kejauhan Gus Achmad melihat Ana dengan seorang laki laki yang sudah tua dan bersama santri yang masih muda itu.


Gus Achmad tidak berani mendekat dan hanya melihat dari kejauhan .


lalu!!!!

__ADS_1


next nya naanti dulu yha pembaca terlope lope😉


__ADS_2