
brukkkkkkkkkkkk
*saat ana berjalan menabrak seseorang.
"aduhhhhhhh , hei jalan pakek mata woy " seorang wanita paruh baya yang sangat kesal*.
"maaf buk ,saya tidak ada niatan untuk menabrak anda " berdiri dan menolong wanita itu.
"oh iya ibuk ada luka tidak saya obati kalok ada" Ana yang melihat ada kelecetan di tubuh wanita itu.
"tidak apa apa , adek kenapa terburu buru dan adek cantik banget aura pengantin nya keluar adek mau nikah , eh knp adek tadi keluar dari kamar apartemen nya dek achmad , oh kamu calon nya kalok calon nya pasti kan udah di pingit oh kamu keluar eh dek kamu dipingit kok keluar " wanita itu menepuk punggung ana.
"sebentar saya mau bertanya kamu siapa dan saya hanya saudara nya mas Acmad Ndak lebih Ndak kurang " ana yang melepas kan tangan wanita tadi .
__ADS_1
"oh iya , perkenal kan saya ibuk nya firman sepupu nya Acmad " sambil memegang tangan ana."seandainya saya lebih cepat tahu kamu pasti kamu sudah saya nikah kan dengan anak saya sayang nya kamu udah di nikah kan,hikss".
"saya sudah lelah Bu jadi barang mainan para ibuk ibuk juga seperti ini kepada saya bilang mau menjadi kan saya jadi menantu tetapi anak nya malah di nikah kan dengan perempuan lain dan saya berubah menjadi lebih baik dan mereka datang kembali kepada saya , yha seperti ini lah hidup" terseyum tipis.
"iya tetapi saya suka yang natural seperti kamu semoga saja istri anak saya tidak mengecewakan" merangkul ana.
"Aamiin semoga saja , ya sudah ibuk saya mau pergi pulang karena tiga hari lagi udah otw pelaminan jadi harus mempersiapkan segala hal"jalan ke arah resepsionis.
"mbak , ini kunci kamar A 2 nanti kunci nya di kasih ke ibuk nya mas Acmad saja " titah ana.
batin ana "apa mereka tidak percaya aku juga nikah di hari tersebut dan aku akan datang di sore hari nya saja ,tentu saja dengan suami ku nanti awas ajah dia ".
"eh iya mbak tadi dapat salam dari ibuk Gus " resepsionis itu menatap dalam ana.
__ADS_1
"heh mbak " resepsionis itu membentak ana.
"eh iya apa dapet salam dari ibuk Gus , iya waalikumsalam warohmatullahi wabarokathu" . ana yang memasukan handphone " ini sudah sore dan saya mau pulang dulu yaudah Babay" ana berjalan ke luar .
Di kediaman Al Miftah yang sibuk mempersiapkan pernikahan Gus.
"Gus kenapa kok kamu bengong" firman yang mendekati Gus.
" saya membayang kan setelah ijab qobul nanti saya masih inget nggk yha saya pernah suka sama sesorang, dan istri saya nanti cantik ato nggk terus saya bisa Ndak mencintai dia ".
menepuk punggung Gus " udah jangan kek gitu saya ajah yang Ndak tahu calon saya siapa diam , tetapi tadi ibuk saya cerita dia itu cantik kayak ana , pemalu kayak ana, tinggi nya se ana, terus sayang kayak ana " firman yang menggoda Gus.
"bilang ajah kamu suka sama ana" Gus yang menunjukan muka masam nya.
__ADS_1
"udah lah mana ada kata ibuk ku tadi dia di apartemen mu dia bertemu perempuan yang nama nya kata nya uswatun khasanah dia minta di panggil ana ajah gitu" firman yang menatap Gus .
*lanjut 😌