maaf novel

maaf novel
Jangan bersumpah


__ADS_3

"Iya kan kemarin kamu pakek sendal bertangga" Acmad yang terseyum dan kembali duduk menghabiskan teh nya.


"mas , kalau aku beneran hamil gimana" duduk di dekat Acmad dan menaruh kepala ke pundak nya.


"yha , Ndak apa apa sayang kan itu kewajiban wanita apabila wajah mu badan mu tidak seperti sekarang aku akan selalu melindungi aku kamu dan anak kita " memeluk dan mengelus-elus punggung ana.


"Aku tidak mau di poligami dan apabila kamu poligami nanti Allah akan membuat istri mu yang ke dua itu tiada " tatapan sinis ana yang membuat Acmad terkejut.


duarrrrrrrrr.......


terdengar suara Guntur dari luar ruangan dan keadaan memang sedang berawan .


"heh ,jangan gitu ucapan nya di jaga " Acmad yang melepas kan ana dan meninggalkan nya di kursi sendirian .


di balkon dekat kamar mereka berdua Acmad terlihat melihat pemandangan luar .Ana yang mendekat .


"mas " Ana lirih .


"knp " Acmad yang masih tidak mau membalikan badan nya.


Ana yang memeluk nya dari belakang" aku sangat menyayangimu dan aku tidak mau kehilangan nahkoda ku " .

__ADS_1


perkataan Ana yang membuat Acmad membalikan badan nan langsung memeluk ana " sebanyak istri ku nanti aku pasti akan lebih mencintai dirimu Humaira ku" .


kehangatan pelukan Acmad yang membuat Ana semakin nyaman dalam pelukan nya .


"Humaira , kok pagi pagi udah berawan ajah " Acmad yang melihat ke balkon lagi .


"mungkin di daerah lain cerah jadi ayo cepet cepet ke rumah adek" Ana yang menarik tangan Acmad.


"iya bentar nanti sarung ku lepas " Acmad yang melepas tangan Ana.


"kenapa di lepas , Apakah tangan ku ini kotor " mata ana yang bulat dan berkaca kaca.


" udah kok Ndak usah mewek aku takut sarung ku nanti lepas kalok aku pakek celana lari sejauh jauh nya Ndak apa apa masalah nya ini cuma pakai CD " Acmad yang merangkul Ana.


"saya ini suami kamu saya minta di panggil khusus susah amat sih jangan ayang atau kanda atau kakanda itu udah banyak yang khusus " Acmad yang memandang dengan belaga polos.


"udah jangan. wajah nya sok polos kamu itu nggk cocok mas" .


*mereka pun melakukan aktivitas sesuai yang di atur .


"kira kira mas Acmad enak di panggil apa yha masa Gus mana mungkin sayang juga udah banyak ngab juga nggk cocok " batin ana*.

__ADS_1


"Humaira , udah selesai belum " Acmad yang memasuki kamar .


"Masyaallah bersih banget ternyata istri ku ini pintar membersih kan yha " Acmad yang memeluk ana dari belakang .


"mas aku punya panggilan baru buat kamu aku pangg kamu Sumik ajah " Ana yang terseyum di depan meja rias.


"hah , Sumik siapa dia kamu jangan bercumbu dangan pria lain Humaira ku" mencium kening Ana.


"bukan itu panggilan buat kamu mas dari pada pusing mending panggilan nya Sumik as suami ku " .


"agak aneh sih tapi aku suka kepanjangane " melepas pelukan nya dan duduk di ranjang.


"kamu dandan ajah lama banget " Acmad yang menggoda Ana.


"kata siapa ini dandan ini membersihkan wajah biar tidak kotor lalu , ayo kita berangkat " Ana yang menarik tangan Acmad .


" udah selesai Humaira " .


"udah Sumik ku " .


mereka berdua berjalan menuruni tangga Acmad memang sengaja mengambil tangga dari pada lift karena kedekatan mereka lebih dekat.

__ADS_1


*lanjut besok author nya lagi fokus menambah pengetahuan 😉😉


__ADS_2