
" yaudah Aku ambil sampo sama sabun dulu " Ana yang berjalan menuju toilet.
"yaudah sana " Acmad yang masih menikmati secangkir teh hangat dan roti . " mumpung istri masih di toilet ambil hp " Acmad yang berjalan menuju lemari di dekat ranjang.
" ternyata bener bener istri ku masih perawan sebelum menikah dengan ku ternyata dia pintar menjaga dirinya sendiri apalagi menjaga Anak ku nanti " Acmad yang memandang bercak darah di atas kasur yang di tiduri nya semalam.
" assalamualaikum Acmad oy cepet keluar jangan melakukan aneh sama adek ku " Ida yang berada di depan pintu .
"iya bentar tak buka kan " Acmad yang mendorong kasur itu kebawah ranjang .
*Acmad yang berjalan menuju pintu.
krieettttttttttt*..
"ayo masuk pergokin nih orang " Ida , firman , neng Lina yang masuk ke dalam kamar .
"heh kok masih utuh jadi tadi malam Ndak " neng Lina , Ida, firman yang terkejut.
*krieettttttttttt..
Ana yang keluar dari kamar mandi*.
"astaghfirullah kalian ngapain disini" Wajah Ana yang tegang .
__ADS_1
"dek tadi malam kamu Ndak tutup lampu sebagai pasutri" Ida menarik ana ke arah Acmad .
"lalu kalo kalian Ndak bikin kapan aku punya ponakan ,kemarin ibuk udah ngebayangin kalok dia pengen punya cucu tapi .. " perkataan neng Lina yang terputus dan sedikit kecewa .
"ngapain kalian Ndak buat sih , nggk papa sih nanti ibuk nya Acmad cucu keponakan jadi aku duluan " firman yang menggoda pasutri baru itu.
*Acmad dan ana saling menatap dan tertawa dan membuat tiga orang itu bingung.
" hahahah , ngapain takut juga yha tho Humaira " Acmad memegang tangan Ana* .
" heleh Humaira romantis bet lu ngab adek mu ini nggk ada panggilan sepsial kayak istri mu" neng Lina yang memalingkan wajah nya.
"kan kamu Az-Zahra nya Abang dek , kasihan lupa mana masih muda " mengusap air mata neng Lina. "udah jangan nangis walaupun Abang mu ini udah nikah tetapi kamu tetep adek Abang yang terlope lope " Acmad yang terseyum ke lina .
"Ana aku mau bicara pribadi sama Lina bentar ajah boleh " Acmad memohon kepada Ana .
"iya sana Ndak papa kok kan neng Lina adek mu mas" Ana melempar senyum ke Acmad .
"yaudah firman Meu pergi dulu mau mempersiap kan diri buat ijab qobul tiga hari lagi" firman berjalan menuju pintu.
"Firman semangat yha " Ana yang menyemangati firman.
"Iya makasih " firman yang keluar kamar itu .
__ADS_1
perkataan Ana tadi membuat Acmad cemburu.
setelah Ida dan neng Lina keluar dari kamarku itu tersisa Ana dan Acmad .
"yang kenapa kamu membuat aku cemburu sih tadi " Acmad yang memeluk Ana.
"kamu sih ngebagong di depan ku jadi aku ya balas deh " Ana yang membalas pelukan Acmad.
"kan Lina adek ku bukan sepupu ku" Acmad yang melepas pelukan itu.
"yaudah sama sama bikin cemburu" jawab ana ketus dan memalingkan wajah nya.
*Acmad yang langsung menghampiri ana dan memeluk nya dari belakang .
"kalaok istri marah itu jangan di balas marah harus di peluk karena mereka butuh perhatian" Acmad yang menggoda Ana.
"Ini baru satu hari pernikahan entah nanti lima sepuluh tahun pernikahan kita " ana yang mengalungkan tangan ke pundak Acmad .
"akan aku selalu menjaga semua perasaan ku dari luar sampai dalam hanya untuk Humaira ku" Acmad yang mengalungkan lengan nya ke pundak ana*.
" ternyata kamu lebih tinggi mas kemarin pas resepsi tinggi kita sama " Ana yang membalikkan badan dan kembali membersihkan barang yang akan mereka bawa ke rumah nya.
* maaf author nya lagi bingung bagi waktu 🙂 .
__ADS_1