maaf novel

maaf novel
apakah itu aku


__ADS_3

sambil menjawab dengan tersenyum "tipe saya itu Ndak neko neko memilik kesamaan, dapat restu dari ayah ibu sama yang penting itu perempuan".


"heeeeyyyyyyyyy" Teriak ana


"kenapa ha , cemburu bilang"Tatapan sinis dari Jamila.


Bisikan lirih ana" Mas A ,jangan lupa di panggil ibuk buat persiapan makan orang-orang".


Mas A menatap dalam ana dan ana hanya bisa menunduk dan membuat seisi ruangan marah.


"astaghfirullah ibuk wes angel wes" berlari lalu berhenti dan menghadap ke ruangan .


"dek kan sampeyan juga di suruh kesana" tatapan mas A dalam ruangan.


sontak membuat siswi berdiri dari duduk nya.


"Gus manggil saya "Jamila dengan senyum tipis nya.


"yang saya maksud Ana " .


seketika ruangan yang tadi nya rame menjadi sepi.


"kenapa pada cemberut , harus nya kalian seneng dong , orang gua di suruh masak sama nyapu , huhh". ana berjalan keluar .


"owalah , di suruh ngebabu" tertawa terbahak bahak.


yang tadi nya ruangan sepi seketika menjadi ramai kembali dengan tawa mereka .

__ADS_1


Saat di pertengahan jalan ada Mbah Gus yaitu Mbah Miftah


"le ,sini siapa itu yang jalan di belakang mu" titah Mbah Miftah.


"loh le , kapan kamu nikah kok nggak ngomong " .


"mboten Mbah , dia anak nya pak muslim romadhon "sambil tersenyum.


"tak kira istri mu , sini duduk aku mau tanya " titah Mbah Miftah.


"nggeh Mbah ".duduk di samping nya.


" udah umur segini kok masih jomblo " sambil menatap Ana dan mas A."Oh kamu nunggin ana yha".


"nggk sih , belum Nemu yang pas ajah ".


"bukan nya lupa diri tetapi cari yang past itu susah lagian Lima tahun lagi kan bisa"perkataan Mas A yang membuat ana dan Mbah terkejut.


"heleh ipih"Ana yang berjalan ke dapur .


"hei tunggu"gus yang berdiri.


"mad Acmad , sini " Mbah Miftah yang memanggil.


"dalem Mbah".


"duduk bentar tak bilangin , jangan terlalu Deket sama ana semakin kamu mendekat sama ana rasa cinta mu sama Allah akan semakin luntur , semakin kamu mendekati ana maka kasih sayang nya ana akan semakin luntur juga ".titah Mbah Miftah

__ADS_1


"terus Ahmad harus gimana e kalok di Deket nya dia ahcmad salting sama adem ajah lihat ana Mbah" Ahmad sambil memegang kepala nya.


"kemarin Mbah mimpi inti dari mimpi itu kamu harus mempertahan kan perasaan cinta mu kepada Allah dan minta jodoh terbaik dari Allah jangan mengejar kepastian yang belum tentu pasti , walaupun begitu ana juga masih sekolah jika kamu mau nikah sama ana nunggu dia lulus langsung khitbah dia " titah Mbah Miftah.


sambil menaruh kepala ke pangkuan sang kakek " Ibuk jarang ngerestuin aku sama sesorang dan orang jauh maupun orang dekat Mbah".


"doa nya sepertiga malam di kuatin dek, jangan Sampek sepupu muda mu yang nikah dan kamu dilangkahi dulu".Mbah yang menepuk kepala mas A.


"kamu boleh mempertahan kan rasa tapi emang ana juga punya rasa sama kamu kalok iya bagus kalok nggk malah lebih bagus" .


seketika duduk "lha Mbah nggk ngerestuin aku".


coba tanya sama ibuk nya Gus mau tipe seperti apa nanti sampeyan tahu" Mbah yang sedang mengelus Gus.


di dalam dapur ana yang sedang membantu masak ibuk .


"ibuk , tipe istri Gus menurut ibuk itu gimana"ana yang fokus memotong.


"menurut ibuk dia santriwati yang Solehah"senyum tipis.


perkataan ibuk sontak membuat hati ana teriris tipis tipis.


"cantik , bisa menerima Gus apa ada nya Sama satu lagi dia harus menerima Gus apa ada nya. walaupun banyak yang merebut hati Gus nanti hanya satu yang bisa merebut hati Gus Yang ada di lauhful mahfudz nya " ibuk yang menatap ana."eh kamu kenapa nangis ".


"ini bawang nya pedes kena mata " ana yang bingung mancari alasan.


"yaudah itu di bawa ke depan dan sekalian bilang ke Gus buat ngisi suara di depan yha".

__ADS_1


*semangat pembaca terlope lope😉


__ADS_2