
" sebenar nya kami itu tidak ada hubungan karena saya silaturahmi sama Mbah Miftah yang membuat saya begini dan ada di posisi sekarang " mengagukan kepala.
"nah silaturahmi yang membuat dia kenal seluruh keluarga saya " bernafas lega .
"pertanyaan selanjut nya buat ana , dek saya sudah siap menikah tinggal ke rumah mu langsung nikah mau nggk"
"gak" .
"pendek sekali jawaban mu na" menatap Ana.
"anda sudah siap tapi saya belum siap mental dan fisik"jawaban ana yang membuat siswa kaget.
" nah ini soal nya buat saya , saya saat melihat Gus sangat senang dan seketika semangat saya menjadi power full".
" terima kasih ". Gus yang menjawab membuat ana tersenyum.
"ini pertanyaan yang terakhir"Gus menatap Ana.
"iya , ini yang terakhir"mengagukan kepala nya.
__ADS_1
"Ana , kamu pasti kenal aku dari tulisan ini .sekarang aku baru tahu kamu dulu pernah suka sama kamu dan aku minta maaf kalok dulu aku tidak pernah peka perasaan mu pada ku".sambil mengingat dan melihat ke kiri dan kanan."oh banana king , kamu nggk usah minta maaf kamu nggk yang salah itu aku kok ".
"maksud mu ,dek ".
ana yang menatap ke depan " karena aku mencintai mu , seharus nya aku mencintai mu karena Allah .eh, ternyata aku mencintai mu karena tampang dan hati mu mas 633".
"ternyata kamu pernah cinta tapi bertepuk sebelah tangan " senyuman licik.
"pas belum good looking dan good attitude banyak yang ngejauhin saya pas good looking sama Good dompet pada ngedeket semua" menatap dalam mas A.
"ok semua nya udah ngambil nasi dan jangan lupa doa sebelum makan yha " menghadap para siswi .
Ana pun mematikan mic yang iya pegang begitu pun dengan mas A dan menuju ke bawah.
"dek, nanti jangan pulang dulu nungguin ayah mu dulu yha ".
membalikan badan kembali kebelakang "kan udah ijin ke ibuk tidur di sini 4 hari nan deh kelihatan nya , kalok nyaman di sini ".
terseyum ke ana "yha nanti di nyaman nyaman-nyamanin yha ".
__ADS_1
"iya Inyasallah krasan " tersenyum membalikan badan dan kembali berjala.
Gus pun lari ke kamar santriwan yang sudah merencanakan bersama Gus yang akan membuat ana nyaman senyaman nyaman nya di pondok itu.
" hei ada berita bagus buat kita sesuai janji yha, kan kemarin kalian janji kalok buat ana krasan tinggal di pondok kalok dia tidur di pondok" Gus duduk di kasur para santriwan.
"emang nya dia tidur dan pondok , kok nagih janji" berjalan menepuk pundak .
"iya ,dia tidur di sini" terseyum ke arah santriwan.
"bagus jadi satu dua hari dia di sini gampang lah bikin dia krasan" menodong kan jempol ke arah Gus.
"bukan satu ,dua hari tapi empat hari "merebah kan tubuh Gus ke kasur .
sambil memegang tangan yang berjari empat dan wajah yang kaget ."empat Gus empat, ******".
"heh cewe cantik kok ****** sih".Gus yang menarik tangan santriwan.
" heh Gus masih inget gk sama perintah Mbah Miftah buat nggk mendekati dia dekati Allah bukan dekati cewe itu Gus masih inget nggk " sontak membuat Gus ingat perkataan tadi pagi.
__ADS_1
dengan wajah kecewa Gus .
hayo apa yang membuat Gus kecewa.