
pagi yang cerah matahari yang menyapa bumi dan rasa hangat nya mengenai kulit Acmad yang baru saja bangun dari tidur nya.
" Astaghfirullah kamu siapa kok ada di kamar apartemen ku sih " Acmad yang kaget melihat istri nya selesai mandi itu.
" makanya mas jangan tidur habis sholat subuh ini udah jam tujuh gih mandi kemarin kamu kan bilang mau ke rumah ibu nya aku untuk ambil baju mas " Ana yang merapikan rambut di depan kaca .
"Ana kenapa kamu di kamar apartemen ku dan kenapa ada bunga mawar di atas kasur itu dan kenapa aku tidur di atas kamu jangan aneh aneh yha ana aku tidak suka " Acmad yang menarik ana.
Ana yang langsung menempelkan tangan nya ke dahi Acmad dan mengecek suhu " sebenar nya sih Ndak sakit dan panas kok lupa sih yha kemarin perasaan ijab qobul malam nya resepsi terus HB kok sekarang malah lupa ingatan , hei suami ku jangan lupa yha jangan pura pura lupa kamu mandi gih sana nanti lak inget sendiri " .
"Masa sih kemarin aku ijab qobul apa gara gara aku kelelahan jadi lupa kejadian tadi malam , yang penting ilmu nya jangan Ampe ilang ogh aku ngulangin lagi kuliah dari awal" mengambil baju dan ke toilet .
SAAT DI KAMAR MANDI shower yang membasahi diri nya mengingat kan diri nya akan kejadian kemarin dari pagi hingga malam hari nya.
__ADS_1
" oh , iya kan dia istri ku kemarin memang kaget sih aku kira perempuan lain ternyata si Humaira ku " batin Acmad.
" Abang , cepat mandi nya jangan terlalu menghayati nanti santri mu nunggu males semua keluarga udah pulang jangan lama lama" suara ana yang terdengar hingga kedalaman kamar mandi.
"iya bentar " Acmad yang mempercepat mandi nya.
"ah astaghfirullah mas pakek baju woy malah pakai handuk doang" ana yang melempar sarung ke arah Acmad.
"Ndak kok tadi bawa baju tapi basah masuk baththub" Acmad yang segera memakai sarung.
"suami ku pakek baju dulu jangan kek gini dulu nanti di lihat orang gimana"Ana yang melepas pelukan Acmad.
"iya deh padahal juga nggk ada yang lihat " Acmad yang mengalah.
__ADS_1
"itu jendela nya udah tak buka gorden nya " anaa menunjuk ke gorden .
"kamu pikir akan terlihat dari luar yha tentu saja tidak karena kamar ini itu dari dalam memang terlihat jelas tapi dari luar tidak terlihat apa apa hanya hitam saja " .
"nah ini pakek jas biar tambah ganteng " ana yang terseyum melihat ketampanan suami nya itu .
"Humaira kenapa kamu menatap ku beda sekali dari biasa nya " Acmad yang menyenggol Ana .
"entah mengapa dari kejadian semalam membuat ku tidak ingin terpisah dengan mu dan aku baru mengakui ketampanan diri mu ,hahahah " Ana yang tertawa puas.
"Humaira aku juga tidak ingin jauh dari mu " Acmad yang menarik menuju meja tempat minum.
"yang , nama ku ana bukan Humaira" ana yang cemberut.
__ADS_1
"kok cemberut sih senyum dong anak cantik nggk boleh nangis ,udah sarapan nanti kita pergi ke rumah mu dan memperkenal kan diri ku ke tetangga mu dan besok nya kita ke pondok dan memperkenal kan diri mu ke santri putri dan putra" Acmad yang mengelus rambut Ana .
maaf pembaca terlope lope tadi udah up tapi di tolak dan ini nulis lagi semangat membaca 😉😉😉