
di abad 21
Terlihat para tentara militer berlarian mengambil senjata untuk berperang melawan negara tetangga. Mu chuyu yang seorang dokter militer diperintahkan untuk mengobati prajurit yang terluka di wilayah selatan. Mu chuyu pergi ke wilayah selatan dengan membawa peralatan medisnya. ketika dia datang para dokter yang ada disana langsung menyambutnya dan membawanya ke tenda medis.
''kenapa banyak sekali yang terluka?" tanya Mu chuyu heran karena para prajurit terluka sangat parah.
mendengar pertanyaan Mu chuyu seorang dokter yang sebaya dengannya menjawab.
"menjawab pertanyaan dokter Mu, hal ini disebabkan oleh ledakan bom"
"Apa!!!, bukankah di perjanjian perang dilarang untuk menggunakan bom?"
"kami juga tidak tahu dokter Mu, kemarin jendral sudah menuntut mereka karena melanggar perjanjian tapi mereka membantah dan jendral juga tidak punya bukti sehingga hari ini perang pecah dan akan semakin banyak yang terluka"
penjelasan dokter itu membuat Mu chuyu menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
(visualisasi Dokter Mu chuyu,
She is actrees Ju Jingyi )
"baiklah ayo kita semua bekerja keras mengobati para tentara yang terluka"
ucap Mu Chuyu kepada dokter lain. tapi tiba-tiba saja ada suara pesawat tempur yang semakin dekat dengan tenda medis mereka.
"ini tidak baik, ayo cepat pergi dan bawa para pasien keluar dari tenda"
merekapun keluar dari tenda tapi sudah terlambat karena ada banyak pesawat tempur yang semakin mendekat dari segala arah.
'sial, ini pengepungan tak ada jalan keluar' batin Mu Chuyu.
__ADS_1
Mu Chuyu melihat para dokter dan tentara yang terlihat sudah pasrah karena mereka mengetahui bahwa pengepungan ini tak ada jalan keluar. pesawat tempur tersebut membawa bom dan bom tersebut sudah dijatuhkan kepada mereka.
tangan Mu Chuyu bergetar melihat pemandangan ini sambil memegang kalung merah delima ketika dia memegangnya akan merasa tenang, bukannya Chuyu gemetar karena takut mati tapi karena dia sangat marah. marah melihat para dokter berbakat ini akan mati, dia sangat marah ketika dia tidak bisa menyelamatkan orang yang ingin dia selamatkan. Chuyu menutup mata tak ingin diakhir hidupnya melihat kematian orang yang tak berdaya untuk dia selamatkan. tapi saat bom sudah jatuh kepadanya bersamaan itu juga kalung yang dia pegang mengeluarkan cahaya merah terang dan bom yang berjatuhanpun meledak.
dalam kegelapan Mu Chuyu berpikir apakah dia sudah mati 'kenapa gelap sekali, ah disana ada cahaya'. Mu Chuyu berjalan kearah cahaya tersebut.
Mu Chuyu mengerjapkan mata perlahan, tapi alangkah terkejutnya dia melihat ruangan tersebut karena semuanya seperti peralatan kuno yang pernah dia lihat di museum. tapi tiba-tiba saja kepalanya sakit dan berbagai ingstan yang bukan miliknya bermunculan.
Mu Chuyu terengah-engah dengan bulir peluh bercucuran. semua ingatan yang telah dilihatnya merupakan milik pemilik tubuh yang sekarang telah dia tempati, nona muda keluarga Liu, Liu Chuyu. dari ingatan tersebut pemilik tubuh ini sering di intimidasi oleh saudara sepupunya dan tidak disukai oleh tunanganya Putra Mahkota kerajaan Tianchen, Chen yang.
Liu Chuyu yang sebenarnya telah mati beberapa menit yang lalu. Penyebab kematian Liu chuyu tenggelam dalam kolam akibat didorong oleh Liu Ying yang cemburu karena dalam beberapa hari adalah hari pernikahan Liu Chuyu dengan Putra Mahkota selain itu dalam tubuh Liu Chuyu penuh dengan racun yang telah ditumpuk selama bertahun-tahun dan orang dibalik keracunan ini ialah tunangannya sendiri yang berkerja sama dengan bibinya.
(visualisasi Liu Chuyu)
Mu Chuyu yang sekarang telah menjadi Liu Chuyu bangkit dan berjalan melihat-lihat ruangan kuno yang merupakan kamarnya.
"n...nona anda sudah bangun?, hiks..hiks ini keajaiban dikala semua dokter memvonis anda tak terselamatkan...hiks tapi buktinya sekarang anda sudah bangun hiks xiao an sangat bahagia nona hiks.." kata xiao an sambil terisak-isak saking bahagianya melihat majikannya yang telah bangun.
"aiyoo xiao an yang baik jangan menangis lagi, nona ini janji tak akan pernah membahayakan diri lagi dan akan melindungi orang-orang yang tulus kepada nona ini serta akan membalas setiap kejahatan yang telah didapat nona ini berkali lipat hingga orang itu menganggap lebih baik mati daripada hidup" ucap Liu Chuyu.
'Liu chuyu aku berjanji melindungi orang yang mencintaimu dan membalas dendam kepada mereka yang telah memperlakukan mu dengan tidak adil. terimakasih telah meminjamkan tubuhmu kepadaku' tekad Mu Chuyu.
"baik nona, xiao an akan selalu bersamamu dan melindungimu dengan nyawaku"
suasana menjadi haru antara tuan dan pelayan tapi tiba-tiba saja terdwngan suara 'groook' (bunyi perut ceritanya) menghanjurkan suasana haru itu.
"nona anda....?"
"hehe xiao an nona ini lapar apakah ada makanan"
__ADS_1
"ah...ah iya ada tunggu sebentar nona, xiao an akan segera kembali"
xiao an pun pergi terburu-buru kedapur karena tidak ingin nonanya kelaparan.
Liu Chuyu yang melihat kepergian xiao an hanya geleng-geleng kepala dengan tingkahnya yang lucu.
Liu Chuyu duduk diatas ranjang sambil mengingat kejadian yang menimpanya sebelum transmigrasi dimana kalungnya mengeluarkan cahaya merah terang.
Liu Chuyu menyantuh kalung yang ada dilehernya, lalu tiba-tiba saja keadaan sekitar berubah, bukan lagi dikamar tapi disebuah tempat gersang yang hanya terdapat gubuk tua di tempat itu.
"hah dimana ini". Liu chuyu berjalan kearah gubuk tua tersebut.
"hallo!! apakah ada orang?"
'*hmm sepertinya tidak ada orang, kalau begitu aku masuk saja kedalam gubuk ini'
krieeet ( suara* pintu terbuka)
Liu Chuyu kemudian perlahan memasuki gubuk tersebut dan mendapati bahwa didalam gubuk ini terdapat rak-rak buku yang tersusun rapi dan satu set meja dan kursi yang digunakan untuk membaca.
Tapi sayang banyak debu yang menempel pada rak maupun meja, menandakan bahwa tempat ini tak pernah dibersihkan.
Liu chuyu berjalan menyusuri rak buku tersebut dan secara acak mengambil salah satu buku, dibersihkannya buku tersebut dari debu dan muncullah tulisan Racun Adalah Seni diatas buku tersebut yang ditulis oleh Master Dunia Racun, Mu Wu Bai.
Liu chuyu membuka buku tersebut dan melihat tulisan 'buku ini ditulis dan dipersembahkan untuk istri tercintaku, Dewi pesona pengobatan Ling Xia'
"Manis sekali pasangan ini, yang satu ahli racun dan yang satunya ahli pengobatan" ucap Liu Chuyu.
liu chuyu membaca buku tersebut hampir satu jam lamanya, matanya berbinar melihat kedalam buku tersebut.
" aha..ternyata memang racun tersebut yang ada ditubuhku...kalau saja ini di abad 21 mungkin racun ini dapat dihilangkan hanya dengan 1 pil penawar, huh sepertinya aku hanya dapat mengeluarkan racun dengan mengikuti instruksi yang ada dalam buku ini dulu untuk sementara ini"
__ADS_1