
"kamu...!! "
"siapa kamu sebenarnya!! " lanjut Liu Chuyu dingin dan tetap menatap tajam ke pria di depannya.
"aku tunanganmu"
"hah???.. tunangan mengapa aku tidak tahu?! "
"rumor telah beredar, kau harus bertanggung jawab"
rumor?? rumor apa yang dia maksud? ah aku ingat tapi... mustahil!!!
"kau pangeran Feng Che?? " tanya Liu Chuyu mencoba tenang.
"kau harus memanggilku suami mulai sekarang dan kau dilarang berdekatan dengan pria lain" ucapnya dengan wajah serius yang malah membuatnya terlihat sangat tampan... Chuyu sadar!! jangan jatuh dalam jebakan!!.
Liu Chuyu dibuat bingung harus bagaimana menghadapi Feng Che. dia sudah bersifat ketus tapi pria ini malah semakin suka mengganggunya. ah mungkin aku harus bersikap manis seperti wanita-wanita lain dan setelah itu dia akan menganggapku sama saja seperti yang lain. tapi.. aku rasanya tak bisa melakukannya.
Chuyu!! kamu bisa!!
Liu Chuyu menatap Feng Che dengan senyum yang sedikit agak kaku... tapi dimata Feng Che itu merupakan senyuman yang indah. hal ini membuatnya bertanya-tanya bukan kah Chuyu tadi ketus dan dingin tiba-tiba tersenyum manis seperti ini. Mungkinkah dia telah berhasil ah dia sudah menebak bahwa kejutan pesonanya begitu kuat.
"pangeran Feng tetap tenang rumor tersebut akan hilang dengan seiringnya waktu jadi pangeran tak perlu khawatir" Liu Chuyu berbicara dengan suara lembut dan ramah. Feng Che sesaat terpana, dia tak merasa jijik dengan nada suara Chuyu malah dia merasa bahagia. jika wanita lain berbicara dengan nada seperti itu dengannya maka jangan harap wanita itu menyelesaikan kalimatnya maka ia akan ditendang keluar langsung olehnya.
Feng Che dalam suasana hati yang baik menganggap perkataan Liu Chuyu bahwa dia tak masalah dengan rumor itu yang artinya dia bersedia menjadi istrinya.
"aku dengar kamu akan pergi ke hutan berbintang untuk ujian akademi, ini peta hutan berbintang untukmu" ucap Feng Che dengan menyerahkan peta dari kulit binatang kepadanya.
"tapi bukankah akademi sudah memberikan peta jadi aku tak memerlukan ini " secara tak sadar Liu Chuyu berbicara ramah kepada Feng Che.
"bagaimana peta itu dapat dibandingkan dengan peta milikku. kau pegang, pelajari dan ingat jangan pernah memasuki daerah yang telah ku tandai dengan warna merah"
Liu Chuyu tak menolak lagi karena ada yang berbaik hati memberikan peta yang lebih lengkap.
"terimakasih"
Feng Che tersenyum "kalau begitu aku pergi dulu. ada yang harus ku lakukan. tapi jangan khawatir ketika setelah satu bulan aku akan menunggumu keluar dari hutan berbintang"
__ADS_1
belum sempat Liu Chuyu menjawab Feng Che sudah pergi dengan sangat cepat. Feng che menoleh sebenarnya dia tidak ingin begitu cepat pergi tapi ada urusan mendesak yang harus diurusnya.
di dalam kamar Liu Chuyu mulai mempelajari peta. secara keseluruhan dia sudah memahami isi peta. Hutan berbintang banyak dihuni oleh binatang monster. wilayah yang telah ditandai oleh Feng Che merupakan tempat dimana monster kuat berada.
malam telah berlalu. hari ujian pun telah tiba. para peserta telah memenuhi halaman menunggu misi yang akan mereka Terima. zi xuan dan yang lainnya sudah berada di tempat sedangkan Liu Chuyu belum datang. ketika mereka menghampiri kamarnya dia menyuruh mereka duluan karena ada suatu hal yang harus dia lakukan dulu.
Zi Xuan dan lainnya menunggu tapi tak terduga ada orang yang datang memprovokasi mereka.
"Wah sepertinya mereka ini orang desa lihat mereka cuma berempat aku tidak tahu apakah mereka ini akan menjadi makanan untuk hewan buas haha"
"kakak bicaramu terlalu keras apakah kau tidak takut mereka mendengar " ucap salah seorang dari mereka dengan nada mengejek.
"hah takut dengan mereka? kalian lihat sendiri kekuatan mereka ada di bawah kita dan juga mereka dari desa tak dikenal buat apa kita takut"
mereka berempat tak menanggapi ejekan tersebut. tapi semakin dibiarkan ejekan itu semakin keterlaluan.
"kakak lihat ada kecantikan dalam kelompok mereka. sangat sayang jika kita membiarkannya mati di mulut bintang buas" pemuda itu menatap sembrono kearah Qin Shan. hal ini membuat Qin Shan dan yang lainnya marah.
pemuda yang di panggil kakak berjalan menghampiri Qin Shan tanpa menyembunyikan tatapan sembrononya itu.
"hei cantik bagaimana kalau kau bergabung dengan kami. kami akan melindungimu didalam hutan tak hanya itu kita akan bersenang-senang haha"
banyak orang yang melihat kejadian tersebut mulai berbisik-bisik.
"aku tak tahu tim mana yang sial karena telah menarik tim keluarga Su yang sombong "
"ternyata mereka keluarga Su, aku dengar seluruh keluarga Su itu semuanya licik dan tak ada yang baik, ingat seorang gadis yang sangat berbakat dan cantik tapi direduksi menjadi gadis putus asa yang melakukan bunuh diri tahun lalu"
"ya aku juga tau cerita itu. huh penyiksaan seperti apa yang dia Terima di rumah Su"
"dia sebenarnya menolak untuk masuk menjadi selir dari kepala keluarga sehingga basis kultivasinya dihancurkan saat itu dan menjadi tahanan dirumah Su"
sedangkan si pemuda, Su Cheng mendengar itu tersenyum bangga. karena kekuatan keluarganya yang kuat. dia akan memberikan pelajaran kepada wanita di depannya ini ketika dia sudah dalam genggamannya.
rasa jijik semakin kuat di hati Qin Shan. Qin Shan mundur dan menatap ke arah timnya. mereka menganggukkan kepala sepertinya pertempuran tak terelakkan lagi.
Su Cheng melihat mereka yang siap untuk bertarung mencibir. " aku ingin kau menjadi wanitaku dan aku pasti mendapatkannya"
__ADS_1
kekuatan roh ditubuh mereka mulai melonjak dan memenuhi setiap tubuh mereka. kekuatan roh angin yang luar biasa keluar dari tubuh Su Cheng.
melihat penampilan percaya diri Su Cheng, Qin Shan mulai serius. dia harus berhati-hati menghadapi musuh yang lebih kuat darinya.
Qin Shan mengulurkan tangannya cambuk hitam muncul ditangannya. kekuatan roh petir mengalir ke dalam cambuk. cambuk yang berkilat-kilat ungu membuat cambuk hitam tampak indah tapi mematikan.
Su Cheng mulai bergerak dengan cepat. dimata murid biasa gerakannya seperti hantu.hati Qin Shan menegang tapi dia masih percaya dengan kekuatannya sendiri. dia juga mencambukkan cambuk kerarah Su Cheng.
ketika tinju Su Cheng bertemu cambuk Qin Shan dia terkejut dengan kekuatan cambuk itu. Su Cheng di pukul mundur 2 langkah sedangkan Qin Shan 3 langkah.
kerumunan berseru tak percaya bahwa Qin Shan mampu memukul mundur Su Cheng yang memiliki basis Kultivasi lebih tinggi darinya.
Liu Chuyu mengenakan gaun putih ditubuhnya dia memiliki temperamen lembut tapi berani yang tidak bisa ditandingi oleh orang biasa. dia tenang seperti air tetapi memiliki daya tarik yang kuat. dia sudah datang dari tadi dan melihat pertempuran antara Qin Shan dan Su Cheng dari belakang kerumunan. dia tak menghentikan karena dia percaya pada kemampuan Qin Shan. hanya ketika nyawa Qin Shan terancam dia akan bertindak tapi sepertinya hal itu tak perlu dilakukan karena para tetua akademi juga mengawasi dari kegelapan.
Su Cheng sangat marah dia tidak pernah selalu ini di pukul mundur oleh kekuatan yang lebih rendah darinya. hanya satu cara membayar rasa malunya yaitu dengan membunuh gadis ini. dia kemudian mengeluarkan pedang yang baru diperolehnya secara tak sengaja dari lembah api. pedang ini sangat berat dan tajam sehingga ketika diayunkan akan menebas habis musuh di depannya. Su Cheng sebenarnya juga menghabiskan energi yang sangat banyak dia hanya bisa mengangkat pedang ini satu kali setelah itu dia tak mampu lagi karena energi sudah terkuras habis.
Liu Chuyu memandang pedang itu terasa seperti ada keakraban dengan pedang itu. tapi dia tidak memikirkannya sekarang karena niat membunuh dari Su Cheng sangat kuat dan dia yakin saat ini para tetua telah siap untuk menghentikan pertempuran ini.
Su Cheng bergerak cepat kearah Qin Shan dan mengayunkan pedangnya. belum sempat dia mengenai Qin Shan ada energi biru menmbaknya sehingga dia terbang dan jatuh ke tanah. keadaan Su Cheng tidak terlalu baik setelah menghabiskan energi mengangkat pedang dia juga terkena tembakan tak tahu dari mana.
seorang pria berpakaian biru muncul sangat cepat di hadapan para peserta ujian.
"para peserta silahkan berbaris kita akan segera mengumumkan misi ujian kali ini, saya Lin Feng. saya kan mengumumkan peraturan dan misi kali Ini"
semua terdiam ternyata pria ini bukan orang sembarangan, Lin Feng ada lah tetua termuda di akademi dia baru berusia 28 tapi kekuatannya hampir sama dengan kekuatan kepala akademi.
"baik peraturan peraturan pertama dilarang bertarung sebelum ujian" Lin Feng melirik kearah Su Cheng dan Qin Shan.
"kedua kalian boleh bertarung ketika sudah didalam hutan berbintang, ke tiga kalian dapat menyerah dengan mematahkan kartu Identitas kalian maka kalian otomatis akan keluar dari hutan berbintang"
kemudian Lin Feng melambaikan tangan dan kartu Identitas terbang ke tangan setiap peserta. Liu Chuyu terkejut dengan kekurangan Lin Feng ini.
"dan misi kali ini kalian mengumpulkan inti monster sebanyak banyaknya, jumlah akan otomatis tercatat di kartu Identitas. setiap peserta tidak bisa merebut poin yang telah kalian kumpulkan. baik sekarang kalian siap untuk masuk ke hutan berbintang"
Liu chuyu berjalan kearah timnya. mereka mengantri sesuai nomer ketika mendaftar. tim Liu Chuyu akhirnya berangkat. mereka menggunakan portal teleportasi. mereka akan di teleportasi secara acak agar menghindari pertarungan yang terlalu dini.
...Note : ...
__ADS_1
...Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja....
...Terimakasih ❤...