
setelah mengatur urusan di toko seribu obat. Liu Chuyu kembali ke kediamannya dengan sembunyi-sembunyi.
Liu Chuyu yang telah berganti pakaian kemudian memanggil Xiao An. Xiao An datang dengan muka sedih, Liu Chuyu yang heran kemudian bertanya kenapa apakah ada yang mengganggunya?. Xiao An menggeleng lalu menangis.
Liu Chuyu semakin bingung hingga akhirnya Xiao An berkata dalam tangisnya bahwa dia tak menginginkan Xiao An lagi makanya pagi ini tak mengajak dirinya keluar dari kediaman.
Liu Chuyu tak tahu harus kesal atau bahagia. dia tak bisa berkata-kata lagi. kilatan jahil muncul dimatanya dia langsung menyerang Xiao An yang sedang menangis untuk menguji kesiapannya ketika diserang oleh musuh dan hasilnya tak mengecewakan karena Xiao An yang terkejut langsung menghindar.
Liu Chuyu tertawa melihat wajah terkejut Xiao An. tangis Xiao An berhenti karena rasa terkejutnya. dia masih belum pulih sampai dia mendengar suara tawa Liu Chuyu.
"bagus sangat bagus tak sia-sia aku mengajarimu" Liu Chuyu memuji Xiao An.
Xiao An yang dipuji jadi malu tapi juga senang. dia tak pernah bermimpi bisa menjadi kultivator tapi sekarang karena nonanya dia bisa mendapatkannya.
ketika mereka sedang asik mengobrol di kamar Liu Chuyu tiba-tiba pintu kamar dibuka dengan kasar. ternyata itu adalah istri dari paman keduanya ibunya Liu Ying.
"Liu Chuyu!! Siapa yang telah kamu singgung hah, lihat di gerbang kenapa banyak orang yang mencari mu. sekali tidak berguna tetap tidak berguna malah membawa masalah saja"
Liu Chuyu bingung memang apa yang sedang terjadi? tapi dia tetap tenang dan berjalan melewati bibinya itu. Liu Chuyu berjalan tenang ke depan gerbang keluarga ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Liu Chuyu tiba didepan gerbang dan melihat banyak orang yang didepan gerbangnya.
para kerumunan itu terdiam kala melihat Liu Chuyu. banyak yang bergumam kata cantik dan bertanya-tanya siapa wanita cantik itu.
Tiba-tiba maju seorang wanita maju dan berbicara. terlihat bahwa wanita itu seorang bangsawan sepertinya dia yang sengaja menghasut orang-orang ini.
"hei cepat panggilkan Liu Chuyu kemari. berani sekali dia ingin menjadi istri pangeran Feng. aku tidak Terima!! "
Liu Chuyu maju dan berkata bahwa dialah Liu Chuyu.
__ADS_1
si gadis itu tertegun "Liu... Chuyu? mana mungkin? bukankah dia jelek dan tidak berguna. kamu pasti berbohong! "
"ya sudah kalau tidak percaya" ucap Liu Chuyu malas.
si gadis itu masih tak percaya karena kata putri perdana menteri Liu Chuyu itu jelek dan tidak berguna tak pantas bersanding dengan pangeran feng. tapi dari para penjaga tak ada yang menyangkal bahwa itu bukan nona mereka berarti benar.
"baiklah jika kau Liu Chuyu. k.. kau memang cantik tapi cantik saja tak cukup untuk pangeran Feng. hanya putri perdana menteri Chu Jianying yang cocok jadi kamu jangan pernah bermimpi!! "
ah Liu Chuyu tau sepertinya gadis ini termakan hasutan orang dan orang tersebut ialah putri perdana menteri itu. dalam ingatan Liu Chuyu yang asli dia hanya tau Chu Jianying ini putri perdana menteri dan tak pernah bertemu langsung.
"maaf nona sepertinya anda salah karena saya tidak ingin menikah dengan siapa-siapa apalagi dengan Pangeran Feng. jadi tolong selidiki dulu informasi yang Anda dapat jangan langsung bertindak tanpa berpikir seperti ini" ucap Liu Chuyu dengan anggun aura kebangsawanan nya terpancar.
orang-orang dibuat takjub bukan hanya dengan paras yang cantik tapi juga dengan perilaku yang mengesankan.
"oh dan juga benar-benarlah mencari teman jangan sampai kamu dimanfaatkan" tambah Liu Chuyu dengan tersenyum. si gadis itu terdiam dan tak dapat berkata -kata lagi.
Liu Chuyu pun pergi. melihat Liu Chuyu pergi para kerumunan mulai bubar dan hanya tersisa si gadis yang masih tertegun dan pelayannya.
pelayannya terlihat gelisah dan memberanikan diri berkata kepada nonanya bahwa sepertinya mereka telah dimanfaatkan untuk membuat keributan seperti ini.
"berani sekali dia mempermainkan aku putri menteri kehakiman, aku akan memberinya pelajaran. menurut mu bagaimana? " tanyanya kepada pelayannya.
"ampun nona menurut hamba. anda harus pura-pura tidak tau apa-apa dan masih berteman dengannya. emmm.. nona hamba juga ada saran.. " ucap sang pelayan dengan ragu.
"saran apa? "
"bagaimana kalau nona bekerja sama dengan Nona Liu untuk menjebaknya? sepertinya nona Liu tidak seperti rumor" ucap pelayan takut.
dia tidak langsung menjawab tapi berpikir terlebih dahulu. setelah beberapa saat raut wajahnya berubah jadi sumringah. benar dia harus bekerja sama dengan Liu Chuyu ini. dia akan menemuinya lagi besok sekarang dia harus mencari hadiah untuk tanda kerja sama mereka besok.
__ADS_1
sedangkan di kediaman Liu Chuyu sangat marah karena rumor yang beredar. dia akan memberi pelajaran kepada si penyebar rumor tak berdasar ini. dia kemudian meminta Lan Yi datang kemudian menyuruhnya mencari tau siapa penyebar rumor ini.
Lan Yi pun pergi menjalankan tugas pertama yang dia Terima dengan senang hati.
sedangkan Liu Chuyu ingin menenangkan diri terlebih dahulu. tapi tiba-tiba saja Zi Xuan datang dan menggagalkan rencananya untuk istirahat.
Zi Xuan datang karena Tuan Liu kakek Liu Chuyu memintanya untuk menyampaikan pesan kepada Liu Chuyu untuk menemui beliau di perpustakaan.
"Tuan muda Zi apakah anda tidak punya pekerjaan lain? " Liu Chuyu heran sepertinya Zi Xuan ini sangat santai.
"hei aku ini orang yang super sibuk. lihat ini". Zi Xuan mengeluarkan sebuah alat yang sepertinya sebuah senjata tersembunyi.
Liu Chuyu memandangi senjata itu dengan mata berbinar. melihat hal itu Zi Xuan tersenyum bangga dan mulai menjelaskan alat yang telah dibuatnya itu.
alat tersebut merupakan senjata tersembunyi berbentuk gelang yang didalamnya terdapat 50 jarum pembunuh. alat ini biasanya digunakan pada saat terdesak. jarum ini akan tepat mengenai sasaran dengan jarak maksimal 2 meter.
Liu Chuyu sangat menyukainya dan bertanya apakah Zi Xuan akan menjualnya?. Zi Xuan berkata bahwa alat-alat yang telah dibuatnya sangat berharga dan mahal, dia mengatakan apakah Liu Chuyu mampu membelinya.
Liu Chuyu bertanya berapa harganya. Zi Xuan mengatakan bahwa dia tidak ingin koin emas dia ingin sesuatu yang berbeda dan uniq pokoknya yang sesuatu yang membuatnya tampak lebih keren.
Liu Chuyu punya ide bagaimana kalau dia membuatkan Zi Xuan pewarna rambut? Zi Xuan menolak. ah sepeda? Zi Xuan bingung dan bertanya apa sepeda itu karena baru kali ini dia mendengarnya.
kesepakatan pun terjadi Zi Xuan menyetujui Liu Chuyu untuk pembayaran alatnya dengan sepeda wkwk.
...Note :...
...Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja...
...Terimakasih💜...
__ADS_1