Magic Poison Doctor

Magic Poison Doctor
5. Mengeluarkan Racun


__ADS_3

satu hari telah berlalu dengan damai. satu hari penuh itu digunakan Liu Chuyu untuk membaca buku tentang akar roh dan juga membuat bubuk obat atau racun dari tanaman liar yang dipetiknya di pinggir jalan.


keesokan harinya Liu Chuyu bangun lebih pagi dan memanggil Xiao An dan Lanyi untuk ikut senam bersamanya karena katanya ini salah satu latihan untuk melenturkan tubuh dan membuat sehat badan. Xiao An dan Lan yi ikut saja apa yang dikatakan nonanya.


hampir 25 menit mereka melakukan senam. Mereka terduduk di tanah karena kelelahan.


``hah lelah sekali, tubuh ini ternyata sangat lemah biasanya waktu 30 menit belum membuatku lelah,´´ gumam Liu Chuyu sambil mengipasi dirinya.


Xiao An dan Lan Yi juga kelelahan.


``ternyata senam ini sangat melelahkan,´´ ucap Lan yi yang sedang rebahan.


kemudian datanglah pelayan untuk menyampaikan pesan bahwa nona pertama diminta Tuan Liu untuk sarapan bersama. Liu Chuyu bilang dia akan menyusul dan menyuruh pelayan itu pergi.


Liu Chuyu kembali kekamar untuk mandi dan berhias. Xiao An membantu Liu Chuyu. Liu Chuyu memilih hanfu berwarna biru dan sedikit perhiasan rambut, gaya yang simple namun tetap menunjukkan kecantikannya.


Liu Chuyu dan Xiao An pergi ke ruang makan sedangkan Lan Yi memilih untuk beristrirahat di kamarnya ternyata dia sangat kelelahan.


``Liu Chuyu menyapa kakek,´´ sapa Liu Chuyu kepada kakeknya dengan sedikit menundukkan kepala dan sedikit membungkuk di ikuti oleh Xiao An di belakangnya.


Tuan Liu menyambut cucunya dan mengatakan bahwa disini tidak ada orang luar jadi jangan terlalu formal.


"haha Liu Chuyu hanya takut bahwa nanti akan dikritik bahwa tidak mengajarkan Tata krama "


dengan menghela nafas Tuan Liu berkata," cucu yang berbakti, jika saja Liu Ying sepertimu sungguh bahagia keluarga kita. jika saja kakek tegas tahun itu dan tidak membiarkan ibunya yang serakah itu mengurusnya, mungkin saja Liu Ying akan berbudi luhur sepertimu dan bukan penuh dengan sandiwara dan tipu muslihat "


"sudah kakek jangan menyalahkan diri sendiri. itu pilihan kedua orang tuanya, dan semoga saja dia tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada "


acara sarapan bersamapun dimulai, tiga orang yang duduk dimeja makan, makan dengan hening dan sangat menikmati makanan tersebut. Awalnya Xiao An tak ingin ikut duduk makan bersama tapi dia dia tak berdaya atas paksaan Liu Chuyu dan Tuan Liu pun telah mengizinkan pula.

__ADS_1


``Kakek, Chuyu mau minta izin jalan-jalan ke pasar apakah boleh?? " kata Chuyu setelah mereka selesai sarapan.


``mau beli apa ke pasar, biar nanti kakek suruh penjaga Gu untuk membelinya´´


``Chuyu cuma mau jalan-jalan kok kek,bosan di kediaman terus´´


liu chuyu tak menyerah merayu kakeknya agar memperbolehknnya jalan-jalan. akhirnya kakeknya pun memperbolehkan asal penjaga Gu mengikuti mereka. tak masalah bagi Liu Chuyu dia setuju.


Liu Chuyu dan xiao an pun pun menaiki kereta yang telah di siapkan oleh kakeknya. sedangkan Lan yi dan penjaga Gu mengikuti disamping kereta.


ketika hampir sampai ke pasar Liu Chuyu memberhentikan kereta dan memanggil Penjaga Gu.


 iya nona ada apa?´´ penjaga Gu aku ingin memasuki pasar tapi kereta ini terlalu mencolok dan aku aku tidak ingin menarik perhatian. jadi aku akan turun di sini dan membawa Xiao An dan Lan yi bersamaku untuk memasuki pasar.´´


``terus bagaimana dengan saya nona?, saya ditugaskan tuan untuk menjaga anda´´


``kau boleh ikut denganku tapi kau harus memakai topeng ini,´´ ucap Liu Chuyu menyerahkan Topeng hitam kepada penjaga Gu.


topeng hitam ini ditemukan Liu Chuyu di ruang dimensinya. satu peti yang penuh dengan topeng hitam dan putih berada di pojok ruangan gubuk tua. melihat banyaknya topeng Liu Chuyu jadi terpikir untuk membuat suatu pasukan, pasukan yang disebut pasukan hitam dan pasukan putih dan dia sudah memikirkan siapa yang cocok sebagai ketua pasukan. Lan Yi untuk pasukan putih dan Penjaga Gu untuk pasukan hitam.


mereka berjalan di pasar dengan 2 orang memakai cadar dan 2 yang lainnya memakai topeng. tapi hal tersebut tidak menarik perhatian orang-orang karena hal tersebut sudah biasa mereka lihat di pasar ini.


Liu Chuyu kemudian mendatangi toko pandai besi untuk mengambil pesanannya lusa kemarin. Transaksi pun berjalan lancar kemudian barang-barang yang lain dia minta antarkan ke kediaman keluarga Liu atas nama nona pertama. Liu Chuyu hanya mengambil jarum akupunturnya saja yang juga bisa menjadi senjata rahasia pada situasi terdesak.


Liu Chuyu dan danyang lainnya berjalan-jalan lagi, tapi tiba-tiba saja Liu Chuyu menatap ke suatu tempat. Tempat itu sangat ramai dikerubungi oleh orang-orang yang kalau Liu Chuyu lihat mereka merupakan bangsawan dan murid sekte.


``penjaga Gu itu tempat apa? kenapa banyak sekali orang yang antri disana?´´ tanya liu chuyu dengan menunjuk tempat yang ramai tadi.


``menjawab Nona tempat itu bernama pavilliun Ju san, paviliun Jun san merupakan salah satu kekuatan yang bahkan keluarga kerajaan tak berani singgung kerena rumah lelang ju san ini hampir ada di setiap kerajaan dan danjuga tidak diketahui siapa pemiliknya´´

__ADS_1


``woah pavilliun ini sungguh misterius hehe, dan barang seperti seperti apa yang bisa di lelang di paviliun ini ?´´


``semua bisa di lelang asalkan memenuhi persyaratan dari paviliun ju san´´


``wah menarik´´


``apakah nona ingin ikut lelang atau mau melelang sesuatu?´´


``nanti saja, sekarang kita pulang dahulu supaya kakek tak mengkhawatirkan kita hehe´´


sungguh mungkin kakeknya sangat bingung sekarang karena barang-barang yang dikirim toko pandai besi yang dipesan oleh Liu Chuyu, karena pada zaman ini belum ada yang pernah melihat alat-alat tersebut.


Di tempat lain, Paman kekaisaran kerajaan Tianchen yang memiliki marga berbeda - Feng che baru saja mendapatkan undangan untuk ikut serta dalam lelang akbar yang akan dilaksanakan oleh Paviliun Ju san.


Pengawal Feng Che - Ao yan curiga tak biasanya Paviliun Ju San mengirimi mereka undangan. tapi Feng che tetap memutuskan untuk pergi, lagi pula dia dia ingin mengetahui apa yang ingin dilakukan paviliun Ju San.


kembali lagi ke liu chuyu yang telah sampai ke kediaman, dugaannya benar bahwa kakeknya kebingungan dengan barang-barang tersebut. Liu Chuyu pun menjepaskan dengan sederhana kegunaan alat-alat tersebut kepada kakeknya.


Liu Chuyu kembali ke kamarnya dan memerintahkan bahwa tak seorang pun pun boleh memasuki kamarnya.


Liu Chuyu mengeluarkan jarum akupuntur dan beberapa obat racikannya untuk menawar racun mungkin sekitar 2 hari dia bisa menghilangkan racun ditubuhnya.


perlakuanpun dimulai Liu Chuyu menusukan jarum yang sudah di sterilkan ke tiktik akupuntur tubuhnya. terlihat bahwa racun sudah mulai berkumpul di lengan Liu Chuyu tanpa ragu Liu Chuyu menyayat kulitnya untuk mengeluarkan racun. darah hitam mengucur kedalam wadah yang telah disiapkan. ketika darah sudah sudah mulai berwarna merah Liu Chuyu langsung menyegel titik akupuntur dilengannya agar darah berhenti kemudian dia mengambil bubuk obat penghenti pendarahan dan menaburkannya di luka sayatan. dia juga meminum obat yang telah disiapkannya. ternyata tanaman yang dianggap orang zaman ini sebagai tanaman liar dapat berguna, jika saja kemurnian bisa ditingkatkan maka proses penyembuhan akan lebih cepat.



(visual Liu Chuyu dengan hanfu birunya)


***Note :

__ADS_1


Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja


Terimakasih💜***


__ADS_2