Magic Poison Doctor

Magic Poison Doctor
30.Pengobatan Tuan Muda Zhou


__ADS_3

Liu Chuyu ditatap seperti itu langsung menjawab bahwa dia sedang mengembangkan racun baru jadi tak mungkin makan di kamarnya bisa-bisa mereka keracunan.


raut wajah mereka pun berubah ngeri, siapa orang yang mau makan ditempat penuh racun apalagi racun baru yang belum ada penawarnya.


"oh iya, apakah kau punya solusi untuk penyakit yang sedang terjadi di Akademi? "


"belum tetapi, aku peringatkan kepada kalian untuk jangan berdekatan dulu dengan kucing"


"kenapa? "


"kemungkinan penyakit ini dibawa oleh kucing"


"ah kasian sekali, tapi siapa di Akademi yang memelihara kucing"


"entahlah ini masih belum diketahui"


--------------------------------------🌸-------------------------------------


dikamar Liu Chuyu


Feng Che menunggu Liu Chuyu kembali ke kamar tetapi saat ini Chuyu belum juga datang.


"bukankah kelas sudah usai? " tanyanya kepada bawahannya.


"maaf yang mulia, nona Liu saat ini sedang makan dikamar nona qin"


"bagus sekali!! apa alasannya? "


"Alasan nona Liu bahwa dia sedang mengembangkan racun baru"


haha... suara tawa Feng Che sangat jernih terdengar membuat pengawal itu melongo karena belum pernah mendengar tawa setulus itu dari Tuan mereka.


"hmm ternyata istriku sungguh pemalu haha"


ditempat lain Liu Chuyu yang sedang makan tersedak.


"ada apa Chuyu " tanya Qin Shan.


"mungkin diluar sana ada yang sedang membicarakan ku"


...----------🌸----------...


Chuyu akhirnya kembali ke kamarnya dan sudah dia duga bahwa Feng Che sedang menunggunya.


Feng Che duduk di sisi kepala ranjang dengan wajah cemberut ya g menurut Liu Chuyu sangat lucu.


"kau belum kembali ke kamarmu? "


"aku menunggumu"


"untuk apa? "


Feng Che terdiam tak menjawab.


"aku lelah ingin tidur jadi kau lebih baik pergi"


"aku ingin tidur disini! "


"Apa!!!!! " teriak Liu Chuyu kaget.


--------------------------------------🌸---------------------------------


dikediaman tuan zhou


"Tuan... tuan!!! "


"ada apa? " tanya tuan zhou.


"I.. tu ada pangeran Feng Che di luar"


"Apa! cepat suruh yang mulia masuk"


Feng Che masuk dengan seseorang disisinya yang berpakaian serba putih dengan topeng berwarna hitam.


"zhou memberi hormat kepada pangeran Feng Che. tidak tahu apa yang membuat yang mulia berkenan datang ke tempat kami"

__ADS_1


"Aku dengar Zhou Siyue jatuh sakit, kebetulan aku kenal dengan seorang dokter hebat"


Liu Chuyu maju dan memberi hormat kepada tuan zhou.


tuan zhou ragu apakah benar dia seorang dokter yang hebat sepertinya dia terlalu muda.


"pangeran ini...? "


"dia dokter racun ajaib kalian bisa memanggilnya Tuan Chu"


'aku belum pernah mendengar namanya tapi.. dia direkomendasikan oleh Feng Che pasti bukan orang sembarangan ' batin tuan zhou.


"terimakasih telah datang tuan Chu"


"langsung saja tuan zhou apakah aku boleh melihat keadaan tuan muda zhou? "


Tuan zhou ragu kemudian memandang Feng Che yang menganggukkan kepalanya.


"ah baik, mari sebelah sini Tuan Chu"


Tuan Chu atau bisa kita panggil Liu Chuyu yang sedang menyamar mulai memeriksa Zhou Siyue yang masih tak sadarkan diri akibat obat penenang yang telah di berikan tabib.


"bagaiman Tuan Muda Chu keadaan putra saya? "


"aku pernah melihat gejala yang sama dengan Yang telah dialami tuan muda Zhou. penyakit ini diakibatkan oleh Kucing yang membawa penyakit"


"kucing? " kata Tuan Zhou heran.


"benar Namun, banyak orang cenderung mengabaikan gigitan hanya karena bentuknya yang kecil, mirip dengan tusukan jarum. Padahal, gigitan tersebut begitu berbahaya. coba tuan Lihat "


Tuan Zhou melihat ke arah dimana gigitan tersebut berada yang di perlihatkan oleh Liu Chuyu.


"tapi selama ini Siyue tak pernah memelihara kucing"


"tuan Zhou aku akan bertanya lagi apakah ada selain Tuan Muda Zhou yang mengalami sakit seperti ini? "


Tuan Zhou terlihat berpikir, kemuadian dia mengatakan bahwa ada baru-baru ini beberapa murid jatuh sakit dan gejala mirip dengan Siyue. akan tetapi yang aneh murid-murid ini tidak melakukan misi seperti Siyue.


"berarti kemungkinan kucing tersebut ada di Akademi"


"hmm, tuan Zhou bisakah aku meminta sesuatu? "


"tuan Chu sungkan, silakan"


"aku ingin kucing itu ditangkap hidup-hidup dan jangan sampai dia terluka"


Tuan Zhou kaget dan bertanya mengapa?. Liu Chuyu menjawab bahwa bukan salah kucing itu mungkin kucing itu juga sedang kesakitan.


Feng Che kemudian menambahkan bahwa tetap berlaku adil kepada makhluk hidup.


Tuan Zhou mengiyakan permintaan Liu Chuyu.


Chuyu kemudian menuliskan resep yang bersifat antibiotik karena luka yang dialami oleh Zhou Siyue tidak parah sehingga tidak perlu operasi pengangkatan jaringan. namun sepertinya Zhou Siyue ini punya tekanan didalam hatinya kemuadian ditambah dengan infeksi ini membuat dirinya makin depresi.


Setelah menjelaskan cara meminum obat kepada pelayan dan sebuah surat untuk Tuan Zhou mereka berdua pergi kembali ke akademi.


pelayan kemuadian menyerahkan surat dari Liu Chuyu tadi kepada Tuan Zhou yang berada di ruang kerja untuk menulis sebuah surat kepada kepala akademi.


Tuan Zhou bertanya stelah memberi obat dan surat mereka berdua langsung pergi begitu saja? tidak mengatakan apa-apa lagi? . pelayan itu menjawab tidak.


Surat Tuan Zhou pun diantarkan kepada kepala akademi. Kebetulan sekali surat datang disaat guru-guru dan kepala akademi sedang melakukan rapat membahas penyakit yang menyerang murid-murid mereka.


kepala akademi kemudian membaca surat itu dan memberitahukan kepada guru-guru lainnya bahwa solusi sudah didapatkan. para guru kemuadian bertanya apa itu?.


"Surat ini dari Tuan Zhou, beliau mengabarkan bahwa penyakit yang diderita anaknya mulai membaik dan penyebab penyakit ini ialah kucing yang membawa penyakit ditubuhnya"


"kucing? sungguh tidak masuk akal apakah semua itu benar?"


"dari penjelasan Tuan Zhou benar, pangeran Feng membawa seorang dokter misterius dan dokter itu menjelaskan hal ini"


"huh dokter tak dikenal jangan-jangan itu hanya penipu"


"aku pikir kita harus mengundang dokter itu dan juga menangkap kucing itu agar kita tahu kebenarannya" kata Guru Lu wali kelas Liu Chuyu.


"ucapan guru lu ada benarnya, baik seperti itu saja silakan kalin kembali ke pekerjaan kalian masing-masing"

__ADS_1


-------------------------------------------🌸----------------------------------


Kepala Akademi kemudian mengundang dokter racun ajaib untuk datang ke akademi.


"Tuan dokter Chu sudah datang" ucap pelayan kepada kepala akademi.


"cepat cepat suruh dia masuk"


"Baik tuan"


Liu Chuyu masuk ke ruang kerja kepala akademi, Lin yu.


"Chu menyapa senior lin" ucap Liu Chuyu.


"tak usah formal antara kita berdua, apakah kau mengetahui kenapa kau kupanggil ke sini? "


"tentang penyakit yang telah disebarkan oleh kucing" jawab Liu Chuyu santai.


"benar benar, mari duduk dan minum teh sambil kita berdiskusi "


"baik"


Liu Chuyu meminum teh tersebut terus berkata "teh yang sangat enak".


kepala akademi Lin tersenyum mendengar pujian Liu Chuyu akan teh nya.


"jadi bisakah kau jelaskan kenapa kucing yang menjadi penyebab penyakit ini? "


Liu Chuyu kemudian menjelaskan seperti yang sudah di jelaskannya kepada Feng Che hari itu. sedangkan Kepala akademi Lin terkejut ternyata ada penyakit seperti itu.


"Selalu ada penjelasan logis dari setiap kisah misterius yang muncul di tengah-tengah masyarakat kita, jika kita mau bersungguh-sungguh menyingkapnya" ucap Liu Chuyu.  


"kau benar, tidak disangka kau terlihat sangat muda tapi memiliki wawasan dan pemikiran yang luar biasa haha"


"senior Lin terlalu memuji"


"apakah kucingnya sudah ditemukan? kalau bisa secepatnya agar kita dapat mengobati para murid yang terkena dan mencegah penyebarannya"


"ya sedang kami usahakan"


"baik, tapi senior Lin, aku bukan seorang dermawan" Liu Chuyu kembali menyesap teh nya dan tersenyum kepada Kepala akademi Lin.


"haha Tuan Chu tenang saja pasti kami tidak akan melupakan kebaikan Tuan Chu, bagaimana jika Tuan Chu sebutkan emas atau baru roh yang Tuan inginkan pasti akan kami berikan"


"aku tidak menginginkannya"


"jadi apa yang Tuan inginkan"


"sebuah tempat tinggal"


kepala akademi Lin menanyakan apakah dia ingin tinggal diakademi. Liu Chuyu menggeleng dan menjabarkan suatu tempat yang dia inginkan untuk membuka tempat prakteknya dan juga melatih pasukannya.


sebenarnya dia bisa saja meminta ini kepada Feng che tapi dia tidak ingin. dia ingin mendapatkan sesuatu dari hasil kerja kerasnya sendiri bukan di kasih cuma-cuma oleh orang lain.


"tempat seperti itu sulit di cari tapi akan kami usahakan"


Liu Chuyu memberikan secarik kertas kepada Kepala akademi Lin.


"ini daftar obat yang harus kalian siapkan untuk mengobati penyakit para murid, oh iya aku beritahu bahwa jangan asal meramu bahan ini karena bisa berakibat fatal karena hanya aku yang bisa meramu nya"


"saya mengerti, terimakasih Tuan Chu "


"Senior Lin tak perlu sungkan"


Liu Chuyu berdiri dan mengeluarkan sebuah kantong berwarna biru dan memberikannya kepada Kepala Akademi Lin.


"ini Teh Embun Peri sebagai hadiah pertemuan dari junior"


"haha Tuan Chu saya sangat berterimakasih" ucap Kepala akademi Lin dengan senang dan menggengam erat kantong teh itu seperti harta karun. dia sudah sangat lama mencari teh ini tapi belum ketemu. pertama kali dia mencicipi teh ini ketika dia masih menjadi murid dan diam-diam meminum teh gurunya.


...Note :...


...Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja....


...❤...

__ADS_1


__ADS_2