
Dalam buku itu disebutkan bahwa racun dalam tubuh Liu Chuyu adalah jenis racun bunga teratai ungu, racun jenis ini langka akan tetapi pengobatannya sangat mudah hanya dengan menerapkan teknik akupuntur dan mandi obat selama 3 hari maka racun tersebut dapat dikeluarkan.
'hmm yang jadi masalah dimana aku memperoleh uang untuk jarum akupuntur dan bahan obat..huh'
setelah mendapatkan apa yang dia cari Liu Chuyu kemudian membersihkan gubuk tua tersebut. setelah semua bersih dari debu Liu Chuyu duduk di kursi baca untuk beristirahat.
Liu Chuyu menoleh kepintu masuk gubuk dan tiba-tiba saja ada cahaya yang sepertinya melarikan diri. Liu Chuyu sudah menyadari bahwa ada yang memperhatikannya di mulai dari dia masuk ke gubuk ini, tetapi dihiraukannya karena dia tidak ada rasa bahaya dari sosok tersebut.
Liu Chuyu tersenyum dan berkata "hmm mau kabur jangan harap". tetapi ketik akan mengejar sosok itu, Liu chuyu merasa ada yang mau masuk kekamarnya
''mungkin itu Xiao an lebih baik aku kembali dulu, baiklah hari ini kau bisa kabur tapi kupastikan kau akan segera kutangkap hehe", setelah mengucapkan hal itu sosok Liu Chuyu kemudian hilang. sosok yang bersembunyi itu pun keluar dalam keadaan gemetar, kenapa dia kabur seharusnya dia langsung menyapa tuanya sesalnya.
Liu Chuyu sudah ada di kamarnya duduk diatas kasurnya.
tok..tok..
"nona..?"
"Masuk ", jawab Liu chuyu.
masukklah xiao an dengan membawa berbagai makanan dan meletakkannya diatas meja makan. Liu Chuyu berjalan menghampiri dan ingin membantu xiao an menyiapkan makanan tapi dihentikan oleh xiao an, Alhasil Liu Chuyu duduk dan menunggu xiao an selesai. setelah siap xiao an meminta kepada nonanya untuk segera makan, ketika Liu Chuyu ingin menyuapkan makanan kemulutnya dia berhenti dan menatap xiao an yang cuma berdiri disamping meja.
"kenapa kau cuma berdiri saja ayo duduk, kita makan bersama"
"ah..nona maaf, hal ini kurang pantas kalau nona duduk dan makan bersama pelayan"
"di sini nonanya aku kan?", xiao an menganggukkan kepalanya.
"jadi kuperintahkan kau duduk dan makan bersamaku, mengerti!"
"tapi nona..."
"shut tidak ada tapi-tapian atau kau mau ku jual karena tidak patuh denganku?".
mendengar ancaman nonanya membuat xiao an terkejut dan ingin menangis dia tidak ingin berpisah dari nonanya. akhirnya setelah drama xiao an mau untuk duduk dan makan bersama Liu Chuyu.
Setelah makan Liu Chuyu bertanya kepada Xiao an apakah mereka punya uang.
"emm..sebenarnya ada nona tapi uang nona selalu dipotong oleh bibi nona jadi cuma hanya ada segini nona", xiao an meletakkan beberapa keping perak keatas meja, kalau hanya ini rasanya tidak cukup untuk membeli jarum akupuntur dan bahan obat.
"selain koin perak ini apakah aku punya barang yang bisa aku jual?...dan oh iya kakek sekarang ada dimana?"
"menjawab nona, nona punya perhiasan biarpun tak banyak tapi kira-kira bisa menghasilkan 5 koin emas, dan untuk kakek nona sudah 1 minggu belum pulang kekediaman beliau, Beliau sedang mencari orangtua nona", 'mencari orangtuaku bukankah mereka telah dinyatakan meninggal, apakah sebenarnya masih hidup??..
"oke tak apa temani aku kepasar dulu untuk menjual perhiasan itu"
__ADS_1
"baik nona"
Liu Chuyu dan xiao an dengan pakaian sederhana dan cadar menutupi sebagian wajahnya mengendap-ngendap keluar dari kediaman keluarga Liu. sesampainya mereka diluar, mereka menghela nafas lega dan tertawa bersama. akhirnya mereka menuju pasar dan diperjalan Liu Chuyu selalu mengambil tanaman yang katanya tanaman obat, xiao an yang tidak paham hanya menganggukkan kepada untuk membantu nonanya membawa tanaman tersebut.
sesampainya di pasar mereka mencari toko perhiasan untuk menjual perhiasan mereka. setelah ketemu toko tersebut masukklah mereka ketoko tersebut dan langsung disambut oleh pelayan toko yang ramah.
" halo, selamat datang tuan tamu, apakah anda akan membeli perhiasan saya akan menunjukkan beberapa perhiasan yang paling populer saat ini" tawarnya dengan senyuman.
"halo, maaf sebelumnya kami disini ingin menjual beberapa perhiasan apakah bisa?" tanya Liu Chuyu sambil mengamati ekspressi dari pelayan tersebut. alangkah terkejutnya Liu Chuyu melihatnya tetap masih ramah kepada mereka.
dengan tersenyum dia berkata
"tenang tuan tamu di toko kami bisa, tapi tuan tamu harus berbicara dengan penjaga toko, mari saya antar"
"Baik"
Liu Chuyu dan xiao an mengikuti pelayan tadi kesebuah ruangan dan mereka menunggu ketika pelayan tersebut meminta izin dari orang yang ada di ruangan tersebut.
"silahkan masuk tuan tamu," ucapnya kemudian pergi.
masukklah Liu Chuyu kedalam dan ternyata penjaga toko adalah seorang wanita cantik usia 30an.
"silahkan duduk dua tamu," ucapnya dengan tersenyum.
Liu Chuyu dan xiao an duduk, penjaga toko tersebut menuangkan teh sambil berkata, " saya dengar anda akan menjual perhiasan?, boleh saya tau perhiasan macam apa itu?"
"emm..terimakasih"
Liu Chuyu mengeluarkan beberapa perhiasan yang ingin dijualnya, terjadi tawar menawar harga antara Liu Chuyu dan penjaga toko dan akhirnya perhiasan itu terjual seharga 6 koin emas, setelah mengucapkan terimakasih kepada penjaga toko Liu Chuyu dan xiao an pergi meninggalkan toko tersebut dan mencari toko pandai besi untuk membuat peralatan medis.
sesampainya di toko pandai besi Liu Chuyu memberikan gambar alat -alat medis yang telah digambarnya dan juga jarum akupuntur, Liu Chuyu pun menyerahkan uang 2 keping emas dan sisanya akan dibayar 3hari kemudian ketika dia mengambil barang yang dipesannya.
Liu Chuyu masih berjalan-jalan, dia mencari toko herbal untuk membeli beberapa bahan obat untuknya.
Tapi tiba-tiba saja seorang anak sekitar usia 15 tahun menabraknya menyebabkan dia dan anak itu terjatuh ke tanah.
xiao an langsung membantu nonanya berdiri," Nona tidak apa-apa?"
"aku tidak apa-apa" , Liu Chuyu kemudian membantu anak itu berdiri.
"kamu tidak apa ?", tapi bocah itu terus menunduk tak berani menjawab dan memandang Liu Chuyu, kemudian dari arah belakang suara teriakan dan makian.
"Hai pencuri bangs*t!!!, kemari kau!!", terlihat seorang laki-laki gendut yang terlihat susah payah berjalan diikuti oleh para pengawalnya sepertinya.
bocah itu ketakutan dan bersembunyi dibalik Liu Chuyu.
__ADS_1
"tidak apa-apa kau jangan takut ada aku disini"
setelah menenagkan anak tersebut Liu Chuyu kembali menatap pria gendut itu dan berkata "mohon maaf tuan bolehkah saya tahu apa yang telah dicurinya dari tuan?"
"hmpp dia sudah mengambil dan memakan kue ku tapi tak mau membayar, jadi aku mengejarnya dan meminta para penjaga keamanan wilayah untuk menangkap pencuri ini"
'oh ternyata mereka penjaga kemanan wilayah'
"kalau boleh tahu berapa yang harus dibayarnya tuan?"
"3 koin emas"
"kebetulan saya disini punya 3 koin emas dan saya akan membayarnya, jadi apakah bisa kasuk ini selesai dan tidak melibatkan para penjaga kemanan wilayah, Tuan??"
"baik, sekarang urusan kita selesai dan untuk kamu bocah jangan mencuri lagi untung ada orang baik yang mau menolongmu!!" tunjuknya pada bocah dibelakang Liu Chuyu.
mereka pun alhirnya pergi, Liu Chuyu lega kemudian berbalik melihat bocah tetsebut.
"kamu sekarang sudah aman, pergilah" ucap Liu Chuyu kepada bocah tersebut tapi bocah tersebut tidak berkata apapun melainkan langsung berlutut dihadapan Liu Chuyu.
"nona izinkan aku mengikutimu sebagai pelayan!!"
Liu Chuyu yang kaget langsung menyuruhnya berdiri tapi bocah tersebut tidak mau sebelum Liu Chuyu menjawab permintaannya. Liu Chuyu jadi sakit kepala.
" kau terlalu lemah, aku tak menyukai orang lemah disisiku. jika kau bersedia menerima segala pelatihan keras ku maka aku akan menerimamu"
" Hamba bersedia nona, hamba tidak punya saudara atau teman sekarang hamba punya nona, hamba akan melindungi nona dengan nyawaku" ucap bocah itu tegas. Liu Chuyu menatapnya dan melihat kilau tulus dan besungguh sungguh dari matanya akhirnya dia mengangguk puas.
"kau punya nama?", bocah itu menggeleng.
"baik kalau begitu ku beri kau nama Lan Yi bagaimana? Apa kau suka?"
mata bocah itu berkaca-kaca belum ada yang memperlakukannya sebaik ini selain nona dan menanyakan pendapatnya karena selama ini tidak ada yang ingin mendengar pendapatnya.
" sangat suka nona, nama hamba adalah Lan Yi"
"baik, kalau begitu ayo kita pulang kerumah" ucap Liu Chuyu tersenyum menandakan kalau moodnya hari ini sangat bagus biarpun dia tidak jadi membeli bahan obat herbal.
TBC
NB : Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi, jika ada kesamaan nama, tempat, peristiwa dan sebagainya itu tidaklah disengaja.
terimakasih
__ADS_1
(visual xiao an )