
Feng Huan akhirnya tiba di dekat kediaman Liu. dia sengaja menyewa sebuah rumah di dekat kediaman Liu. Feng Huan berganti baju dengan baju serba hitam layaknya seorang ninja lengkap dengan cadar. Pengawal pribadinya Ingin mengikutinya tapi dilarangnya katanya kalau terlalu banyak orang akan ketahuan.
Feng Huan diam-diam memanjat lewat tembok belakang kediaman Liu. untung tidak ada yang berjaga disana. Feng Huan kemudian mulai mengendap-ngendap untuk menemukan Liu Chuyu.
Feng Huan kebingungan karena tidak mengetahui dimana tepatnya halaman Liu Chuyu. tapi pada saat itu terdengar suara dua pelayan yang sedang berbicara. mereka membicarakan Liu Chuyu dan pelayannya sedang melakukan hal aneh di halaman paviliun bulan mereka mengira Liu Chuyu mungkin tidak hanya merusak otaknya tapi juga pelayannya.
Feng Huan langsung tersenyum senang mendengarnya. ternyata calon kakak iparnya ada di halaman bernama paviliun bulan. dia penasaran hal aneh apa yang sedang dilakukan Liu Chuyu.
setelah berjalan sekian lama akhirnya Feng Huan menemukan paviliun bulan. Feng Huan bersembunyi di samping dalam semak-semak agar tidak ketahuan oleh Liu Chuyu maupun orang lain. dia memperhatikan ada 3 orang di halaman tersebut 2 orang wanita dengan posisi membelakanginya dan 1 orang lelaki.
'pasti diantara 2 orang tersebut salah satunya adalah Liu Chuyu pikir Feng Huan dalam hati. ketika salah satu dari mereka berdua memutar badannya Feng Huan langsung memfokuskan pandangannya tapi dia kecewa ternyata yang berbalik adalah Xiao an. dia semakin penasaran akan Liu Chuyu ini.
tepat saat itu Liu Chuyu juga berbalik. Feng Huan langsung tertegun dan kemudian tiba-tiba memekik "Dewi!! " tanpa sadar. karena pekikkannya sangat nyaring dan terdengar oleh Liu Chuyu dan kawan-kawan. Lan Yi langsung berlari menangkap Feng Huan dengan membawa gelang beban yang baru ditambahkan Liu Chuyu. Liu Chuyu tetap tenang karena instingnya memberitahu bahwa orang ini bukan orang jahat tapi orang aneh lainnya.
Feng Huan akhirnya tersadar ketika Lan Yi sudah memegangi kedua tangannya kebelakang. tingkat kultivasi dan ilmu beladiri Feng Huan lebih tinggi dari Lan Yi tapi tidak mungkin dia kan menyakiti orang-orang milik dewi em.. maksudnya kakak iparnya. jadi dia pasrah saja di giring Lan Yi menghadap Liu Chuyu.
Liu Chuyu menatap Feng Huan dengan tatapan menyelidik sedangkan yang ditatap malah senyum-senyum gak jelas.
"siapa kamu? " tanya Liu Chuyu.
Feng Huan menjawab akan memperkenalkan dirinya dengan betul jadi tolong lepaskan dia terlebih dahulu. Liu Chuyu melirik Lan Yi dan menganggukkan kepalanya.
Feng Huan pun terbebas dari belenggu Lan Yi. dia kemudian merapikan pakaian dan membuat busur hormat kepada Liu Chuyu.
"Nona Liu Chuyu perkenalkan saya Feng Huan pemilik Paviliun Jun San" ucap Feng Huan dengan bangganya.
"terus? " Liu Chuyu terihat cuek dengan perkenalannya memang pasangan yang pas dengan kakak che pikir Feng Huan .
"anda akan menjadi kakak ipar masa depan saya dan saya adalah adik ipar masa depan anda" ucap Feng Huan tersenyum konyol.
__ADS_1
Liu Chuyu kaget kakak ipar? adik ipar? memangnya siapa yang ingin menikahinya?...
"kakak ipar? memangnya siapa kakak mu dan kapan aku setuju menikah dengannya? "
"kakak ku bernama Feng Che yang dianugrahi oleh Raja sebagai paman kerajaan. dan pernikahan kalian pasti akan secepatnya terlaksana hehe.. "
Liu Chuyu bingung dia tidak pernah bertemu dengan pangeran Feng ini tapi kenapa tiba-tiba si Feng Huan ini berkata seperti itu. ternyata di tempat ini pria tampan memiliki sedikit masalah dengan otak mereka.
"kamu datang kesini hanya untuk mengatakan itu?"
"emm awalnya cuma ingin lihat rupa kakak ipar seperti apa tapi tak tahunya malah ketahuan hehe"
"berhenti panggil kakak ipar, sekarang sebaiknya kau pergi dan jangan datang lagi kemari."
"tidak mau. jarang-jarang aku bisa jalan-jalan seperti ini. kakak ipar sebenarnya kalian sedang melakukan apa sepertinya terlihat seru"
"percaya atau tidak aku akan memukulmu jika kau masih memanggil ku seperti itu" Liu Chuyu sangat kesal.
"aku masih punya banyak cara agar kau menyesal telah memanggilku kakak ipar"
Feng Huan tak menanggapi malah berjalan dan duduk di kursi dan mengambil teh dimeja dan meminumnya. Liu Chuyu mengikuti duduk diseberang Feng huan. Feng Huan dengan keingintahuannya menanyakan apa yang sedang di lakukan oleh Xiao An dan Lan Yi. Liu Chuyu menjawab mereka sedang latihan fisik.
"wah latihan yang unik. aku baru pertama kali melihat latihan seperti ini. tapi kakak ipar kenapa harus latihan fisik kan sudah punya energi roh? "
"itu kalau energi roh masih ada kalau tidak? bagaimana kamu akan membela diri atau menyelamatkan diri ketika terjadi sesuatu?"
saat itu Feng Huan seperti mendapat pencerahan dan menyesap tehnya. dia tak melihat kilatan dan senyuman licik dari Liu Chuyu.
"kakak ipar benar! ... aduh" Feng Huan mengaduh sambil memegangi perutnya dan bertanya dimana wc. Liu Chuyu pun menunjukkan arah wc kepadanya sambil cekikikan. Feng Huan langsung lari ke arah tersebut.
__ADS_1
Liu Chuyu akhirnya tak bisa lagi menahan tawanya. itu lah balasan karena tidak mendengarkan pengingat nya.
Feng Huan hampir lemas karena sudah berkali-kali bolak balik ke wc. melihat hal itu Liu Chuyu akhirnya memberikan Feng Huan penawar dan menyuruhnya untuk segera pulang.
Feng Huan setuju dengan Liu Chuyu akan tetapi dia besok pasti akan datang lagi karena dia tinggal di dekat kediaman Liu. Liu Chuyu tak menggubris perkataan Feng Huan, dia langsung pergi masuk ke kamar meninggalkan Feng Huan di halaman. Feng Huan pun akhirnya juga pergi dengan langkah yang lambat.
Liu Chuyu sangat lelah hari ini lelah latihan dan juga lelah gara-gara perkataan Feng Huan tentang menikah dengan pangeran Feng yang belum pernah ditemuinnya. dia tidak ingin terlibat dengan anggota keluarga kerajaan lagi.
Liu Chuyu berpesan kepada Xiao An bahwa dia kan tidur sebentar dan bangunkan pada saat makan siang.
Liu Chuyu kemudian memejamkan matanya dan masuk ke alam tidurnya tapi tak lama kemudian dia gelisah dan berkeringat sepertinya dia sedang mengalami mimpi buruk.
Xiao An sedang berjaga di depan pintu kamar Liu Chuyu mendengar suara orang menangis dari dalam kamar. dia langsung masuk takut nona nya kenapa-napa. dan ternyata memang Liu Chuyu yang sedang menangis dalam tidurnya. Xiao An berusaha membangunkan nona nya dari tidur. dengan paksaan dari Xiao An akhirnya Liu Chuyu terbangun.
Xiao An menanyai apakah nona nya tidak apa-apa?
Liu Chuyu tidak menjawab tapi meraba ke pipnya. basah? dia menangis.
Liu Chuyu memegang erat bahu Xiao An dan bertanya apa yang terjadi? Xiao An menjawab bahwa Liu Chuyu menangis dalam tidurnya. apakah itu mimpi buruk?. Liu Chuyu menjawab dia tidak tahu karena dia tidak mengingat mimpi tersebut. Xiao An kemudian meminta nona nya untuk tenang terlebih dahulu dan meminum secangkir air.
Liu Chuyu telah menenangkan dirinya dan meminta Xiao AnAnuntuk keluar. dia sedang ingin sendiri dulu saat ini. Xiao An merasa enggan meni ggalkan tapi mungkin memang nona nya perlu ruang untuk sendiri.
...(visual Feng Huan 👆) ...
...Note : ...
...Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja...
__ADS_1
...Terimakasih💜...