
Dokter Mu mengambil tantangan Liu Chuyu dan memandangnya dengan dingin.
``Lalu bagaimana jika kamu kalah?´´
``ini sangat sederana, jika aku kalah aku akan mengakui bahwa aku salah dan mengakui bahwa kamu adalah dokter terbaik di dunia. Tetapi jika kamu kalah maka...aku ingin toko seribu obat ini menjadi milikku´´
Dokter Mu tertegun, kemudian tertawa. ``Tuan kecil, kamu benar-benar sombong dan berani. ingin mendapatkan toko seribu obat ini, kamu tidak punya kekuatan itu´´
``Bagaimana? kamu berani?´´ Liu Chuyu tatap tenang dan terus berkata karena tidak ada jawaban dari Dokter Mu. `` apakah kamu tidak berani melawan tuan kecil ini atau anda ingin langsung mengaku kalah?´´
``aku tidak mengaku kalah dan takut rugi tapi...seribu obat ini bukan milikku, aku tidak bisa menjanjikannya. jika kamu tetap ingin membandingkan maka biakan aku bertanya pada tuan muda untuk memutuskannya´´
Liu Chuyu juga telah menebak identitas Dokter Mu ini, dari sikap penjaga toko kepadanya kemungkinan bukan dokter biasa. dia mungkin orang kepercayaan pemilik seribu obat ini atau juga seorang penatua muda di seribu obat.
Tujuan Liu Chuyu sebenarnya adalah orang dibalik Seribu obat ini. Dia perlu kekuatan sebagai pendukung, biarpun dia punya keluarga Liu tapi dia tidak leluasa bergerak dan juga keluarga Liu masih dibawah kekuatan kerajaan. Tidak diragukan lagi bahwa Seribu obat adalah pilihan terbaik.
dan yang paling penting dia tidak perlu khawatir tentang bahan obat jika dia berhasil memiliki Toko Seribu Obat ini.
``baik, kapan kamu akan memberikan keputusan ?´´
``tiga hari...ya setelah 3 hari kamu datanglah lagi kemari´´
``Lama sekali tapi baiklah daripada tidak sama sekali´´
``tuan kami sedang tidak ada dan juga tuan bukan orang biasa yang dapat dengan mudah ditemui´´ kata dokter Mu dengan binar mata bangga.
``ya..ya baiklah, kalau begitu aku pergi dulu´´
Liu Chuyu keuar dari seribu obat dan kemudian melihat banyak orang yang pergi mengarah ke arah paviliun jun san. Dia pun mencegat salah satu orang dan bertanya kenapa banyak orang yang pergi kesana?, orang tersebut pun pun menjawab bahwa paviliun jun san sedang melakukan acara lelang. terus Liu Chuyu berkata bukankah itu hanya lelang apa istimewanya. orang itu pun kembali menjelaskan bahwa ini pertama kalinya pabiliun jun san mengadakan lelang terbuka yang dapat di tonton orang umum dan juga barang yang di lelang katanya merupakan benih pohon persik abadi yang langka tapi sayang yang bisa ikut menwar hanya orang yang mempunyai undagan dari paviliun jun san. Liu Chuyu berterimakasih kepada orang itu dan berjalan pergi. kali ini dia memutuskan kembali ke kediaman dan bertanya kepada kakek apakah dia memiliki undangan.
kebetulan ladang ruangnya masih kosong, jika dia berhasil mendapatkan biji tersebut dia bisa menanamnya disana.
tapi perilaku paviliun jun san ini agak aneh kenapa tiba-tiba membuka lelang secara umum dan hanya membolehkan undangan yang menawar. pasti mereka punya tujuan.
di kediaman Liu Chuyu langsung berganti pakaian dan memakai hanfu putih dengan sedikit warna merah muda di roknya yang menjadikan dia terlihat ceria dan juga polesan make up tipis di wajahnya yang membuat dia terlihat segar.
``xiao an´´ teriak Liu Chuyu, Xiao Anyang mendengar nonanya memanggil langsung menghampiri Liu Chuyu. Xiao An tertegun nonanya tampak berbeda hari ini terlihat lebih bersemangat. Xiao An pun akhirnya disadarkan dengan bunyi deheman Liu Chuyu .
``ada apa nona?´´
__ADS_1
``temani aku menemui kakek ya?´´
``baik nona, tapi sebentar saya bersihkan tangan dan berganti pakaian dulu nona´´ ucap Xiao An yang memperlihatkan bahwa tangan dan bajunya kotor oleh tanah ketika dia menanam bunga di halaman Liu Chuyu.
``sudah nona´´
``ayo´´
mereka berdua berjalan ke arah kamar kerja kakek Liu. sesampainya mereka di pintu kamar mereka di hentikan oleh penjaga Gu.
``ada apa ini penjaga Gu kenapa kamu menghentikan ku. aku ingin menemui kakek´´
``Maafkan saya nona, tuan sedang ada tamu. tuan memerintahkan tidak ada yang boleh masuk termasuk nona´´
``oh begitu baiklah akan aku tunggu di sini. sekaligus aku ingin tahu siapa tamu misterius kakek´´
``Baiklah nona´´
setelah sekian lama menunggu akhirnya pintu terbuka kelurlah kakek yang dibelakangnya di ikuti seorang pemuda berjubah ungu yang sangat tampan. membuat Liu Chuyu tidak bisa mengerjapkan matanya lagi.
Kakek Liu melihat cucunya bengong seperti itu berdehem dengan keras.
``Chuyu beri salam kepada tuan muda Zi´´
``salam tuan muda Zi´´
``hmm´´ balas tuan muda Zi, ternyata dia ini orang yang sedikit bicara.
``Tuan muda Zi perkenalkan ini cucu saya Liu Chuyu´´
Tuan muda Zi sedikit menganggukan kepalanya.
kemuadian suasana menjadi hening kembali. Liu Chuyu yang sedang terburu- buru langsung mengatakan tujuannya kepada kakeknya.
``Kakek apakah kau punya undangan lelang dari paviliun jun san?´´
``ah iya kakek memilikinya kenapa?´´
Tuan muda Zi masih setia mendengarkan pembicaran antara cucu dan kakek. Liu Chuyu juga menghiraukannya dan tetap pberbicara dengan kakeknya.
__ADS_1
``aku ingin ikut kakek, apakah boleh?´´
``tapi kakek sedang sibuk dan sepertinya tidak bisa hadir dalam lelang tersebut. kakek tidak mengijinkan mu pergi sendiri´´
Liu Chuyu sudah ingin berbicara lagi tapi didahului Tuan muda Zi.
``Tuan Liu. Jika dibolehkan saya juga ingin ikut keacara lelang dan saya juga bisa mengawasi Nona Liu di sana´´
``baik kalau begitu aku bisa tenang, terimkasih atas bantuan Tuan muda Zi´´
`memangnya siapakah tuan muda Zi ini sehingga kakek sangat mempercayainya. hal ini akan aku selidiki´ batin Liu Chuyu dengan tatapan menyelidik ke arah Tuan Muda Zi.
sementara itu di kerajaan tepatnya di kediaman putri chen terdengar suara tangis. Selir Chu berusaha menenangkan putrinya dan bertanya mengapa dia menangis seperti ini.
``Ibu...aku tidak terima, aku sudah dipermalukan di depan umum hari ini´´
``siapa!!? siapa yang berani mempermalukan puteri kerajaan?´´
``itu mereka dokter kecil dan penjaga toko Seribu obat ibu...huaa aku mau mereka diusir dari kerajaan ini ibu´´
``Aaapaa!!! seribu obat!!!´´, selir chu sangat terkejut dengan apa yang telah dikatakan putrinya.
selir Chu meraih bahu putri chen dan berkata``Chen Ting apa yang telah kamu lakukan!!, kamu membawa bencana untuk kerajaan jika berani menyinggung Toko Seribu Obat´´
Chen Ting menatap heran ibunya dan berkata `` Bukankah itu hanya toko obat kecil ibu??, apa hebatnya. Putra mahkota adalah saudaraku ayah ku raja dan kau ibuku merupakan selir kerajaan yang dicintai raja. Aku akan pergi ke ayahanda untuk segera mengirim orang untuk mengusir mereka´´
`,`Chen Ting !!!! jangan bodoh!! ´´
Selir Chu sangat marah dengan dengansifat bodoh anaknya ini. dengan mengadukan ini ke baginda raja bukannya mendapatkan yang di inginkan malah mendapat bencana bagi diri sendiri.
``dengarkan ibu meskipun Seribu obat hanya toko obat, raja pun tak berani memprovokasi mereka dan kamu masih berani ingin mengatakan kepada raja. ibu akan menemanimu besok untuk meminta maaf´´
Chen Ting hanya diam. dia masih belum percaya apa yang telah dikatakan ibunya tersebut bukankah raja orang terkuat dinegri ini? bagaimana mungkin takut dengan toko obat??
...Note : ...
...Semua alur dalam cerita ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, kejadian dan sebagainya itu tidak disengaja...
...Terimakasih💜...
__ADS_1