MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
10.


__ADS_3

Sudah satu bulan pernikahan Alexa dan Devan mereka melewati semuanya dengan suka duka masalah yang mereka dapatkan terus berganti tapi mereka tidak saling meninggalkan bahkan saling menguatkan satu sama lain,Devan dan lexa menikmati waktu bersamanya mereka sedang bercanda diruang tengah " kak jika nanti aku pergi dulu kakak harus tetap semangat menjalani hidup ya " ucap lexa tiba-tiba membuat Devan mengeyit heran " kamu ngomong apasih gak usah aneh-aneh deh yank" ucap Devan tidak nyaman atas ucapan lexa dan lexa hanya tersenyum saja tidak lama ponsel lexa bergetar menampilkan nama Vania lexa berdecak sebal karena sahabatnya menggagu kebersamaannya lexa mengakat ya setelah beberapa detik sambungan telfon terbutus lexa memadang Devan " hmm kak boleh gak aku keluar sebentar aku janji sebelum siang aku sudah sampai rumah " ucap lexa ragu " tapi ada syaratnya" ucap devan tersenyum licik Devan mendekat membisikan sesuatu yang membuat lexa merinding " bagaimana kamu setuju sayang " ucap Devan tersenyum yang entah membuat lexa merinding lexa hanya mengaguk setuju,saat ini lexa sedang duduk dicafe miliknya dan juga Vania mereka merintis cafe tersebut dari SMP hingga saat ini lexa duduk termenung entah mengapa pikirannya tidak enak sejak tadi " dorrr " Vania mengagetkan lexa " astaga ihh Loe ngangetein gue aja " ucap lexa mengelus dadanya " hahaha Loe sih ngelamun mikirin apasih " ucap Vania duduk didepan lexa " enggak ada cuma perasaan ku aja yang gak enak " ucap lexa menenangkan dirinya Vania hanya manggut-manggut saja mereka pun membahas masalah cafe yang membutuhkan beberapa renovasi agar semakin ramai satu jam berlalu mereka membahas banyak hal lexa melihat jam tangannya yang sudah menunjukan jam 11 siang akhirnya memutuskan untuk pulang " Loe nyakin gak mau gue anterin " ucap Vania " gak usah gue naik taksi aja " ucap lexa berdiri dari duduknya Vania pun mengalah dan mengizinkan lexa pulang dengan naik taksi ,lexa menanti taxi onlinenya dihalte dekat cafe lexa memperhatikan anak kecil yang sedang bermain balon tanpa diduga balon yang dipegang anak kecil itu lepas dan terbang anak kecil itu mengejar balon tersebut tapi dari arah berlawan ada mobil begitu kencang lexa yang menyadari itu segera berlari mendorong Anak kecil tersebut kepingir tapi sayangnya lexa malah tertabrak dan mental hingga beberapa meter viona yang kebetulan lewat menyaksikan kerumah orang merasa penasaran segera mendekati kerumunan tersebut dari " lexa " teriak viona menjatuhkan barang yang dia pegang " lexa bangun tolong siapapun panggil ambulance" ucap viona pada semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut " lexa bertahan aku mohon " ucap viona menepuk pipi lexa pelan kepala lexa mengeluarkan banyak darah dan lexa juga memuntahkan darah segar dari mulutnya " kak Devan aku mencintaimu" ucap lexa setalah itu tak sadarkan diri viona terus memangil nama lexa agar dia bisa terus terjaga tak lama mobil ambulance pun datang dan segera membawa lexa kerumah sakit viona segera menangani lexa dan menyuruh menghubungi keluarga samudra " sus siapakan ruang operasi kita harus segera menghentikan pendarahan dikepalanya " ucap viona yang memasang infus ditangan Alexa kepada suster yang membantunya Alexa segera masuk keruang operasi untuk penangan khusus darah yang terus mengalir dikepalanya membuat detak jantungnya melemah viona terus menangani lexa sekuat tenaganya dia tidak mau lexa istri sahabatnya kenapa-kenapa


__ADS_2