MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
04


__ADS_3

Malam harinya setelah makan malam lexa memutuskan untuk kembali kekamar dan Devan masih harus menyelesaikan pekerjaan bersama sang papah dan menuju ruang kerjanya, entah mengapa ancaman Leona terus terbayang diotaknya melihat raut wajah Leona yang tidak main-main dengan ucapannya membuat lexa gelisah " apa aku cari tau informasi tentang dia aja ya " batin lexa sambil bersandar ditempat tidur dan melamun tanpa menyadari Devan sudah kembali dan memperhatikannya sejak lima menit yang lalu " apa yang iya pikirkan" batin Devan terus memperhatikan lexa Devan mendekat dan menyentuh pundak lexa pelan " ehhh ,kak Devan sejak kapan kakak masuk " ucap lexa kaget " barusan kau memikirkan apa " ucap Devan dan ikut naik ketempat tidur " tidak ada kak aku hanya memikirkan masalah ujian sekolah saja " ucap lexa berbohong tapi Devan tau bahwa istrinya berbohong" kamu nyakin gak ada hal lain yang ingin kamu utarakan " ucap Devan menggenggam tangan lexa" aku suami mu lexa kalo ada sesuatu yang menggangu pikiran mu atau hal apapun aku siap jadi orang pertama yang kamu butuhkan " ucap Devan lagi menarik lexa dalam dekapannya " Iyya kak, terimakasih sudah mau menerima lexa menjadi istri kakak " ucap lexa bersandar di dada bidang Devan " seharusnya aku yang berterima kasih pada mu lexa karena kamu mau menikah dengan ku walaupun usia kita bertaut jauh walau saat ini belum ada rasa cinta tapi aku bersyukur memiliki istri seperti dirimu , kamu mau kan memulai hubungan ini dan belajar mencintai ku dan sebaliknya aku juga akan belajar mencintai mu my little wife " ucap Devan mengelus rambut lexa yang ada di dekapanya " hmm aku akan berusaha kak dan kamu harus janji apapun masalahnya kita harus saling terbuka dan tidak saling meninggalkan " ucap lexa mendongak menatap mata Devan dalam " Iyya itu pasti " ucap Devan memperhatikan lexa sembari tersenyum Devan mendekat kearah lexa hembusan nafas mereka saling beradu seperti terhipnotis lexa mulai memejamkan matanya lexa merasakan sesuatu yang kenyal dibibirnya sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya ada getaran aneh dalam tubuhnya ia terbawa suasana seakan ia akan melayang Devan menelusuri leher putih milik Alexa meninggalkan noda merah disana Devan menatap mata lexa yang sayu dan membisikan kata-kata yang membuat lexa melayang " ini mungkin pertama kalinya untuk mu jadi aku akan pelan-pelan kamu jangan takut ya " ucap Devan ditelinga lexa,lexa terus terbuai dengan sentuhan demi sentuhan yan Devan buat lexa merasaka sesuatu yang mendorong tubuh bagian bawahnya " ahhh kak sakit " ucap lexa merasakan sakit yang amat sangat " tahan sebentar lagi dan kamu akan menikmatinya" ucap Devan yang terus berusaha bebol sesuatu dibawah sana " ahhh " ucap Devan dan lexa kompak " terimakasih kau sudah memberikannya padaku yang selama ini kau jaga " ucap Devan mengecup kening lexa tapi lexa tidak menangapi karena merasa sesansi yang begitu nikmat dan bisa membuatnya melayang dan malam itu mereka melakukan malam yang panjang diiringi gelapnya malam dengan beribu bintang Devan tidak berhenti bergerak diatas lexa membuat lexa melayang dengan Des*h*n " penggil namaku sayang " ucap Devan yang terus menghujani lexa " ahh kak Devan " ucap lexa terbawa suasana " yes Hanny " ucap Devan menimpalinya mereka terus melakukannya hingga menjelang subuh


__ADS_2