MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
02


__ADS_3

Jam pelajaran sudah selesai Alexa segera berkemas memasukan buku²nya dan peralatan lainnya " Loe dijemput atau bareng gue aja " ucap Vania yang duduk disebelahnya " hmm tadi katanya sih dia bakal jemput gue " ucap lexa ragu karena takut Devan berbohong " yaudah gue temenin Loe nunggu entar kalo gak dijemput gue anterin Loe " ucap Vania tersenyum " emang gak ngerepotin Van " ucap lexa merasa tidak enak dengan Vania " gak lah kita kan sahabat harus saling membantu, gue juga mau kenalan sama suami Loe biar nanti sahabat gue disakiti biar gue hajar dia " ucap Vania dengan tangan yang mengepal " yaudah deh, yuk keluar " ucap lexa dan diiyakan oleh Vania mereka menuju parkiran mobil dimana mobil Vania terparkir mereka masuk mobil Vania menyalakannya dan menuju gerbang sekolah agar tidak menggangu siswa lain untuk keluar Vania memarkir kan mobilnya di dekat pohon yang rindang kebetulan area itu boleh untuk parkir " loe nyakin nunggu disini " ucap Vania duduk sebelah lexa dibangku kemudi " Iyya aku takut nanti siswa/ siswi lihat aku dijemput kak Devan dan mereka curiga" ucap lexa memperhatikan kedepan memang atas permintaan lexa pernikahan nya harus disembunyikan karna dia tidak mau teman sekolah nya pada tau dia belum siap akan hal itu walau sebenarnya sekolah itu milik sang mertua " hmm oke deh terserah Loe aja " ucap Vania bersandar dijok mobil

__ADS_1


*******

__ADS_1


Devan yang sudah janji menjemput lexa pun segera meninggalkan perusahaan nya dan segera menuju sekolah Devan sudah sampai ditempat dimana tadi lexa beritahu Devan keluar dari mobil menghampiri mobil Vania Devan mengetuk kaca mobil Vania lalu lexa pun segera keluar diikuti Vania " maaf tadi ada meeting jadi agak terlambat" ucap Devan mengelus rambut lexa " gak papa KK kak aku baru aja keluar jadi kakak gak usah meminta maaf" ucap lexa tersenyum hangat " ohh Iyya kak kenalin ini teman ku namanya Vania dan Van ini kak Devan suamiku " ucap lexa lagi Devan memandang Vania dan mengagauk begitupun Vania " yaudah kalo Loe udah dijemput gue duluan ya soalnya Budha udah suruh aku pulang" ucap Vania tersenyum pada lexa " oke makasih ya maaf ngerepotin" ucap lexa memeluk sahabatnya " iyya sama sama gue duluan dah, mari kak " ucap Vania berpamitan meninggal kan mereka berdua Devan hanya mengangguk saja " yaudah yuk " ucap Devan mengadeng tangan lexa pelan dan menuju mobil mereka masuk mobil Devan melajukan mobilnya meninggalkan area sekolah " hmm lexa maaf sebelumnya aku masih ada kerjaan kamu mau ikut aku atau langsung pulang saja " ucap Devan ragu " aku ikut kakak aja deh, tapi emang enggak ngeropotin " ucap lexa menatap Devan " enggak yaudah kalo itu mau mu " ucap Devan menoleh sebentar kearah lexa lalu menjalankan mobilnya, Devan membelokan mobilnya menuju restoran dia ingin membeli makan untuknya dan juga untuk lexa " kamu Tunggu disini aku hanya sebentar" ucap Devan mengelus kening lexa dan keluar dari mobil tidak butuh waktu lama Devan sudah kembali dan duduk di kursi kemudi " kakak beli apa " ucap lexa menerima Katong makanan yang disodorkan Devan " makanan buat kita kalo makan didalam tidak sempat jadi aku membungkusnya agar kita bisa makan dikantor nanti " ucap Devan panjang lexa hanya manggut-manggut saja mereka melanjutkan perjalanan menuju kekantor disepanjang perjalanan mereka hanya diam lexa menikmati suasana luar dan Devan yang fokus menyetir

__ADS_1


__ADS_2