MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
12.


__ADS_3

Devan benar benar kacau dia tidak mau makan bahkan tidurpun hanya sebentar dia tidak mau melewatkan barang sedikitpun dengan kondisi lexa Devan menggenggam tangan lexa erat menyalurkan rasa cintanya berharap sang istri terbangun dari tidur panjangnya " hai sayang apakah kamu tidak merindukan ku kapan kamu akan bangun " ucap Devan pelan menitikan air matanya " aku mohon Alexa bangun kamu berkata kita tidak akan saling meninggalkan tapi nyatanya kamu malah tidur dan mengabaikan ku " ucap Devan begitu sakit dihatinya viona menyarankan untuk mengajak lexa berbicara walau sedang koma tapi Alam bawah sadarnya bisa mendengar orang yang mengajaknya bicara dan itu juga bisa merasang kinerja otak dan detak jantungnya

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Vania merasa janggal dengan kecelakaan yang dialami sahabatnya dia mempertanyakan Dimana anak kecil yang dibantu Alexa seharusnya anak itu juga berada dirumah sakit itu dari rekaman cctv terlihat anak kecil itu terluka dan ditolong seseorang berpakaian serba hitam dan memakai topi dan lebih anehnya mobil yang menabrak lexa tidak ada blatnya Vania nyakin sahabatnya bukan korban tabrak lari tapi memang disengaja agar lexa terluka bahkan ingin melenyapkan nya " siapa yang ingin melukai mu lexa setahu kamu tidak punya musuh " ucap Vania pelan dan dia berjanji akan mengusut kejadian ini sampai tuntas

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Haripun sudah berganti bulan tapi tetap saja kondisi lexa tidak ada perubahan bahkan keluarga Devan dan Alexa hanya pasrah menerima kondisi Alexa dokter pernah menyarankan untuk melepas alat alat yang berada ditubuh Alexa tapi Devan bersikukuh bahwa istrinya pasti akan sadar dia tidak rela istrinya meninggalkan ya Devan terlihat kurus dan kusut mamahnya selalu berusaha membujuk Devan untuk makan tapi jawaban Devan sudah kenyang " Dev makan ya sayang masa nanti istri kamu bangun dan sembuh kamunya yang drop kan gak lucu " bujuk mamah Rani Devan berpikir sebentar apa yang diucapkan sang mamah ada benarnya juga dia tidak mau melihat istrinya sedih dengan kondisinya sekarang Devan berdiri dari duduknya menuju sofa mulai menyantap makanan dari mamahnya walau pun agak terasa hambar dalam hatinya,Devan mengusap air mata menatap kearah lexa setelah selesai makan Devan mendekati lexa kembali " sayang kapan kamu bangun " ucap Devan menunduk tanpa sadar air matanya jatuh di pergelangan tangan lexa dan membuat jari lexa bergerak pelan menandakan dia merespon ucapan Devan sadar dengan gerakan lexa Devan mendongak menatap wajah lexa dan matanya mulai bergerak,Lexa mengerjakan matanya menyesuaikan silau cahaya diatas kepalanya setelah benar benar melihat lexa melihat sekeliling ruang tersebut dia menatap infus dan alat alat penompang kehidupan pada tubuhnya " aku dimana " ucap lexa lirih hampir tak terdengar dokter viona menatap lexa dengan senyuman yang merekah setelah ada pergerakan dari lexa Devan segera memanggil dokter viona yang menangani lexa selama ini " akhirnya kamu sadar lexa " ucap viona lega " Devan pasti bahagia melihat kamu sadar " ucapnya lagi " kak Devan dimana dia aku ingin bertemu dengannya" ucap lexa yang masih lemah " kamu tenangnya sebentar lagi kamu akan dipindahkan keruang rawat Suster akan melepas semua alat alat penompang hidup ditubuhmu " ucap viona dan menyuruh suster memindahkan lexa keruang VVIP ,Devan yang mendengar bahwa lexa telah sadar membuat diaharu dan tidak bisa berkata kata setelah lexa dibawa keruangan rawat inapnya Devan masuk menemui lexa dan mengecup kening lexa dalam " ini yang dinamakan keajaiban Dev lexa bisa bertahan sejauh ini dan melewati masa masa komanya kondisi lexa jauh lebih baik semoga tidak ada saraf yang bermasalah karena benturan keras pada kepalanya " ucap viona menjelaskan kondisi Alexa " aku mau lexa diperiksa keseluruhan " ucap Devan mengegegam tangan lexa dan mengecupnya" itu pasti untuk memastikan kondisi lexa baik baik saja " ucap viona dan berpamitan keluar setelah memeriksa lexa " kak kamu kurusan " ucap lexa sedih mendapati Devan tampak tak mengurus dirinya " kamu tenang saja sayang aku tidak apa-apa aku juga masih bisa memuaskan mu walau badanku kurus " ucap Devan mesum lexa berdecak sebal pada suaminya " istri baru bangun bukan disuguhkan dengan tatapan cinta ini malah dapat suguhan tatapan mesum " ucap lexa manyun dan bibir mengerucut sebal Devan terkekeh melihat kekesalan Alexa menurutnya sangat menggemaskan Devan menarik kursi disamping tempat tidur Alexa dan mengegegam tangan lexa " aku bahagia kamu sudah sadar sayang aku mohon jangan tinggalkan aku lagi " ucap Devan tersenyum sedih lexa yang mendengar penuturan Devan segera memegang pipi Devan lembut " maaf kalau aku membuat mu khawatir kak " ucap lexa pelan pada Devan " aku mencintaimu kak sangat sangat mencintaimu kak love you my husband " ucap lexa kembali dan mendapat senyuman dari Devan " love you more my little wife " ucap Devan membalas ungkapan cinta lexa

__ADS_1


__ADS_2