
# Ketika takdir cinta belabuh disanalah kita akan menemukan kebahagiaan hingga dimana saatnya kita berhenti dan mengiklaskan kepergiannya dalam doa #
By: Alexa putri Maharani
__ADS_1
...*******...
Devan berlari dilorong lorong rumah sakit mencari ruang operasi dimana saat ini istrinya ditangani dan diikuti kedua orangtuanya setelah menemukannya dan kebetulan dokter keluar dari ruang operasi tersebut " vio bagaimana keadaan istriku" ucap Devan tersengal sengal menetralkan nafasnya viona menghembuskan nafasnya pelan " lexa sudah melewati masa kritisnya tapi sayangnya pendarahan didalam otaknya mengakibatkan dia koma dan kita semua tidak tahu kapan dia akan sadar " ucap viona pelan
__ADS_1
Devan seperti disambar petir disiang hari mendengar kondisi istrinya Devan mundur beberapa langkah dan menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan penuturan viona " gak itu gak mungkin kan Vi " ucap Devan dan duduk dilantai membenamkan wajahnya dilututnya sambil terisak pelan andai saja dia tidak mengizinkan lexa pergi pasti dia masih ada dalam pelukannya bermanja bersama nya Devan benar-benar sedih dan terus menyalahkan dirinya yang tidak bisa menjaga istrinya" dan kamu harus tau Dev lexa mengalami mati otak itu juga akan mengpengaruhi kondisi lexa dan kita tidak tahu apakah dia bisa bertahan atau tidak " ucap viona lagi membuat hati Devan hancur sehancurnya hancurnya dia berdiri memukul tembok yang ada disebelah nya setelah itu merosotkan tubuhnya mengacak rambutnya sendiri" gak itu gak mungkin putriku " ucap mamah Rani histeris mendengar penuturan viona mamah menangis dipelukan papah Andre baru tadi pagi lexa mengatakan akan membantnya mengurus butik atas permintaan mamah Rani sendiri "semoga ada keajaiban dengan kondisi lexa, sebelum lexa benar benar kehilangan kesadarannya dia sempat mengucapkan namamu Dev dan berkata dia sangat mencintaimu " tutur viona memegang pundak Devan pelan meninggalkan Devan Yang masih terduduk didepan ruangan operasi mamah Rani yang pingsa segera dibawa keruangan IGD untuk segera ditangani sedangkan Devan masih terduduk didepan ruang operasi tidak lama kemudian lexa dibawa keluar dan menuju ruang ICU Devan benar benar sakit dan sesak melihat banyak alat yang menempel pada tubuh lexa Devan berdiri dari duduknya menghampiri lexa yang terpejam Devan mengecup kening lexa menyalurkan rasa sayangnya lexa segera dibawa kearah ICU Devan pun mengikutinya, Devan terus berada disamping lexa tanpa sedikit pun bergerak melihat istrinya terbaring lemah tak berdaya membuat sedih yang amat dalam " sayang kenapa kamu harus seperti ini aku harunya bisa menjaga mu " ucap Devan benar-benar merasa bersalah dan juga sedih melihat kondisi Alexa ,kedua orang tua lexa juga sudah diberitahu dengan kondisi anaknya yang mengalami koma Budha sama dengan mamah Rani pingsan melihat kondisi putrinya yang berjuang hidup dan mati
❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
Disisi lain seorang wanita tertawa bahagia melihat lexa tak berdaya tapi sedikit kecewa karena lexa selamat tapi menurutnya itu tidak masalah karena dia bisa balas dendam "harusnya Loe mati Alexa tapi gpp setidaknya itu bisa membuat Devan hancur " ucap wanita itu menatap foto Alexa dan Devan yang tersenyum bahagia wanita itu melempar ponselnya " harusnya gue yang mendapatkan kebahagiaan itu bukan Loe Alexa " ucapnya dengan sorot mata kebencian " gue benci sama elo Alexa putri Maharani" teriaknya lalu tertawa dia seperti orang gila kadang merancau tidak jelas dan kadang tertawa sendiri