MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
03


__ADS_3

Sesampainya di perusahaan Devan turun dari mobil dan mengitarinya menuju dimana lexa duduk membukaan pintu mobil " terimakasih kak " ucap lexa tersenyum manis " hmm " Devan hanya berdehem saja karena menetralkan detak jantung nya saat melihat senyuman lexa yang begitu manis menurutnya Devan segera mengadeng tangan kanan lexa menuju kedalam perusahaan para karyawan mau pun karyawati memperhatikan mereka ada yang menatap kagum lexa dengan paras yang cantik dan imut ada juga yang menatap bingungnya kenapa tuan muda mengajak gadis SMA kekantornya dan ada juga yang menatap sinis bahkan terkesan meremehkan, lexa hanya tersenyum malu ditatap seperti itu ini pertama kali nya lexa masuk perusahaan suaminya dan ditatap aneh " jaga mata kalian dan lanjutkan berkerja an kalian semua" ucap Devan tahu bahwa gadis kecilnya merasa risih dipandang para bawahannya,sesampainya diruang Devan menyuruh lexa duduk disofa dekat cendela yang menampakan pusat kota dan gedung pencakar langit " kak mending kita makan dulu keburu diingin nanti malah gak enak " ucap lexa yang membuka makanan yang dibeli Devan tadi " Iyya " ucap Devan singkat lexa melihat menu makanannya " kenapa, gak suka maaf aku tidak tau seleramu " ucap Devan mengelus rambut panjang lexa " hmm enggak KK kak aku suka ini juga makanan favorit ku " ucap lexa tersenyum kearah Devan dan dibalas senyuman manis Devan yang jarang orang ketahui mereka langsung menyantap makanannya dengan hikmat tanpa suara setelah makan Devan melanjutkan pekerjaan nya dan lexa hanya duduk anteng membalas chat Vania yang sedang menggodanya

__ADS_1


Tanpa sadar mereka sudah 2 jam lebih berada diruang Devan tanpa mengobrol karena sibuk dengan dunianya sendiri, tiba - tiba ada yang membuka pintu ruang Devan tanpa mengetuknya dan membuat kedua orang tersebut menoleh bersamaan " Dev aku merindukan mu " ucap seorang wanita menggunakan pakaian minim dan sexy menuju arah Devan lexa hanya memperhatikan gerak gerik wanita itu yang mendekati Devan tanpa melihat ada orang yang duduk disofa ruangan kerja Devan

__ADS_1


Leona angreini wanita cantik nan centil yang sejak lama menyukai Devan tapi sayangnya Devan selalu mengabaikannya bahkan dia sangat benci dengan perempuan itu Leona terus melangkah kearah Devan tiba didepan Devan dia duduk tepat dihadapan meja Devan sadar ada yang memperhatikan nya segera menoleh kearah lexa disempat terkejut dan mengeyit heran " Dev siapa dia apa dia adik mu setahu ku kau tak memiliki saudara" ucap Leona dengan suara manja yang dibuat buat " hmm dia istriku " ucap Devan acuh kepada Leona dan memilih menatap lexa " hahaha kau bohongkan mana mungki kau menikahi gadis SMA aku tau seleramu Dev " ucap Leona percaya diri " terserah kalo kau tidak percaya " ucap Devan berdiri dari duduknya menghampiri lexa " Dev aku tidak ikhlas kau menikahi gadis itu " ucap Leona marah menatap tajam kearah lexa bukan malah takut lexa malah menunjukan wajah menatang dan terkesan sinis " hai kak kenalkan nama ku Alexa istri dari kak Devan " ucap lexa tersenyum devil " dasar jal*Ng berani sekali kau dekati devanku " ucap Leona dengan wajah merah nya menahan kekesalan dan juga amarah tidak terima melihat lelaki yang sejak lama diincar sudah menikah " jaga ucapan mu Leona dia istriku lebih baik kau keluar dari ruangku " ucap Devan marah menatap Leona tajam " kau ingat Devan aku akan membuat kau petekuk lutut padaku dan perempuan itu akan tau akibatnya camkan itu " ucap leona mengancam dan meninggalkan ruangan Devan lexa menghela nafas kasar menatap tajam Devan " apa Kakak punya hubungan dengan dia " ucap lexa " tidak aku tidak pernah berhubungan dengan siapapun kecuali kamu " ucap Devan menatap lexa menyakinkan bahwa dia tidak pernah berhubungan dengan wanita manapun lexa menatap mata Devan mencari kebohongan tapi tidak ada tanda kebohongan dalam matanya " aku percaya padamu kak " ucap lexa tersenyum kearah Devan dan dibalas senyuman juga oleh Devan " yaudah kita pulang yuk " ucap Devan berdiri dari duduknya dan menarik tangan lexa pelan " memang kerjaan kakak sudah selesai" ucap lexa merasa tidak enak jika pekerjaan Devan belum selesai " sudah yuk " ucap Devan mengadeng tangan lexa erat dan menuju kebawah dimana mobilnya saat ini terpakir di halam kantor dan menuju pulang karna waktu sudah menunjukan jam pulang

__ADS_1


__ADS_2