MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
09.


__ADS_3

Lexa sudah diperbolehkan pulang oleh dokter keadaan nya mulai membaik tapi dokter menyarankan agar lexa beristirahat dahulu dan tidak boleh melakukan aktivitas yang terlalu berat " hmm kak aku bosen nih dikamar terus " ucap lexa cemberut pasalnya dia dikurung didalam kamar tidak boleh keluar sama sekali " terus maunya apa " ucap Devan duduk disofa didalam kamar sambil bekerja lexa turun dari ranjang menuju kearah Devan dan duduk dipangkuannya " kita jalan jalan yuk kak " ucap lexa merayu Devan dengan tatapan manjanya Devan diam menetralkan dirinya agar tidak terbawa nafsu dan pada akhirnya mengukung lexa dibawahnya membuat lexa melayang menyebut namanya Devan dengan sekuat tenaga menahan itu semua dia tau saat ini lexa belum bisa melayaninya dirajang " enggak kamu harus banyak istirahat sayang " ucap Devan memberikan pengertian kepada lexa,lexa mendengar penuturan Devan segera bangkit dan kembali ke tempat tidur dia merasa kesal pada Devan padahal dia hanya meminta jalan-jalan bukan berkebun Devan yang mengatahui istrinya ngambek hanya menghela nafas kasar tiba-tiba dia mendengar suara isakan lexa yang membuat dia kalang kabut Devan segera menghampiri lexa " sayang apa yang sakit apa perutmu sakit lagi aku akan telfon viono menyuruhnya kemari " ucap Devan panik " tidak perlu aku tidak apa-apa" ucap lexa ketus kepada Devan dan membelakanginya " sayang tolong mengertilah aku tidak mau kamu kenapa-kenapa" ucap Devan mengacak Rambutnya serba salah " terserah aku mau tidur " ucap lexa dingin dan memejamkan matanya tidak memperdulikan Devan yang terus merayunya " baiklah selamat beristirahat" ucap Devan menyerah dan mengecup pelipis lexa kembali kearah sofa mengerjakan tugas kantor yang menumpuk ' dasar tidak peka ' batin lexa yang terus memejamkan matanya agar cepat tidur karena merasa jengkel kepada suaminya

__ADS_1


******

__ADS_1


Malam harinya lexa terus mendiami Devan sejak tadi Devan terus memperhatikan lexa yang berdiri di balkon menampilkan beberapa rumah mewah ditemani kerlap Kerlip lampu serta bintang diawan yang gelap Devan bingung bagaimana membujuk lexa sejak tadi sudah berusaha merayu bahkan menggombalinya tapi tetap tidak mempan hingga mamah dan papah nya dibuat heran karena putranya uring uringan sejak tadi dan ditanya jawabanya tetap sama yaitu tidak apa-apa lexa sadar sejak tadi suaminya memperhatikan dirinya tapi dia acuhkan dan masih merasa kesal Devan yang sudah tidak tahan akhirnya menghampiri lexa dan memeluknya dari belakang " sayang maaf kalo kakak punya salah " ucap Devan dibelakang telinga lexa membuat bulukunya meremang dan ada desiran aneh dalam tubuhnya " hmm" guman lexa acuh Devan membalik tubuh lexa menghadapnya dan segera melahap bibir sexy lexa yang merah muda Devan melepaskan tautannya menatap lexa dalam " aku mencintaimu lexa sangat sangat mencintaimu" ungkapan Devan yang membuat lexa bingung dan bimbang dia senang tapi bingung harus membalas bagaimana " aku tidak memaksa tentang jawabanmu lexa tapi aku hanya menegaskan bahwa aku mencintaimu" ucap Devan lagi menyatukan hidungnya dengan hidung lexa " aku juga mencintaimu kak " ungkapan lexa membuat Devan bahagia Devan merengkuh leher lexa dan menyatukan bibir mereka Devan terus berjalan menuju kamarnya menutup pintu balkon dan terus berjalan kearah rajang tanpa melepaskan panggutanya pada lexa den membaringkan lexa secara perlahan diatas tempat tidur mereka melakukan lagi malam panjang yang menyenangkan suara Des*han yang saling bersautan dan malam yang begitu indah dengan ucapan cinta mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2