MAHABBAH CINTA GADIS SMA

MAHABBAH CINTA GADIS SMA
06.


__ADS_3

"Apa maksudnya kakak menyuruhku untuk meninggalka kak Devan " ucap lexa marah yang saat ini berada di kediaman orang tuanya " kakak hanya tidak mau menanggung malu kamu masih SMA jadi kamu bisa mendapatkan lelaki yang lebih dari Dev dek kakak mohon " ucap Karin terbata " kakak gila aku sudah berkorban untuk masa remajaku dan menikah dengan kak Devan kakak seenaknya saja memintaku meninggalkan kak Dev dan menyerahkan kepada kakak apa kakak tidak memikirkan perasaanku dan juga kak Dev kak" ucap lexa mengepalkan tangannya menahan amarahnya " kamu masih bisa sekolah dan meraih cita-cita mu kalau kamu melepaskan Dev lexa tapi kakak tidak,kakak juga tidak mau diangap wanita murahan karena kakak hamil diluar nikah " ucap Karin pelan dan dengan penuh ke egois annya " itu kesalahan kamu sendiri karin kenapa harus aku yang menanggungnya dan kenapa harus aku yang menikahi mu " ucap Devan menimpali ucap Karin yang sejak tadi hanya diam menahan amarahnya " Dev aku mohon ceraikan lexa dan menikahlah dengan ku " ucap Karin sambil menangis " tidak aku tidak akan menceraikan istriku, kau sendiri yang pergi dan memilih pacarmu itu dan sekarang kau memintaku untuk menceraikan lexa itu tidak akan pernah terjadi " ucap Devan menatap tajam Karin enak saja dia mengagap pernikahan hanya sebuah mainan dan menyuruh menceraikan lexa yang saat ini sudah mengisi hatinya " jangan egois Dev kalau kamu lupa seharusnya aku yang jadi istri mu bukan dia " ucap Karin marah dan menunjuk kearah lexa adiknya " cukup Karin kamu sendiri yang kabur dari pernikahan itu dan jangan salahkan adikmu karena dia berkorban banyak untuk keluarga ini " ucap sang ayah yang tidak terima putri keduanya disalahkan atas apa yang Karin alami " kenapa ayah selalu membelanya ayah selalu membanggakan lexa Kenapa yah kenapa " ucap Karin histeris diperlukan sang Budha yang sejak tadi hanya diam sang bundha juga kecewa atas permintaan Karin yang ingin adiknya mengorbankan rumah tangganya demi dirinya dan tidak memikirkan perasaan sang adik yang rela meninggalkan masa remajanya hanya untuk menjadi istri Devan"apa kamu tidak sadar atas perbuatan mu Karin dan apa kamu juga tidak memikirkan jika adikmu bercerai dia akan menjadi bulan bulanan orang yang sudah janda diusia yang masih muda" ucap ayah dingin " tapi lexa masih bisa mencari lelaki lain ayah dia bisa mewujudkan impian nya dan lepas dari pernikahan ini " ucap Karin yang masih saja egois " cukup aku muak dengan semua ini kakak selalu ingin mendapatkan apa yang kakak mau sudah aku pertegas aku tidak akan bercerai dengan kak Devan dan begitupun sebaliknya dan ingat kak apa yang kakak perbuat itu salah kakak sendiri yang selalu egois mementingkan diri kakak sendiri " ucap lexa akhirnya berdiri dari duduknya dan berpamitan kepada kedua orang tuanya Devan mengikuti langkah lexa menuju arah mobil Devan tau bahwa istrinya saat ini sangat terluka atas berbuatan sang kakak mereka memutuskan kembali kerumah dan tidak jadi menginap lexa ingin menenangkan diri untuk sementara dan memberikan waktu agar sang kakak mengerti bahwa perbuatannya itu salah disepajang perjalan lexa hanya diam menatap kearah cendela menampilkan suasana luar yang ramai tapi tatapan lexa kosong memikirkan semua masalah hidupnya yang harus berkorban untuk keluarganya dan harus menikah diusia yang masih remaja apalagi dia juga belum lulus sekolah Devan hanya diam dan sesekali menoleh menatap lexa dia tahu istri kecilnya sedang risau dan terluka atas perkataan sang kakak yang menurutnya gila.


__ADS_2