Marriage With My Badboy

Marriage With My Badboy
Gagal


__ADS_3

Hari ini Arisha sudah siap dengan style casualnya,clana jeans panjang,sweater panjang dan sneakers hitam putihnya,dia menuruni tangga dengan membawa kertas ditangan kirinya serta tas slempang kecil yang menyampir dibahunya


"Pagi mama,maaf Arisha gak bantuin"ucap Arisha setelah tiba didapur


"Pagi sayang,emang kamu mau kemana kok udah rapi gini"tanya mama


"Mau ngerjain tugas maa"jawab Arisha lalu mengambil dua lembar roti tawar lalu dia beri selai kacang


"Kok cuma roti,buru buru ya"tanya papa yang sudah berada disamping Arisha


"Iya pa,Arisha mau ngerjain tugas"jawabnya sambil memakan roti


"Kamu mau ke jalan Cempaka?,itukan tempatnya rame,sama siapa?"tanya papa setelah membaca kertas Arisha


"Sama temen pa,yaudah Arisha berangkat dulu ya"ucapnya menyalimi Papa dan Mamanya


"Hati hati sayang"ucap Mamanya


"Oiya abang mana ma,Arisha minta anterin abang aja biar cepet nyampe"ucap Arisha


"Abang kamu capek,sibuk sama persiapan acara tunangannya minggu depan,minta antar adik kamu aja"jawab Papa


"Mau kemana pa"tanya Arsen menuruni tangga


"Anterin kakak kamu,ke jalan cempaka"ucap Papa


"Sarapan dulu ya kak"


"Gak keburu Sen,nanti aja ya"jawab Arisha


Arsen hanya menghela nafas lalu mengambil kunci mobil

__ADS_1


.


.


.


Tiba dijalan Cempaka,Arisha langsung turun dari mobil lalu memutar menuju pintu kemudi


"Sen nanti kamu jemput bisa kan?"tanyanya


"Kalo siang sekitar jam 1atau2 aku gak bisa kak emang jam berapa"jawab Arsen


"Emm gak tau sih sampe jam berapa yaudah nanti aku pesen taksi aja"


"Oke ,hati hati ya kak,telfon Arsen kalo ada apa apa"ucap Arsen


"Siyap sayang"ucap Arisha setelah itu mobil Arsen pergi,Arisha mencari tempat duduk,disana lumayan ramai,dia mencari nomor telepon Kenan digrup kelas,setelah mendapatkan dia mencoba menelfon namun tidak ada jawaban,hingga beberapa kali


Kenan dan teman segengnya sedang berkumpul,mereka membahas tentang komplotan begal yang mulai mengemparkan masyarakat,mereka menyusun strategi untuk menangkap begal tersebut


Cukup lama mereka membahas hal itu,dan tentunya mereka merasa bosan,hingga Yasya bersuara


"Jalan kuy,cari makan"


"Otak isinya makan doang"ucap Rega salah satu anggota geng Wolfer


"Emang lu gak laper apa dari tadi ngomong mulu"jawab Yasya


"Hehe iya juga sih,keman nih"ucap Rega


"Ke jalan Cempaka aja gimana,pengen jajan gue"usul Yasya

__ADS_1


"Jangan! ada ribut disana,nih temen gue kasi info"sahut salah satu anggota Wolfer bernama Bimo sambil menunjukkan gambar di Hpnya


Kenan yang tadinya rebahan mendengarkan obrolan temannya kini dia bangkit duduk,dia baru ingat,Arisha menunggunya dijalan Cempaka,dan sekarang disana sedang ada ribut


"Yan,pinjem kunci mobil cepet"ucap Kenan kepada Bian,Bian langsung memberikan kunci mobilnya


"Mau kemana?"tanyanya


"Penting"jawab Kenan berlari menuju mobil Bian


Kenan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju jalan Cempaka,saat lampu merah dia membuak ponselnya,dan dia menemukan sederet panggilan tak terjawab dari nomor yang tak diketahui,setelah melihat kontaknya dia tahu bahwa yang menghubunginya adalah Arisha


Saat tiba di jalan Cempaka keributan belum selesai entah apa yang memicu terjadinya keributan ini,dia hanya fokus mencari wanita yang telah menunggunya dari tadi,dia meraih Hpnya dan menghubungi Arisha


"Halo Arisha lo dimana"tanya Kenan setelah sambungan terhubung


"Halo ken,lo dimana sih,gue tungguin dari tadi"ucap Arisha dengan suara sedikit bergetar


"Sekarang posisi lo dimana gue udah nyampe"


"gue sembunyi distand jualan permen kapas,yang bannernya Upin Ipin,cepetan kesini gue takut"


Kenan langsung mematikan sambungan teleponnya dan mencari stand yang dimaksud Arisha,dan ketemu namun didepan stand itu ada seorang pemuda yang membawa kayu bersiap untuk mengobrak abrik tempat penjualan permen kapas itu


Kenan segera berlari,lalu menendang pemuda tadi dan menarik Arisha ketempat ia memarkirkan mobil,nafas keduanya terengah engah


"lo tu **** apa gimana sih,udah tau ada ribut masih aja disini"ucap Kenan


"lo tu bisanya cuma nyalahin aja,gimana sama lo?,janjian jam 10 dan lo dateng jam berapa? hampir jam 12,siapa yang **** lo atau gue"jawab Arisha dengan mata berkaca kaca menatap kenan,dia tidak menyangka,dia sudah menunggu lama tetapi malah dikata ****,dia kesal lalu pergi


"mau kemana lo"teriak Kenan,Arisha tak mengubris,tujuannya sekarang adalah rumah,dan tepat ada taksi yang melintas,dia langsung menghentikan taksi itu lalu pergi menuju rumahnya

__ADS_1


Kenan hanya memandang kepergian taksi itu,inilah yang dia benci terhadap perempuan,menurutnya perempuan hanya merepotakan dan ribet,lalu dia masuk kemobil dan kembali menyusul teman temannya


__ADS_2