
Saat ini Arisha,Kenan,Martha dan Demian menuju rumah yang di siapkan Bayu untuk Arisha dan Kenan
selama dimobil tak banyak pembicaraan,
hingga tiba disebuah rumah minimalis berlantai dua,perpaduan antara warna putih dengan hiasan kayu terlihat menawan,mobil yang mereka tumpangi berhenti,Arisha melebarkan pandangannya,dia takjub dengan bangunan didepannya,"Kenan ini kuncinya,kalian langsung masuk aja, papa sama mama gak bisa temenin kalian"ucap Martha sambil menyerahkan kunci rumah
"loh maa,kalian gak nginep disini emang"tanya Arisha
"ya enggak lah sayang,ini kan rumah kalian berdua,yaudah kita pamit dulu,kalian harus akur,Arisha nurut sama suami,Kenan harus jagain Arisha,yaudah Assalamualaikum "ucap Demian
Setelah kenan membuka pintu,Arisha langsung berhambur masuk kedalam,dia menyapukan pandangannya,benar benar rumah yang bagus menurutnya,dia melangkah menjelajahi setiap sudut ruangan yang ada,dapur dengan peralatan yang lengkap bahkan kulkasnya terisi dengan berbagai bahan makanan dan buah
Namun yang membuatnya heran disana hanya ada satu kamar yang tertata rapi bajunya dan baju Kenan sudah berada dilemari,sedangkan dua kamar yang lainnya sangat kotor bekas cat dan berantakan,ia menuruni tangga mencari Kenan,"Ken kok kamarnya yang bisa dipakai cuma satu sih"ucapnya lalu mendekat kearah Kenan yang sedang rebahan disofa ruang tamu
"Mana gua tau" jawab Kenan
"trus tidurnya gimana,lo berilsihin gih kamar sebelah"suruh Arisha
"ogah,lo aja yang bersihin"jawab Kenan
__ADS_1
"gak mau,kamar gue yang kanan,lo yang kiri dan lo harus bersihin sendiri"ucap Arisha lalu menaiki tangga menuju kamarya,setelah berada diatas tangga dia berteriak"Ken jangan lupa sholat duhur",Kenan hanya mengedihkan bahu dan memejamkan matanya
Setelah sholat Arisha merebahkan tubuhnya,dia ingin tidur sebentar untuk menghilangkan rasa capeknya,namun baru saja memejamkan mata , dirinya terganggu dengan ketukan pintu,"Gue mau mandi"teriak Kenan dari luar,Arisha dengan malas membuka pintu,"mandi dikamar sebelah aja sihh"ucapnya kesal,"semua baju gue gak ada,dan Air nya juga gak ada"ucap Kenan nyelonong kedalam tanpa menghiraukan ocehan Arisha,dia mengambil pakaian dan mandi
Arisha menghela nafas lalu melanjutkan niatnya untuk tidur
Kenan keluar dari kamar mandi dan mendapati Arisha yang sudah terlelap,dia segera turun dan merebahkan badannya disofa sambil memainkan game dihpnya,
dua jam berlalu dan Arisha masih terlelap,selama itu juga Kenan bermain dengan ponselnya,perutnya yang sudah minta diisi membuat aktivitas ngegamenya dihentikan,ia menaiki tangga untuk meminta Arisha memasak
"Arr,bangun woyy"ucap Kenan,namun tak ada sahutan,"Arisha bangun,masak gih laper gue"ucapnya lagi seraya menarik selimut yang dipakai Arisha,
"masak sono laper gue,lagian ini udah sore juga"ucap Kenan ,Arisha mengambil hpnya diatas meja,"Kenan kok gak bangunin dari tadi,gue kan belum sholat"ucap Arisha kesal lalu buru buru dia menuju kamar mandi,Kenan hanya acuh lalu kembali kebawah
Arisha menuruni tangga menuju dapur,dia akan memasak,dia tidak ingin menjadi istri durhaka,meskipun pernikahan ini tidak mereka inginkan,Kenan teraplah suami sahnya dimata hukum maupun agama,sebelumnya mamanya banyak memberi wejangan tentang bagaimana kewajiban Arisha yang harus mengurus suaminya
Arisha mengambil beras,sayuran dan beberapa potong ayam,dia akan membuat Sop Ayam,Arisha sering membantu mamanya memasak jadi dia mengerti sedikit tentang bumbu bumbu dapur
.
__ADS_1
.
.
"Kenan udah nih"teriak Arisha dari dapur,tak lama Kenan datang langsung mengambil piring,dia makan dengan lahap
"enak kan masakan gue"tanya Arisha pd dengan alis dinaik turunkan,
"biasa aja"jawab Kenan,sebenarnya dia sangat ingin memuji masakan tersebut,tapi niatnya ia urungkan karena terlalu gengsi
"yaudah besok masak sendiri aja"ucap Arisha kesal
.
.
.
Tinggalkan Like & Komen๐๐๐
__ADS_1