
Setelah turun dari taksi Arisha bergegas menuju rumahnya,jaraknya memang tidak terlalu jauh sehingga hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja
"Assalamualaikum "ucapnya seraya masuk kedalam rumah,dia berjalan melewati ruang tamu menuju kamarnya
Dilihatnya Kenan duduk disofa ruang tengah sambil menonton tayangan sepak bola tanpa menghiraukan kedatangan Arisha , "kalo ada yang salam dijawab napa"ucap Arisha diujung tangga bawah
"Waalaikumsalam "ucap Kenan singkat tanpa mengalihkan pandangan, Arisha hanya acuh lalu menuju kamarnya
***
Saat makan malam tiba,Arisha segera memanggil Kenan karena masakannya sudah matang,dia menaiki tangga menuju kamar Kenan
"Ken ma....haaaaaaaa"teriaknya setelah menyembulkan kepalanya kedalam kamar Kenan,saat itu Kenan sedang berganti pakaian,untung saja dia sudah memakai celana,Arisha langsung kembali keluar dengan rasa malu,'ceroboh banget sih gue'batinnya,
Kenan keluar dari kamar setelah memakai pakaian yang lengkap ,Arisha masih berada didepan pintu kamarnya, "ngapa lo"tanyanya dingin
"e e ehh itu Makannya udah siap"ucap Arisha gugup, dia sangat malu karena hal tadi,dia langsung turun setelah mengatakan hal itu
Kenan yang memerhatikan tingkah Arisha menarik sudut bibirnya, 'lucu juga'gumannya pelan
Tak lama Kenan datang,dia langsung mengambil makan,dan makan dengan diam
"Ken,kenapan basketnya gak dilatih sama anak cowo?"tanya Arisha memecah keheningan, sebelum Kenan menjawab Arisha melanjutkan ucapannya
"Tapi gak papa sih kalo ada pelatihnya,yang cowo bisa maksimal juga latihan sendiri "
Kenan yang semula diam kini merasa sebal
"Iya sekalian caper sama pelatihnya"ucap Kenan sinis
"Hahh,emang ada yang caper ya sama kak Pandu"tanya Arisha polos, 'oo namanya pandu'batin Kenan
"Ck,akrab banget ya,pulang dianterin, manggil nya kakak,pepet terus"jawab Kenan disertai kekehan sinis,
__ADS_1
Kenan sempat keluar tadi,rencananya mencari camilan, tetapi melihat Arisha turun dari mobil,dan ternyata mobil milik pelatih basket itu,dia mengurungkan niatnya lalu kembalu pulang
Arisha menyengritkan kening,dia belum faham dengan ucapan Kenan
Kenan tak menyadari apa yang diucapkannya, 'dihh ngomong apa sih gue'batinnya
"Yang lo maksud siapa sih Ken,gue?"tanya Arisha menunjuk dirinya
"Bodo"ucap Kenan meninggalkan meja makan
"Tumben lo makan sedikit"tanya Arisha
"gak nafsu"ucapnya singkat
***
Arisha menyusul Kenan yang berada diruang tengah,dia ikut duduk disofa namun jaraknya berjauhan
Tak lama ponsel Arisha berdering menandakan ada yang menelfon,nomornya tidak dikenal
"......."
"Ohh kak pandu,ada apa kak",Kenan yang mendengarnya mengepalkan tangannya
"........"
"Alhamdulilah udah gak sakit kok"
"........."
"Emmm besok ya, nanti aku hubungin lagi deh kak,aku mau izin dulu sama orang tua aku"
"........."
__ADS_1
"Oke kak,waalaikumsalam "ucap Arisha mematikan telepon, lalu menatap Kenan,dia ingin meminta izin,bagaimanapun juga dia adalah suaminya
"Ken besok aku latihat basket ya,pulang sekolah"
"Gak usah"jawab Kenan ketus
"Kenapa"tanya Arisha murung
"Kaki lo emang udah sembuh?"
"Udah kok,udah biasa juga,kan dari tadi juga udah bisa masak"
"Terserah"jawab Kenan
"Makasih,gue bilang kak Pandu dulu kalo gitu"ucap Arisha senang,Kenan mendengar itu langsung meletakkan remot tv dengan kasar lalu beranjak menuju kamarnya,Arisha heran namun beberapa menit kemudian Kenan turun dengan jaket dan celana jeans panjangnya,hal itu menambah keheranann Arisha
"Mau kemana"tanya Arisha
"Main"jawab Kenan singkat
***
Waktu sudah menunjukkan pukul 11malam namun Kenan belum juga kembali,Arisha yang merasa haus,turun untuk mengambil minum,dilihatnya pintu kamar Kenan yang terbuka,setelah dia lihat ternyata Kenan tidak ada
"Jam segini kok belum pulang sihh"ucapnya lalu menuju dapur,
Setelah meletakkan jelasnya dia mendengar suara pintu terbuka ,dia bergegas memastikan bahwa itu Kenan
.
.
.
__ADS_1
.
Tinggalkan Like dan Komennya👍👍👍