Marriage With My Badboy

Marriage With My Badboy
H-1


__ADS_3

Budayakan like sebelum baca yupss😊👌


Arisha menatap kosong langit langit kamarnya,meratapi garis takdir yang sudah menjadi kehendak tuhan,ingin mundur tetapi percuma,jika untuk  maju seperti hanya sia sia nantinya,hari ini dirinya izin untuk tidak bersekolah sampai lusa,begitupun dengan Kenan yang besok akan menjadi suaminya


Terasa seperti mimpi buruk yang direncanakan


Hari ini sehari sebelum acara pernikahan,yang akan dilaksanakan dilaksanakan dikediaman nenek Kenan,semua sibuk mempersiapkan segala hal,bersamaan dengan beberapa orang suruhan Demian untuk mengirim barang barang milik Arisha kerumah yang diberikan oleh Bayu papanya Kenan


Arisha hanya berdiam diri dikamar,dia hanya ditugaskan untuk istirahat,semua pekerjaan dilakukan oleh Martha,Marwa dan pembantu disana


---


Begitupun dengan Kenan,dirinya berdiri dibalkon kamarnya,lengannya bertumpu pada pembatas balkon,memandang kosong kearah taman,sesekali tangannya mengacak rambut frustasi


Dia berjalan menuju kamarnya,mengambil sebatang rokok dan juga korek api,lalu kembali kebalkon


Dia menyesap benda yang terselip diantara jari telunjuk dan jari tengahnya,menghembuskan nafas seakan mewakili semua beban yang memutar dikepalanya,kegiatannya terhenti saat ketukan pintu berasal dari pintu kamarnya


"Ken mama masuk" selanjutnya nampak sosok Widya dengan pakaian rapinya,Kenan segera membuang putung rokoknya yang baru terbakar seperempat


"Kenapa ma"tanya Kenan setelah masuk kamarnya


"Kenapa kamu bilang?,ini udah jam berapa kamu masih kayak gini,cepet mandi,kita berangkat 30 menit lagi"jawab Widya dengan suara tinggi


"Iya iya,gak usah marah-marah nanti cepet tua"goda Kenan lalu bergegas membersihkan dirinya dikamar mandi,Widya hanya mengelengkan kepala,dia tahu putranya baru saja merokok


Dikediaman Nenek Kenan


Keluarga Kenan dan Arisha tiba bersama,tak banyak yang hadir dalam acara sakral besok,hanya Keluarga Arisha,Keluarga Kenan dan saudara-saudara Bayu yang ada disana


Didepan pintu,berdiri seorang perempuan lanjut usia,ditandai dengan rambutnya yang sudah memutih,dia nampak menunggu kehadiran kedua keluarga itu


"Ayo cepat masuk,aku sudah lama disini"teriaknya sambil melambaikan tangan,semua tersenyum melihat penyambutan dari nenek Kenan


"Assalamualaikum ma,mama tidak perlu menunggu diluar,disini sangat dingin"ucap Widya sambil menyalami mertuanya,namun tak diubris

__ADS_1


"Mana cucuku yang baru,aku ingin melihatnya"jawabnya cepat


"Dia sedang mengambil sesuatu yang tertinggal dimobil"jawab Martha tersenyum


"Yasudah,kalian semua masuk,aku ingin menunggu cucuku"suruhnya sambil mengibaskan tangan seperti mengusir,semua hanya melongo melihat keantusiasan wanita itu


"Kenan,temani nenek disini"lanjutnya lagi,Kenan yang semula sudah ancang-ancang untuk masuk terpaksa terhenti,


"Assalamualaikum nek"sapa Arisha setelah dari mobilnya


"Waalaikumsalam,ini cucuku?,cantik sekali"puji nenek


"Nenek juga cantik"jawab Arisha tersenyum tulus


"Nek ayo masuk,disini sangat dingin"ajak Kenan,lalu mereka masuk kerumah


Nenek Kenan selalu menempel kepada Arisha,dia nyaman dengannya,mereka mengobrol banyak ,sampai sampai keluarga Kenan dan Martha diacuhkan


"Maa,apa mama tidak rindu dengan kami"tanya Bayu,mereka berkumpul diruang keluarga kecuali Kenan,dirinya sudah berada dialam mimpi sejak tadi


"Maa,biarkan Arisha istirahat,besok dia akan menikah,jangan sampai kelelahan"ucap Widya lembut


"Yasudah lah,kamu istirahat saja,mereka cemburu dengan kamu,kamu naik saja kamarmu yang itu disebelah kamar Kenan"ucap Nenek Kenan pada Arisha sambil menunjuk kamar


"Baik nek,semua Arisha permisi dulu"ucap Arisha lalu menuju kamarnya


---


Saat ini semua keluarga berkumpul dimeja makan untuk makan malam,disana sekitar dua belas orang dari dua keluarga dan saudara Bayu,rumah ini sangat besar,karena biasa digunakan untuk kumpul keluarga


"Devano kapan kemari"tanya Nenek


"Besok pagi ma,dia hanya izin dua hari saja"jawab Bayu


"Kenapa tidak ikut sekalian saja?"tanya Nenek

__ADS_1


"Dia sibuk les,sebentar lagi dia ujian"jawab Bayu,dari tadi dia ingin menyuap makanan tertunda karena menjawab pertanyaan ibunya


"baiklah,lanjutkan makan kalian,kalau sudah selesai aku ingin bicara dengan Arisha dan Kenan"ucapnya


---


Saat ini Arisha,Kenan dan Nenek berada dikamar Nenek,Arisha dan Kenan duduk disofa sedangkan Nenek duduk dikursi yang berhadapan dengan mereka


"Kalian tidak keberatan kan dengan semua ini?"tanya Nenek tiba-tiba


Deg!


Deg!


"Ehh,Nenek bicara apa,kami menerima semua ini kok,iya kan Ken"jawab Arisha menahan kegugupan dengan tersenyum


"Iya nek,kami menerima"ucap Kenan lalu merangkul pundak Arisha,untuk yang kedua kalinya Kenan melakukan hal ini dan itu juga membuat jantung Arisha berdetak cepat


Lalu Nenek mengambil sesuatu didalam lacinya,dan menyerahkan kepada Kenan,Kenan meberima dan melihat benda itu


"Kalung?"ucap Kenan


"Itu kalung pemberian kakek kamu dulu,nenek ingin membeikan kepada kamu untuk orang yang kamu sayang"jawab Nenek tersenyum


Kenan hanya mematung ditempatnya,"ayo pakaikan"suruh Nenek,perlahan tangan Kenan terulur memakaikan kalung itu kepada Arisha


"Berjanjilah kalian tidak akan pernah berpisah,dan kalung itu juga simbol cinta Kakek dan Nenek"ucap Nenek membuat Arisha dan Kenan terkejut,berikutnya hanya ada keheningan diantara mereka,semua beradu pada pikiran mereka masing-masing


"Kalian tidak keberatan kan"ucap Nenek membuyarkan lamunan,


Kenan mengusir rasa aneh pada dirinya,"Kenan janji nek"ucapnya,Arisha semakin dibuat kaget dengan ucapan Kenan


"Yasudah,Nenek merasa lega sekarang,kalian segera istirahat,besok adalah hari bahagia kalian"ucap Nenek


Lalu mereka kembali kekamar masing-masing tanpa sepatah katapun

__ADS_1


Like dan Komen😊👍


__ADS_2