
Don't forget to 👇
LIKE,KOMEN,VOTE and SHARE
Happy reading
...
Senin pagi
Arisha disibukkan dengan kegiatannya, sungguh banyak perubahan yang ia alami sejak berstatus menjadi istri
Mulai pukul 3 pagi dirinya sudah bangun,menyiapkan sarapan,setelah itu membangunkan manusia kebo yang menjadi suaminya itu
Kenan yang dulunya menunda bahkan sering meninggalkan sholatnya kini mulai berubah ,selain karena Arisha (alarm hidupnya hehe😅),dirinya pun juga sadar akan kewajibannya
"Mobil lo kan masih dirumah papa,berangkat naik apa?"tanya Kenan sambil menikmati sarapannya bersama Arisha
"Taksi"
"Ooh"
...
Setelah mengunci rumahnya Kenan melihat Arisha yang sedang menunggu taksi dedepan pagar lalu menghampirinya
"Mana taksi lo?"
"Gak tau,dari tadi gak dateng-dateng"
Kling
"Yahh,mobilnya mogok dijalan"ucap Arisha setelah membaca pesan dari driver taksi yang ia pesan
"Nih pake mobil gue aja"Kenan menyodorkan kunci mobilnya
"Lahh,lo pake apa ?"
"Motor kan ada"
"Nanti kalo ada anak yang curiga gimana dong"
"Ck ngomong mulu sih,tinggal berangkat juga,telat baru tau rasa lo"
"Iya deh iya" lalu merka menuju garasi Kenan yang sudah nangkring diatas motornya bersiap memakai helm namun Arisha menghampirinya
"Apaan lagi sih"ucapnya Kesal
"Sensi amat bang,PMS yaa haha"
"Udah buru"
"Emm makasih yaa,baru tau gue kalo lo bisa baik juga"ucap Arisha nyengir
"Muji apa hina nihh"
"Dua duanya"
"Dasar,sini deketan"suruh Kenan
"Ngapain"Arisha tetap menurut,lalu Kenan mengangkat tangannya didepan wajah Arisha
Arisha yang belum faham juga masih diam sambil menatap Kenan heran
"Ck,gimana sih istri macam apa loo"ucap Kenan lalu menarik tangan Arisha untuk berjabat dan menempelkan tangannya ke kening Arisha
"Hehe lo gak ngomong sih mana paham juga"ucap Arisha
"Udah sono pergi"
Disekolah
Tiba disekolah Arisha turun dari mobil Kenan,dengan perasaan yang sedikit takut,saat akan berlari kekelasnya tak sengaja dirinya menabrak seseorang
"Aduhh,maaf maaf"ucap Arisha mengusap jidatnya
"Lain kali hati-hati, ngapain juga lari-lari"
"Ehh kak Vano,hehe "
"Kenan mana,gak barengan kalian"
"Yaa engak lah kak,gimana kata anak-anak kalo kita barengan"
"Ooh,lo bahagia gak sih sama dia"tanya Vano merubah wajahnya dengan wajah serius
"Ee ehh,kok tanya gitu"jujur saja Arisha bingung akan menjawab apa
"Yahh yang gue tau Kenan itu anaknya susah diatur,suka kelayapan,keluar malem,emang lo gak keberatan?,emang dia sayang sama lo?"
Deg
"Eee,gimana ya kak,kita juga baru kenal,tapi kalo kita sering bersama pasti lama-lama juga saling mencintai "setelah mengucapkan itu Arisha merutuki dirinya sendiri
"Hmm,semoga lo bahagia sama dia,kalo sampe dia nyakitin,lo gak usah sungkan bilang ke gue,gue selalu ada buat lo"
"Ehh iya kak makasih "
Kenan datang dengan motor kesayangannya, "padahal berangkat bareng,pakek ngelayap kemana tuh anak"batin Arisha
"Tuhh yang diomongin nonggol,lo masuk sana kayaknya tadi buru-buru "
__ADS_1
"Ehh iya kak ,duluan yaa"
Setelah kepergian Arisha, Vano menghampiri Kenan
"Istirahat pertama gue mau ngomong sebentar"ucapnya
"Tumben mau ngomong sama gue"ucap Kenan dengan senyum sinisnya
"Gue tunggu di rooftop "
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Disinilah dua pemuda berdiri dengan pandangan sama-sama lurus kedepan kedua lengannya bertumpu pada pembatas
"Mau ngomong Apa lo,kalo gak guna mending gue balik"ucap Kenan yang bersiap pergi,karena sedari tadi Vano hanya diam,mungkin memikirkan apa yang akan dia ucapkan kepada adiknya itu
"Tunggu dulu,gue mau tanya"
"Ck,ribet banget lo,buruan"
"Lo gimana sama Arisha "kini tatapan Vano beralih kearah Kenan
"Biasa aja tuh"jawabnya santuy dengan posisi tidak berubah
"Lo bahagiain dia gak sih"
"Bukan urusan lo"
"Ini urusan gue,karena..."
"Apa,karena lo disuruh papa buat mantau gue terus gitu,dan lo harus ngela-"
"Gue suka sama Arisha, jadi kalo lo gak bisa bahagiain dia,gak bisa menjaga dia mending lo tinggalni dia"kalimat panjang ini dapat mengalihkan pandangan Kenan
Jleb
Bukan tanpa sebab,mendengar kata terakhir yang keluar dari mulut kakaknya membuat otaknya bekerja lebih cepat,mengingat apa yang dilakukan terhadap orang yang berstatus istrinya itu
"Gak usah ikut campur sama urusan gue"ucap Kenan lalu berjalan meninggalkan Vano
"Gue cuma gak mau orang yang gue sayang,di sia-siakan sama orang **** kaya lo"ucap Vano santai dengan posisi yang sama
Kenan berbalik dan memberi satu tonjokan yang mendarat mulus dipipi kiri Vano
"Gue gak butuh omongan lo,dan jangan pernah ganggu rumah tangga gue"ucap Kenan lalu meninggalkan Vano yang masih memegang pipinya menahan rasa sakit
...
Tiba dikelasnya dia hanya mendapati Arisha dan juga Clara yang duduk dibangkunya
"Pergi sana mau tidur gue"usirnya
"Dihh,gitu aja ngusir,dibangkunya Bian kan juga bisa"tolak Clara
Sebelum merebahkan kepalanya Kenan membalikkan badannya
"Sha,beliin makan dong belum makan gue"ucap Kenan
"kemana aja dari tadi,kebanyakan ngelayap sih"
"beliin lahh shaa"
"Ogah,beli sendiri sana,lagian lo dicariin tuh sama fans berat lo"jawab Arisha ketus
"Makanya biar gue terhindar dari makhluk-makhluk itu, lo yang beliin,udah sana,Arisha kan baek hati dan tidak sombong,suka membantu dan-"
"Diem lo,Cia temenin beli makanan dugong bentar yaa" potong Arisha
"Yee dugong pala lo peang,dasar mimi peri"
"Dihh,upil kudanil"
"Kunti cempreng"
"Woyy berisik tau gak,lama-lama gue nikahin ya lo berdua, jatuh cinta baru tau rasa lo"teriak Clara "emang udah nikah juga"
"Dihh ogah"jawab mereka kompak
"Tuh kan,beneran jodoh"
"Dia tuh ngikut-ngikut aja "
"Udah sono beliin gue makan"
"Untung gue baik dan penyabar"ucap Arisha berjalan meninggalkan kelas
...
Saat menunggu makanan dibungkus Arisha dan Clara duduk dibangku paling depan
"Ehh sha kok lo ngaak minta duit tadi sama Kenan"tanya Clara tiba-tiba,"gimana mau minta,orang duitnya dia gue yang bawa "batin Arisha
"Ehh iya ya gue lupa tadi,nanti aja deh gue minta "jawab Arisha setelah mendapat makanannya dia kembali kekelas
...
Tak ada kecurigaan dari teman-temannya,Arisha selamat hingga pulang kerumah dengan menggunakan mobil Kenan ,tak lama disusul Kenan dengan motor kesayangannya
"Siap-siap, makan diluar aja sekalian gue mau ajak lo pergi"
"Tumben-tumbenan lo ajak makan diluar,mau pergi kemana sih"
__ADS_1
"Udah gak usah banyak tanya,kalo nanti gue siap dan lo masih molor gue tinggal sendiri"
"Ck tukang ngancem,iya iya sholat Ashar dulu tapi "
" siap bos"
"Nahh gitu kan comel"
"Keren gini lo bilang comel,emang gue mei-mei","saya suka saya sukaa"
"Lahh itu persis hahaha"
"Udah mandi sana,bau lo sampe kemana-mana tuh"ucap Kenan, lalu berlari menuju kamarnya
...
"Kita mau kemana sih,kerumah papa?"tanya Arisha setelah mereka keluar dari restoran
"Hmm"
"dihh punya mulut gak guna banget yaa,serius nih mau kemana"
"Hmm hmm"
"bodo amat,gak akan gue ngomong sama lo SEMINGGU"kesal Arisha karena pertanyaannya tidak dijawab dengan benar
setelah sekitar 10 menit,mobil yang mereka kendarai berhenti didepan showroom motor yang lumayan besar
"udah sampe ayo turun"ajak Kenan,namun Arisha tetap diam tak berkutik,marah bener ni yeee hahaha
"Sha buruan turun,gue tinggal nih"
dan masih saja tidak ada sahutan,yang diajak bicara malah sibuk dengan ponselnya,Kenan turun lalu memutari mobil dan membuka pintu mobil bagian Arisha, dia mengambil paksa ponsel Arisha
"Ck ngapain sih kesini,males tau gak,siniin hp gue"ucap Arisha dengan bibir monyong kek kepala jarjit
"turun dulu,ikut gue,bandel banget sih"ucap Kenan sambil menyentil kening Arisha pelan
Merka memasuki bangunan itu,dan disambut seorang perempuan cantik dengan seragam rapi,terlihat di name tagnya "Rindi putri S"
"Mas Kenan, udah lama gak kesini"ucap mbak-mbaknya dengan senyum cerah,"sok akrab banget" batin Arisha
"hehe iya mbak Rindi,ke ruangan aja ,saya mau bicara,tolong panggilkan mas Candra sekalian yaa"
"siap mas"
setelah itu Kenan dan Arisha berjalan kelantai dua(gedungnya berlantai 2 gengss)
"Ken,jangan ngawur deh,ngapain masuk sini"ucap Arisha saat Kenan menariknya masuk kedalam sebuah ruangan
"udah diem"
tak lama Rindi datang dengan seorang laki-laki sekitar umur 28 tahun
"duduk sini aja mbak Mas " ucap Kenan ramah, mempersilahkan mereka duduk disofa
mereka bertiga membahas apalah itu Arisha tidak tau,karena saking lamanya di merasa ngantuk dan bosan
Arisha menarik narik ujung hodie Kenan
"Kenapa?"tanya Kena
"bosen,gue keluar aja yaa,mau cari cemilan"ucap Arisha dengan puppy eyesnya membuat Kenan gemas tertahan
"ya Allah gemes banget dahh"
"Mbak Rindi tolong temani pacar saya yaa,saya masih mau lihat data yang baru"
ucap Kenan santai,namun tidak dengan Arisha "yee ni bocah bikin jantung gue mau loncat aja dehh"
"baik mas,ayo mbak saya antar,mau kemana?"ajak Rindi seraya berdiri
Arisha mengajak ke mini market yang tidak jauh dari showroom,mereka berjalan kaki berdua sambil berbincang
"jadi mbak pacarnya mas Kenan ya,nama mbak Siapa?"tanya Rindi
"emm iya,nama saya Arisha,jangan panggil mbak rasanya saya tua banget hehe"
"gak enak kalo panggil nama aja,tapi mbak ,Mas Kenan tu gak pernah bawa temen kesini lo,bahkan orang tuanyapun saya tidak pernah tau,pasti Mbak Arisha sepesial"
"ahh masa sih,tapi saya nggak sepesial tuh,ehh emangnya Kenan disini kerja ya mbak,bagian apa,kok kayaknya penting banget"
"lahh mbak Arisha gak tau?"tanya Rindi heran,Arisha menggeleng polos
"showroom ini punya mas Kenan, tapi yang mengelola mas Candra tadi,kalau saya sekretaris disana"
"hahh,mbak bercanda yaa?"tanya Arisha tidak percaya
"enggak mbak,ngapain saya bercanda, mas Kenan sangat jarang kesini,dia menyerahkan kepercayaannya kepada kami "
"oo gitu ya mbak,makasih ya mbak infonya"
"iya mbak sama-sama"
...
**Seperti biasa kuy lahh LIKE,KOMEN,VOTE DAN sabskerb hehehe,tinggalkan jejaknya yupsss
Dan maaf aku jarang banget up soalnya lagi bener" repot banget🙏jangan tinggalkan novel ecek-ecekan ini yupsss
insyaallah ini cukup panjang
__ADS_1
aku pasti kembali**