
Acara telah selesai,semua tamu undangan pulang kerumah masing masing,dan para anggota keluarga kembali kekamar masing masing,Arisha bersiap mengganti gaunnya dengan baju tidur,setelah selesai Kenan langsung masuk kekamar mandi
Arisha duduk disofa kamar,tak lama Kenan keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah,"tidurnya gimana"tanya Arisha,"lo tidur disofa aja"jawab Kenan
"Dihh ogah,gue tidur dikasur,lo aja yang disofa"ucap Arisha,"udah kita tidur dikasur tapi ada guling buat batas,gak usah gaya kayak film aja"pungkas Kenan
"oke"jawab Arisha,lalu beranjak menuju kasur,dia memasang guling ditengah tengah tak beberapa lama dia sudah terlelap
Kenan masih berdiri dibalkon kamar,menikmati hawa dingin yang menyeruak,tangannya merogoh saku,dihimpitnya benda silinder panjang,lalu ujungnya ia bakar dengan korek api,asap yang keluar dari mulutnya berhambur melebur diseret angin,akhir-akhir ini dirinya sering merokok,dia sendiri merasa bingung, hatinya dipenuhi kegundahan
Dirasa batang benda berasap itu semakin pendek,dia mematikan ujungnya dan membuang sembarangan kebawah,dia melangkahkan kakinya menuju kasur,pandangannya terhenti pada sosok wanita yang tengah berkelana dalam mimpinya,rasanya campur aduk,dia segera merebahkan dirinya disamping wanita itu,baru saja dia terlentang,Arisha membalikkan badan menghadap dirinya,matanya menoleh menatap wanita yang menjadi istri sahnya,dan lagi lagi perasaan yang sulit dideskripsikan itu menjalari tubuhnya
Tak ingin memperlama,dia segera membelakangi Arisha dan terlelap bersama
.
.
__ADS_1
.
Pagi hari pukul 4:15 Arisha terbangun dari tidurnya,matanya terbuka dan pemandangan pertama yang dia lihat adalah wajah Kenan yang masih terlelap,Mereka tidur saling berhadapan,guling masih setia dengan posisinya,dia amati wajah suaminya yang sekaligus manusia yang membuatnya jengkel,tak ingin berlama lama Arisha segera menuju kamar mandi,mengambil wudhu
dilihatnya Kenan masih terlelap,"Ken bangun oyy,sholat dulu"ucap Arisha menggoyangkan lengan Kenan,merasa tak diubris ia kembali menguncang lengan Kenan dengan kencang,"woyy kebo banget sih lo,bangun woy,lo yang dosa ntar gue juga kena"teriaknya
"apaan sih ganggu banget dah"ucap Kenan kesal karena tidurnya terganggu
"noh lihat jam,udah waktunya sholat,gue gak mau masuk neraka gara gara punya suami gak pernah sholat ya"ucap Arisha kesal
"ihh,udah sana"ucap Arisha
Selesai sholat Kenan merebahkan kembali badannya,kapan terakhir kali dia sholat?,bahkan jika mamanya menyuruhnya sholat dia akan berbohong,dengan pikiran yang lain dia kembali tertidur
Arisha keluar kamar dan mendapati sang Nenek berjalan menuju pintu,"selamat pagi nek"sapa Arisha,"ehh Selamat pagi sayang,kenapa sudah bangun"jawab Nenek
"kan udah pagi nek,nenek mau kemana?"
__ADS_1
Nenek terkekeh mendengar jawaban cucunya"nenek mau lari didepan,mau ikut?" Arisha memberi anggukan sebagai jawaban
Arisha dan Nenek banyak bercerita,tentang Kenan dan Keluarganya,samapai dirumah mereka disambut oleh widya,"sayang kamu segera berkemas ya,satu jam lagi kita berangkat"ucapnya
"iya ma,Nek Arisha permisi dulu"pamit Arisha
Sesampainya dikamar Arisha dibuat kesal,karena Kenan masih tertidur,"Ken lama-lama gue punya darah tinggi ya,bangunin lo"teriak Arisha,Kenan yang sudah sedikit sadar langsung menutup telinganya,"Ken bangun atau gue siram"ucap Arisha,"lo tu pagi pagi udah cerewet aja,budeg gue lama lama"jawab Kenan tak kalah kesal,"emang lo budeg"cibir Arisha
"ngajak ribut lo?"tanya Kenan sinis,dia meraih bantal dan melemparkan keArisha,lemparan pertama meleset,dan yang kedua bersamaan dengan Widya yang membuka pintu,karena posisi Arisha masih didekat pintu,bantal itu meleset dan ditangkap Widya,"Kenan,kamu tu kaya anak kecil aja sih"teriak Widya melempar bantalnya kearah Kenan,pandangannya melembut saat beralih pada Arisha,"kamu gak dijahatin kan sama Kenan"tanyanya "nggak kok ma,cuma kebo aja tidurnya"jawab Arisha
"dia emang gitu,kamu gangguin aja sampe bangun,oiya mama mau bilang,nanti kita mobilnya langsung pisah,mama langsung kerumah soalnya mau siap siap nant sore terbang"ucap Widya
"yahh,kok cepet banget ma"jawab Arish
"udah jadwalnya sayang,tenang aja nanti Mama Martha ikut kalian kok,yaudah mama mau turun,sebentar lagi kalian juga turun sarapan"ucap Widya lalu beranjak turun
Like & komen๐๐๐
__ADS_1