Marriage With My Badboy

Marriage With My Badboy
Berkunjung


__ADS_3

Pagi ini Kevin sudah bersiap dengan kemeja maronnya serta celana panjang berwarna coklat susu,dia sudah mantap dan yakin untuk mempersunting wanita yang selama ini dia idamkan dia adalah Marwa Ashila,teman sekampusnya namun mereka berbeda jurusan


"pagi semuanya"sapa Kevin saat tiba dimeja makan


"pagi"jawab mereka


"tumben bang,rapi bener"ucap Arsen


"Pa,Ma,Sha,Sen aku udah yakin,aku mau melamar temen aku"ucap Kevin tiba tiba


"siapa bang,perasaan gak pernah denger lo pacaran dahh"tanya Arisha


"iyaa,siapa bang"ucap Arsen


"temen sekampus,dia gak akan mau diajak pacaran"jawab Kevin


"Kevin,kamu udah yakin sama temen kamu itu?"tanya Mama lembut


"Kevin udah yakin banget kok maa"jawab Kevin


"Kalo kamu yakin mama dukung aja,tapi ajakin dia main kesini yaa"pinta mamanya


"iya maa insyaallah"jawab Kevin


"Papa juga dukung kamu,papa yakin perempuan yang kamu maksud pasti anak baik baik"ucap Papa,sebenarnya papa sudah mencari tahu tentang Marwa,dia menyuruh anak buahnya,dan dalam waktu semalam semua sudah beres


"yeyy abang gue gak ngejones lagiii"uacp Arisha lalu bertos dengan Arsen


"dihh,nggak jones yaa gue,gue tu jaga hati untuk yang dihati"jawab Kevin


"serah lo deh bang,yang penting gue punya kakak perempuan kan bisa diajak jalan jalan nanti"ucap Arisha


"gak akan gue biarin,bini gue nanti gak akan gue biarin deket sama lo,bisa bisa lo racunin sama hal hal buruk"ucap Kevin


"dihh,pelit amat,lihat aja nanti gue bakal ceritain yang aneh aneh soal abang"ucap Arisha


"kalo masih mau debat,papa sama mama permisi deh,kasian amat masakan mama"ucap Mama jengkel


"hehe abang tu maa,ngajak ribut mulu"jawab Arisha,sema lanjut sarapan dan melakukan aktifitasnya


Setibanya dikampus,Kevin mencari Marwa dikelasnya lebih tepatnya menunggu karena dia belum datang


"Assalamualaikum"ucap Perempuan,kevin lalu mendongak


"Waalaikumsalam,ehh Marwa udah dateng"jawab Kevin


"iya,kamu ngapain disini"tanya Marwa


"aku mau ngomong sesuatu sama kamu,bisa kita ngobrol nanti?"tanya Kevin

__ADS_1


"insyaallah bisa,waktu makan siang aja gimana,setelah sholat?"


"iya,gapapa,aku tunggu dikantin ya nanti"ucap Kevin,Marwa mengangguk


"yaudah semangat belajarnya Assalamualaikum"ucap Kevin sambil tersenyum manis lalu meninggalkan Marwa


"Waalaikumsalam"ucap Marwa sambil tersenyum juga,perutnya dipenuhi kupu kupu yang siap meledak,entah mengapa dia merasa bahagia dan deg degan jika bersama Kevin


.


.


.


Setelah sholat duhur,Kevin bergegas menuju kantin,menunggu Marwa datang,tak selang beberapa lama nampak wanita bergamis dengan hijab warna coklat muda menghampirinya


"maaf ya nunggu"ucapnya lalu duduk didepan Kevin


"ngak papa gak lama kok"jawab Kevin


"yaudah mau ngomong apa langsung aja"ucap Marwa


"gini marwa,sebenernya aku nyaman saat dekat kamu,aku tidak ingin jauh saat sudah bersamamu,intinya aku suka dan sayang sama kamu,aku pengen serius sama kamu"ucap Kevin


Marwa tampak terkejut,tangan nya sudah saling meremas dibawah meja


"Kevin,aku juga ngerasa gitu kalo deket kamu,aku selalu deg degan kalo deket kamu,tapi maaf aku tidak bisa pacaran"ucapnya lalu menunduk


"terimakasih"ucap Marwa sambil tersenyum


"kok terimakasih,aku diizinin gak?"tanya Kevin kawatir


"terimakasih sudah bersedia menemui orang tuaku,aku sangat menanti kehadiran yang seperti ini,aku mengizinkan"jawab Marwa


"alhamdulillah,yaudah kapan? apa sekarang aja ,ayukk"ucao Kevin bersemangat,Marwa trkekeh melihat respon Kevin yang begitu bersemangat


"kenapa,kamu gak ngeprank kan?"tanya Kevin


"ngak kok kamu lucu aja,semangat gitu,aku tanya ayah dulu bisanya jam berapa ya"ucap Marwa lalu mengambil Hpnya


Setelah menelfon Ayahnya,Marwa segera memberitahu Kevin


"kevin katanya,Ayah sekarang bisa kita disuruh langsung kerumah aja,kamu gak ada kelas kan?"ucap Marwa


"gak ada kok yaudah ayuk"jawab Kevin lalu bangkit dan menuju parkiran bersama Marwa


Mereka menuju rumah Marwa dengan mobil masing masing,Kevin merapikan penampilannya sebelum keluar mobil


"kok aku deg degan yaa"ucapnya didepan pintu,Marwa hanya tersenyum

__ADS_1


"Assalamualaikum,bunn"ucap Marwa masuk ke rumahnya diikuti Kevin dibelakang


"waalaikumsalam"jawab Ayah dan Bundanya yang sudah menunggu diruang tamu,Marwa dan Kevin menyalimi kedua orang tua Marwa


"ohh ini calon mantunya bunda,siapa namanya"ucap bunda sambil menyalimi Kevin,Kevin tersenyum"Kevin tante"


Papa Marwa duduk disofa single,sedangkan mama dan Marwa duduk disofa panjang,Kevin berada didepannya,tak lama pembantu membawaka minuman lalu kembali kedapur


"Begini om tanten,kedatangan saya kesini yang pertama untuk bersilaturahmi dengan om dan keluarga,dan yang kedua saya berniat menjalani hubungan yang serius dengan putri om,jika om dan tante mengizinkan dan merestui"ucap Kevin dengan serius,papa Marwa tampak tenang


"serius bagaimana maksud kamu"ucap papa


"saya ingin meminang dan menjadikan Marwa istri saya om"ucap Kevin


"apa yang membuat saya yakin untuk memberikan putri saya kepada kamu?"tanya papa masih tenang


"saya akan menjaga dan menyayangi Marwa seperti saya menyayangi saya dan keluarga saya sendiri om,saya memang bukan orang yang sempurna tapi saya akan berusaha menjadi yang terbaik untuk Marwa "jawab Kevin


"kamu kerja dimana?"tanya papa


"alhamdulillah saya memiliki usaha sendiri om,meskipun tidak terlalu besar"jawabnya sedikit menunduk


"apa kamu pernah mengajak putri saya jalan jalan,makan bareng,belanja,atau lainnya"tanya papa dengan suara dibuat lebih tinggi


Rasanya jantung Kevin mau loncat dadi tempatnya"Ti tidak pernah om"jawabnya lesu lalu menunduk dalam


"ha ha ha ha,kamu ini"tawa papa Marwa,mamanya hanya menepuk lengan papanya untuk diam


Kevin semakin kacau mendengar tawa papa Marwa


"Kevin! berdiri kamu"suruh papa tegas,lalu kevin berdiri masih dengan menunduk


"pulang sana"ucap papa,Kevin terkejut lalu memandang papa Marwa,Marwa dan mamapun terkejut bukan main


"kasih saya kesempatan om,saya bener bener sayang sama Marwa"ucap kevin memohon


"pulang dan atur jadwal pertemuan keluarga kita"ucap papa santai


Hening


"Om,maksudnya..."belum selesai berbicara papa marwa sudah memotong


"pulang atau semua batal"


"baik om saya akan pulang"ucap Kevin menyalimi punghung tangan papa dan mama Marwa


"maaf om,tapi mama saya ingin bertemu dengan Marwa,apa om mengizinkan"ucap Kevin,papa memandang mama dan Marwa,mereka hanya mengangguk


"baiklah,antar dia pulang jangan sampai magrib atau saya batalkan semuanya"Mama dan Marwa tersenyum

__ADS_1


"baik om,saya akan menepati,kalau begitu permisi om tante ,asaalamualaikum"ucapnya


"Yahh,bun Marwa pergi dulu Assalamualaikum"ucap Marwa menyalimi kedua orangtuanya,lalu menyusul Kevin dan menuju rumah kevin bersama


__ADS_2