
Like,Komen,Vote jangan lupa yaaa
Komen sarannya
Jangan lupa
Ya
Yaa
.
.
.
Setelah pulang Arisha menemui Kenan,ternyata dia sedang tidur,dia mendekat dan melihat wajah pucat Kenan namun berkeringat
"Astagfirullah, lo demam"ucap Arisha,dia segera mengambil air dan handuk kecil untuk mengompres
(Sesebel sebelnya masih peduli juga ternyata😂😂)
"Ken,lo udah makan belum tadi"tanya Arisha sambil mengguncang lengan Kenan pelan,dia mengeliat kecil lalu menatap Arisha,
"Kenapa?"
"Lo tadi udah makan belum?"tanya Arisha sabar, (jiwa"keibuannya keluar gess😄)
Kenan hanya menggeleng,Arisha menghela nafas lalu berdiri akan menuju dapur,namun dicekal oleh Kenan
"Kemana?"
"Buatin makan ,lo mau apa"
"Terserah"
"Tapi jangan bubur"lanjiutnya
"Ehh,tapi kan perut lo abis dikuras,lo pasti masih lemes juga,bubur aja deh yaa"ucap Arisha
"Ngak mau,gak enak,"jawab Kenan memanyunkan bibirnya,Arisha terkekeh melihat Kenan seperti itu'Premannya Sma Bakti bisa manja juga ternyata hehe'batinnya
"Yaudah tunggu bentar"
__ADS_1
Tak lama Arisha datang dengan membawa nasi dan sup Ayam
"Nih makan,lo harus habisin",Kenan mengangguk dan menerima makanannya
Arisha duduk disofa yang ada dikamar,ponselnya berbunyi,ternyata mertuanya menelfon
"Halo Assalamualaikum maa,ada apa"
".........."
"Iya dia dirumah sekarang,kenapa maa?"
".........."
"Maaf ma,kayaknya gak bisa deh,ini Kenan perutnya abis sakit sekarang dia demam"
".........."
"Iya ma,makasih ma Assalamualaikum "
Setelah mematikan sambungan Arisha berganti menatap Kenan,"lo ada masalah ya sama pencernaan lo?,Mama bilang gitu"
"Sedikit"
"Ee gue Haus"jawab Kenan menahan gugup
"Lo sendiri kan juga punya minum,Kenapa"tanya Arisha
Kenan gelagapan bingung mencari jawaban, "aduh shhh"rintihnya sambil memegang perut
"Ehh lo kenapa,sakit lagi?"tanya Arisha panik
"Sabar ya,kata mama dokter keluarga mau kesini"lanjutnya,Kenan yang mendengar itu langsung mendongak "dokter?"tanyanya lagi memastikan
"Iya,lo tidur aja dulu"ucap Arisha
---
"Gimana dok,keadaannya"
"Kenan memang memiliki sedikit masalah dengan pencernaannya,ada beberapa makanan dan obat-obatan yang tidak bisa dia konsumsi,ditambah tadi dia belum sempat makan mungkin,sehingga efek yang ditimbulkan seperti ini"jelas dokter
"Ini obatnya,harus diminum teratur,Ken harus diminum yaa,biasanya paling sulit kamu sama obat"lanjut dokter sambil menatap Kenan
__ADS_1
"Iya"jawab Kenan lesu
"Yasudah saya permisi"ucap Dokter
"Terimakasih dok"jawab Arisha
---
Malamnya setelah Arisha melaksanakan sholat isya,dia menghampiri kenan
"Ken udah sholat belum?"tanyanya sambil menepuk lengan kenan
"Hmm udah"jawab Kenan lalu memiringkan badannya menghadap Arisha
Arisha bergerak menyentuh kening Kenan untuk mengecek suhu tubuh,"kok belum reda sih panasnya"batin Arisha khawatir
Saat dirinya akan berdiri untuk mengganti air kompresan,tangannya dicekal oleh Kenan
"Mau kemana"tanyanya dengan suara serak
"Mau keluar sebentar"
"Disini aja"ucap Kenan sambil menarik tangan Arisha,Arisha menurut lalu memutari ranjang dan duduk disamping Kenan yang berbaring,tangannya kembali diraih oleh Kenan,dia peluk tangan Arisha
Arisha merasa iba melihat wajah Kenan yang terlihat parau,juga merasa deg degan saat dia berada didekat Kenan apalagi tangannya dipeluk,entah sadar atau tidak ,Kenan seolah tak ingin melepaskan Arisha
Perlahan salah satu tangan Arisha terangkat,mengusap sayang rambut kenan yang sedikit basah karena keringat,bahkan dia tidak merasa jijik dengan hal itu,Kenan yang merasakan kenyamanan itu semakin menggenggam erat tangan Arisha yang berada di pelukan nya
"Ehh"Arisha sedikit tersentak saat Kenan mendaratkan kepalanya diatas pahanya,diapun mencari posisi nyaman,dia memundurkan badannya dan bersandar di sandaran ranjang
"Biasanya mama juga gini,sekarang adanya lo"ucap Kenan
Tangan Arisha terus mengelus kepala Kenan,hingga mereka terlelap bersama
.
.
.
Like,Komen,Vote dongg biar semangat upnya hehe
10 komen untuk eps selanjutnya kalo bisa,tapi ga maksa hihi😆
__ADS_1