Mas Dosen

Mas Dosen
Part 13 (Diner pertama)


__ADS_3

Happy Reading


...


Alin sama midam gak berhenti buat ketawain Hyunbin yang sekarang kena omel sama pak wooseok satuan.


Oh iya,Di kampus ini ada dua pak wooseok.Yang satu tingginya udah kaya tiang mukanya udah galak dan udah tentu dia juga galak.


Nah wooseok yang satunya dijulukin dengan sebutan evil smile.Karena wooseok yang ini punya wajah kalem tapi galak.


"Saya gak ngerasa pernah ngajar kamu,tapi kamu malah nyalahin saya!!!" Omel pak wooseok sambil narik telinga sebelah kirinya hyunbin.


"Ampun pak...Aduh maksud saya pak wooseok satuan."


"Ohh Udah berani ya kamu gibahin dosen bimbingan sendiri?!"


Alin sama midam ketawanya makin kejer dong.Apalagi liat komuknya hyunbin,Salah hyunbin juga udah tau lagi berapi-api malah di tambahin arang.


Gak lama setelahnya mereka bertiga pergi ke kafe deket kampus.Hyunbin daritadi gak berhenti misuh gara-gara Alin sama midam gak mau bantuin dia yang kena omel sama pak wooseok satuan.


"Jahat banget lo bedua! kenapa sih gue harus punya temen laknat macam kalian?!!" Dumel hyunbin sambil sesekali nyeruput secangkir cappucino yang ia pesan.


"Lo sendiri yang salah,siapa suruh teriak-teriak di koridor.Kedengeran pak wooseok tiang ****** kan lo." Midam ketawa kejer.


Alin udah geleng-geleng kepala aja liat tingkah manusia-manusia didepannya ini.


"Weh lin,lo gak jadi ke perpus ya? ngapain ikut sama kita ke kafe?" Tanya Midam yang bikin Alin auto nengok dengan wajah bingung.


"Lah emangnya napa? lagian gue mau sekalian revisi disini sambil minum kopi yegak?"


Hyunbin sama Midam saling pandang eaaa.

__ADS_1


"Masalahnya kafe ini tempet kita bakal reuniaa--"


"Noh itu mereka."


Hyunbin,Midam sama Alin auto noleh ke pintu masuk.Dimana ada sihoon,yena,juri,junghwan sama kookheon masuk.


"Wow wow wow Sihoon sok cool ***** pake jas dokter segala." Hyunbin histeris.


"Lebay lu." Dengus midam terus jitak kepalanya Hyunbin.


"Lahhh Ada aliinnn." Yena ikutan histeris terus menghampiri Alin dan mereka berpelukan.


"Apakabar semuanya,Kasian yang masih harus ngejer kelarnya skripsi." Cibir junghwan sesekali ketawa.


"Gue sumpel pake sendal mulut kao." Hyunbin icy mocy.


"Hyunbin malu-maluin anjay,pulang lo." Tukas kookheon sambil ketawa-ketawa ganteng.


Alin auto tegap soalnya yang nanya dia si sihoon.


"Ciee yang ditanyain alin nih,gue gak?" Goda midam.


"Diem lu upil dora,lagi seru ini." Sahut yena.


"Ya begitu."


...


Wooseok daritadi merhatiin Alin yang keliatan kaya lagi banyak pikiran.Wooseok mau nanya tapi dia juga males sendiri.


Alin daritadi cuman diem dan masih mikir sama apa yang sihoon sempet bilang ke dia.

__ADS_1


Jujur Alin merasa bersalah.Kenapa dia harus masuk lagi kedalam jurang perasaanya yang dulu bareng sihoon?


"Mau makan diluar dulu gak?" Tanya Wooseok.


Alin hanya diam.


Tangan kiri wooseok menyenggol pelan lengan Alin yang membuat si empu menoleh dengan terkejut.


"Iya pak kenapa?"


"Kamu mau makan diluar apa nggak?"


"Ini udah mau jam 9 dan kita belum sempat makan malam,Takutnya kalau masak gak keburu." Tambah wooseok sesekali melihat jalan dan menyetir dengan hati-hati.


"Iya pak,Kita makan diluar aja."


Wooseok ngangguk.


Mereka berdua akhirnya berhenti di warung nasi padang.Entahlah wooseok sepertinya ingin makan nasi padang.


"Kamu masih mau diem di mobil?" Tanya wooseok ke alin yang daritadi gak mau beranjak dari tempatnya.


"Kamu kenapa sih?"


Alin diem.


"Kita makan dulu,Baru bicara dirumah."


Alin ngangguk.


Setidaknya dia harus menuruti ucapan suaminya bukan?

__ADS_1


__ADS_2