
Happy Reading
...
Alin sekarang lagi ada dirumah mama mertuanya.Kemarin mama nelfon dan suruh wooseok buat ngajak alin main kerumah.
Wooseok sih iya-iya aja dan langsung di setujui sama Alin.Wooseok juga dua hari kedepan bakal pergi ke luar kota.
Bikin alin jadi galau karena dirumah sendirian.Mana itu rumahnya kena rumor yang menyeramkan lagi.
Akhirnya Alin nurut pas wooseok nyuruh dia menginap dulu sementara di rumah mertua.
Alin juga seneng bisa main sama jinwoo terus bisa ngobrol sama Mama.Kalau lebih bagus sih Bunda ikutan disini.
"Yakin nih betah saya tinggal?" Tanya Wooseok memastikan.
Sebenarnya wooseok mau ngajak alin buat ikutan pergi sama dia.Sekalian bulan madu kilat katanya.Tapi Alin pengen wooseok serius sama kerjaannya lagian bulan madu gak harus pergi ke tempat-tempat bagus.
"Kamu masih kaku aja sama istri." Celetuk mama yang bikin alin mengangguk setuju.
"Lagian Katanya jinhyuk kalian berdua udah wik wik." Alin sama Wooseok auto kaget pas mamanya bilang begitu.
Alinnya udah nutup muka malu sedangkan wooseok berdehem pelan mencarikan suasana.
"Mudahan cepet jadi lah adonannya biar jinwoo ada temennya."
Yang ngomong mama yang malu alin sama wooseok.
"Baru aja nyoba sekali." Cicit wooseok pelan yang buat mama ketawa.
__ADS_1
"Mas..." Jangan tanya yang manggil siapa.
Wooseok juga ikut tertawa kecil kemudian merangkul istrinya itu dengan mesra. "Masih ada hari-hari berikutnya kan?" Wooseok naik turunin alisnya untuk memastikan.
Alin mencubit perut wooseok yang bikin wooseok merintih.Enak aja pengen nyoba hari lain,rasa sakit yang kemarin aja masih ada.
Mereka bertiga ketawa bareng di depan meja makan.Karena niatnya siang ini mereka makan bersama sebelum keberangkatan wooseok jam 3 siang nanti.
"Pulang-pulang alin digempur aja sampe pagi seok." Celetuk mama.
Alin keselek dengernya... "Uhukk...uhukk..."
Alin gak berhenti batuk-batuk yang buat wooseok khawatir dan memberikannya segelas air putih.
"Mama kalau ngomong jangan terlalu vulgar dong." Ucap wooseok.
Batuk alin makin parah :)
...
"Ma,Bun,Wooseok titip Alin ya." Ucap Wooseok disela-sela tangis mamanya.
"Ma wooseok pergi cuman sebentar." Lirih Alin yang sebenernya ikutan pengen nangis tapi karena gengsi akhirnya ditahan.
Bukannya mau cengeng atau apa? tapi baru pertama kali alin ngerasain yang ditinggal suami keluar kota walaupun cuman dua hari :)
"Jaga kesehatan ya." Ucap Bunda saat wooseok mulai mencium punggung tangan mertuanya itu.
"Hati-hati dan fokus sama pekerjaannya."
__ADS_1
Wooseok mengangguk.
"Terimakasih bunda."
Berlanjut ke mama nya yang udah nangis bombay mau nganterin wooseok pergi.Padahal pas suaminya pergi si mama malah biasa aja.
"Mama ngapain nangis sih? wooseok cuman sebentar." Ucap wooseok kemudian memeluk mamanya.
"Gak tau nih,mama ngerasa kamu bakal pergi lama banget."
"Mama jangan ngomong begitu ih! alin kan jadi takut." Alin cemberut sambil nahan nangis.
"Tenang ma,,,wooseok bisa jaga diri.Tenang sebelun kesini wooseok udah gempur alin." tambahnya dengan berbisik.
Mama langsung berhenti nangis Dan selanjutnya bisa mereka denger kalau pengunguman keberangkatan lagi sebentar pesawat lepas landas.
Wooseok kemudian beralih ke alin sang istri tercinta eaaa.
"Jaga diri baik-baik jangan sampe kelelahan,kalau kamu takut sendirian dirumah langsung kerumah bunda atau gak kerumah mama aja."
"Kalau kerumah hangyul gimana?" Goda alin yang bikin wooseok menatap dia dengan tajam.
"Awas aja kalau sampe saya denger kamu kerumah hangyul,Pulang-pulang darisana saya gempur kamu lin." Alin bergidik ngeri sebelum akhirnya wooseok memeluknya dengan lembut.
"Inget jaga diri baik-baik." Ucap Wooseok kemudian mengecup pelan kening alin sebelum pergi memasuki pesawat.
Entahlah melihat punggung wooseok yang mulai menjauh alin jadi khawatir dengan apa yang akan terjadi esoknya.
Berdoa saja semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
__ADS_1