Mas Dosen

Mas Dosen
Part 31 (Lupa?)


__ADS_3

Happy Reading


...


"Akhir - akhir ini saya suka pusing tiba-tiba." Keluh wooseok yang sekarang lagi didampingi sama alin.


Mereka berdua sekarang tengah berada dirumah sakit.Wooseok ngeluh-ngeluh mulu dari seminggu yang lalu gara-gara suka pusing dan migran tiba-tiba.


Alin jadi panik sendiri dengernya,takut-takut wooseok kena penyakit yang semoga aja gak berbahaya.


Dokternya kaya manggut-manggut ngerti gitu sama keluhan wooseok. "Kalau saya boleh tau bapak sering lupa akan sesuatu ya?"


Wooseok terlihat sedang mengingat-ngingat dan akhirnya mengangguk.Gak hanya itu Alin juga ikutan komentar ke dokternya.


"Iya,suami saya kadang lupa rumahnya yang mana." Tukas Alin jujur.


"Pak Wooseok akhir-akhir ini sering begadang ya?"


Alin ngangguk.


Wooseoknya diem.


"Ada kerabat dekatnya yang terkena alzheimer?"


"Jinwoo,sama kakek." Jawab wooseok seadanya.


Alin aja kaget pas denger ternyata di keluarga wooseok itu ada yang kena Alzheimer (penyakit pikun)


"Kemungkinan besar itu gejala Alzheimeri,saya sarankan bapak untuk istirahat sementara."


Pulang dari rumah sakit Alin terdiam dengan seksama sesekali melihat lampu jalanan yang kerlap kerlip dimalam ini.


"Lin? kenapa?" Tanya Wooseok memecah keheningan.

__ADS_1


Sebenernya tadi alin mau bilang ke wooseok kalau dia mau ikutan di periksa tadi.


Soalnya ada sesutau yang mengganjal dihatinya entah apa itu?


"Mas aku takut nanti tiba-tiba mas lupa sama aku." Cicit Alin pelan.


wooseok yang lagi nyetir langsung noleh kearah istrinya itu. "Ya Gak mungkin dong."


"Mungkin aja." Balas Alin.


"Ya jangan sampai."


"Ya siapa tau kesampean."


"Lin..."


Alin langsung kicep.


"Mas aku mau selesaiin skripsi aku cepet-cepet." Tukas Alin yang buat wooseok mendadak ngerem.


"Ya siapa tau kita kebobolan kan? mas waktu main kadang gak inget belum pake pengaman."


"Bagus dong kalau kebobolan."


Alin merengek,"Tapi skripsi aku belum kelar..."


"Pak dosen galak." Tambah alin dengan nada kecil.


"Apa kamu bilang? Saya galak??"


Alin gak peduli lagi! Pokoknya alin bete sama wooseok.


"Saya terkam di mobil apa dikamar?"

__ADS_1


"Istirahat mas,gak inget tadi dokter bilang apa? gak lucu juga nanti pas lagi wik wik kamu lupa lagi nge wik wikkin siapa kan?" Balas Alin tak mau kalah dengan bahasa frontal.


Wooseok jadi kalah telak dan memilih untuk diam.


"Mas akhir-akhir ini kok aku liat si rin rin itu sering ngechat kamu sih??" Tanya Alin mengalihkan topik pembicaraan dan ingin sekali membahas apa yang ia pendam semingguan ini.


"Ohh..Dia salah satu murid terbaik yang pernah saya dapatkan." Jawab Wooseok formal.


Yang bikin alin manyun...


Kapan sih suaminya ini mau pake bahasa nonformal dan mulai biasain romantis ke dia?


"Cowok apa cewek?" Tanya Alin lagi.


"Rahasia." Jawab wooseok seraya terkekeh.


"Awas aja aku tau mas selingkuh."


Wooseok ketawa kecil nanggepinnya.Seneng dia liat alin cemburu kaya gini.Kan baru kemarin juga wooseok kedapetan cemburu liat alin sama cowok lain.


"Lin aku cuman pesen sama kamu,jangan buat aku cemburu yang berlebihan." Tutur wooseok.


"Emangnya kenapa mas?"


"Aku bisa aja bertindak mengerikan lin,jadi aku mohon banget sama kamu."


Alin berdehem mengiyakan ucapan wooseok.Entahlah wooseok rasa alin perlu tau soal ini.


Ngomong-ngomong,Alin jadi ngerasa aneh sama bangunan yang ada didepannya ini.Mirip persis dengan rumahnya,tapi sepertinya...


"Ayo turun lin." Ucap wooseok yang udah buka pintu mobil.


Gak lama hangyul keluar dari rumah yang bikin alin sama wooseok terkejut.

__ADS_1


"Loh teh alin sama pak wooseok ngapain markir mobil didepan rumah saya?"


__ADS_2