
Sarah terkejut saat dia melihat bagaimana dengan penuh nafsu Bianca melakukan kegiatan merokok daging di salah satu sudut ruangan. Amri yang merupakan salah satu pegawai baru, terlihat begitu menikmati rokok daging miliknya di hisap oleh atasannya tersebut. Amri dan Bianca benar-benar menikmati suasana sepi di kala semua karyawan sedang melakukan istirahat di jam makan siang.
Sarah yang menyaksikan bagaimana Amri dan Bianca melakukan kegiatan tidak senonoh itu. Tanpa sengaja menjatuhkan gelas minum yang di bawanya. Dia benar-benar tidak menduga Bianca akan melakukan hal tersebut. Hingga Sarah merasa apa yang di lakukan oleh Bianca dan Amri adalah kegiatan yang tidak bermoral.
Bianca yang terkejut dengan suara gelas yang di jatuhkan oleh Sarah. Segera mengeluarkan rokok milik Amri itu dari mulutnya. Bianca harus bisa terlihat kembali normal. Sebab dia tidak ingin terjadi hal buruk pada dirinya. Dia sudah menikah, ada perasaan suaminya yang harus di jaga. Jika Sarah sampai melaporkan apa yang di lakukan oleh Bianca dan Amri. Bukan tidak mungkin rumah tangga Bianca akan hancur dengan apa yang terjadi.
"Aku bisa jelaskan semuanya pada kamu Sarah. Ini tidak seperti yang kamu lihat." ucap Bianca penuh ketakutan.
"Apa kamu tidak kasihan dengan suami kamu Bi. Kamu bisa-bisanya melakukan hal menjijikan di kantor. Ini seperti hal yang tidak pernah aku duga sebelumnya." ucap Sarah dengan wajah terkejut.
__ADS_1
Amri yang menjadi selingkuhan dari Bianca, hanya terdiam diam dengan kata-kata yang di keluarkan oleh Sarah. Dia sadar akan kesalahannya, tapi Amri melakukan itu atas godaan dari Bianca.
"Aku tidak pernah ingin melakukan hal ini. Tapi dia setiap hari menggodaku dengan beberapa cara. Hingga akhir aku pun tergoda oleh rayuan dia. Jadi yang harus Bu Sarah salahkan adalah perempuan ini. Dia berusaha untuk terus menggoda saya." ucap Amri.
"Tidak ada yang salah dan benar di sini. Kalian berdua tentu bersalah dalam hal ini. Terutama kamu Bianca. Kamu sudah punya suami, tapi kenapa kamu malah bermain gula dengan pria lain. Seharusnya kamu tidak melakukan hal ini." ucap Sarah dengan tegasnya.
Bianca yang merasa bersalah dengan apa yang di lakukan olehnya. Pada akhirnya mengakui semua perbuatannya yang telah di lakukan olehnya. Bianca mengatakan jika dirinya begitu kesepian dengan sikap dingin yang di tunjukkan oleh suaminya. Sehingga Bianca pun mencari pelampiasan lain untuk menyalurkan hasrat seksual dari Bianca yang selama ini tertahan. Amri adalah pria yang bisa membuat Bianca seperti dahulu. Seperti saat suaminya begitu memuaskan Bianca.
Bianca terdiam dengan apa yang diucapkan oleh Sarah. Bianca tidak menyangkal perbuatan salahnya tersebut. Tapi Bianca hanya jujur pada dirinya sendiri. Semua yang di ucapkan oleh Bianca adalah rasa bersalah dari dirinya selama ini. Bianca hanya di hantui rasa bersalah akan dirinya sendiri. Itu yang buat Bianca begitu berani untuk melakukan hubungan badan dengan pria lain. Padahal Bianca sudah memiliki seorang suami.
__ADS_1
Sarah pun tidak akan membocorkan apa yang terjadi pada Bianca dan Amri di hari ini. Begitu juga dengan sanksi yang tidak akan Sarah turunkan pada Bianca. Namun Sarah hanya meminta Bianca untuk bisa lebih jujur lagi dengan perasaan dari dirinya sendiri. Jika memang Bianca sudah tidak memiliki rasa pada suaminya. Sudah seharusnya Bianca berkata jujur saja, itu jauh lebih baik bagi dirinya. Daripada Bianca harus berbohong dan terus berbohong. Sebab jika Bianca melakukan cara tersebut, bukan tidak mungkin Bianca yang akan di pandang rendah oleh orang lain.
Bianca pun begitu berterima kasih pada Sarah yang masih memberikan dirinya dukungan penuh. Sehingga dia masih bisa bernapas dengan lega. Rumah tangganya tidak akan hancur dengan apa yang ada. Sarah tidak akan melaporkan semuanya pada suami Bianca. Namun Sarah meminta Bianca untuk tidak melakukan hal itu di dalam kantor kembali. Sebab resikonya akan semakin buruk saat mereka melakukan hal tidak terpuji itu di dalam kantor.
"Iya aku tahu ini akan beresiko tinggi untukku. Tapi kamu sendiri pasti akan mengerti perempuan seperti kita yang kurang sentuhan dari suami kita sendiri. Hingga akhirnya kita mencari pelarian pada pria lain. Aku tahu kamu juga paham akan hal ini Sarah." ucap Bianca.
"Maksud kamu?" tanya Sarah.
"Kita pasti merasa kesepian dengan suami kita yang sudah mulai tidak bergairah lagi di ranjang. Semuanya sudah berbeda sejak kita pertama kali menikah. Padahal kita berharap tetap sama. Tapi terkadang ekpektasi kita tidak sama lagi dengan suami kita." jawab Bianca sedikit bersedih.
__ADS_1
Sarah pun paham dengan maksud dari Bianca. Dia memeluk Bianca dengan begitu eratnya. Memberikan sedikit kekuatan yang bisa membuatnya semakin nyaman lagi. Mungkin Bianca akan semakin kuat dengan apa yang di lakukan oleh Sarah.
Sebenarnya Sarah pun mulai merasakan kesepian yang sama seperti yang di rasakan oleh Bianca. Terlebih Sarah sudah mulai tidak merasakan perasaan yang sama lagi seperti dahulu. Gairah seksual dari Raymond sudah mulai tidak sama lagi. Itu yang membuat Sarah merasa seperti kehilangan sentuhan Raymond yang dahulu selalu ada untuk dirinya.