Mediang Randu Yang Di Kutuk

Mediang Randu Yang Di Kutuk
Terbongkarnya penyamaran Nara


__ADS_3

part 12


ketika Randu sedang menelusuri area istana,ia sempat memergoki istrinya yang sedang mengeledah kamar Raja Adijaya.


dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan,Randu secara diam melihat dan menyaksikan tingkah laku istrinya.


"kenapa makin hari, tingkah laku Dinda semakin aneh."ucap Randu dalam hati.


Nara yang sudah putus asa,karena tidak menemukan Kitab Tamangkala itu kemudian melontarkan kata-kata kasar.


"sial,dimana tua Bangka itu menyimpan kitab Tamangkala."ucap Nara sembari mengacak-acak kamar.


lalu masuklah Randu kedalam kamar tersebut.


"Dinda,apa yang Dinda lakukan disini?."ucap Randu.


seketika Nara pun kaget dengan kehadiran Randu di dalam kamar.


"kapan Kanda masuk kesini.?"


"baru Saja!,apa yang Dinda lakukan di kamar ayahanda?."ucap Randu.


"tidak ada apa-apa Kanda,Dinda tadi mau bertemu dengan Romo."ucap Nara.


terlihat ada sedikit bercakan darah yang menempel di bibir putri Winari.


"noda apa itu Dinda,kenapa noda itu berwarna merah?."ucap Randu penuh curiga.


"bukan apa-apa,ini noda Jus buah Naga yang Dinda minum tadi."ucap Nara.

__ADS_1


tanpa berlama-lama,Nara pun langsung pergi meninggalkan Randu.


seketika Randu pun langsung curiga dengan istrinya.


"sepertinya ada yang tidak beres dengan Adinda."ucap Randu dalam hati.


ketika hendak keluar kamar,Randu melihat bercakan darah di lantai menuju kamarnya.


"darah apa ini."


Nara yang semakin hari semakin menjadi-jadi kini tanpa sengaja membongkar indetitasnya.


Randu yang mengintip di balik jendela, telah mengetahui ada bulu yang muncul di sekujur tubuh istrinya.


"siapa kamu,kenapa kamu menyamar menjadi istriku?."ucap Randu dengan marah.


"ohh..,jadi kamu siluman Serigala,dimana kamu menyekap istriku?."ucap Randu.


seketika Nara langsung menghilang tanpa menghiraukan pertanyaan dari Randu.


Randu pun langsung mengejar Nara sampai di perbatasan desa.


dengan pertarungan yang sengit,membuat Nara kewalahan dan akhirnya tertangkap oleh Randu.


"Saya katakan sekali lagi,dimana kamu menyekap istriku?."ucap Randu.


dengan keadaan pasrah,Nara yang sedang kalah, akhirnya menceritakan semua kejadian putri Winari kepada Randu.


"istrimu masih di tahan oleh adikku Nira dan Nuri."ucap Nara.

__ADS_1


sontak Randu pun marah, karena mendengar kebenaran tersebut.


"dimana mereka menahan istriku."ucap Randu dengan lantang.


tidak lama, datanglah seekor ular dari istana Ratu Nagini,ular tersebut di utus untuk menahan Nara.


"Randu,kami di utuskan Randu Nagini untuk membawa siluman Serigala ini ke istana."ucap ular.


"kamu boleh membawa siluman Serigala ini,ketika aku sudah mendapatkan jawaban mengenai istriku."ucap Randu.


"urusan istrimu,biar Ratu Nagini yang menangani nya,kami akan menahan nya untuk sementara waktu."ucap ular.


"baiklah,aku serahkan masalah ini kepada Ratu Nagini."ucap Randu.


seketika ular pun pergi sambil membawa Nara yang sedang terluka parah.


Nira dan Nuri yang sedang melihat dari tirai Gaib sangat geram kepada Randu.


"sialan kamu Randu,berani sekali kamu menahan Ayunda Nara."ucap Nira.


putri Winari yang tengah mendengar ocehan Nira langsung senang.


"itulah akibatnya,jika mau bermain-main dengan Kanda Randu."ucap Putri Winari dengan senang.


Nira yang tidak senang dengan kata-kata putri Winari, langsung menghampiri dan menyiksa Putri Winari.


terdengar suara siksaan dari putri Winari.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2