
part 30
malam pun telah berlalu,tak terasa kini sudah 4 Bulan Raja Randu dan beserta Rombongan nya tidak pulang ke Istana.
Ratu Winari yang sangat Rindu,kini tak mampu membendung air matanya karena memikirkan suaminya.
sembari menatap langit,Ratu Winari berharap agar suaminya cepat pulang dan berkumpul lagi bersamanya dan orang-orang Istana.
dengan di temani Dayangnya ia menceritakan isi hatinya yang gundah gulana karena merindukan sosok Raja Randu.
"kapan Kanda pulang,Dinda benar-benar merindukan Kanda sekarang,sebentar lagi anak kita akan lahir dan Kanda belum kunjung pulang."ucap Ratu Winari dalam hati.
kegelisahan sang Ratu,membuat Dayangnya sedih, mengingat Ratu Winari yang sedang mengandung kini harus merasakan kesendirian karena Raja Randu belum pulang ke Istana.
"maaf kajeng Ratu,sudah berapa pekan ini,hamba tidak melihat kajeng Ratu ceria seperti dulu, sebenarnya apa yang kajeng Ratu pikirkan?."tanya Dayang kepada Ratu Winari.
"tidak ada apa-apa Dayang,hanya saja saya sedang merindukan Kanda Randu, sebentar lagi anak ini akan lahir,tapi ayahnya belum kunjung pulang."ucap Ratu Winari sambil mengelus perutnya.
percakapan Ratu Winari dan Dayang dilihat oleh Seekor Merpati yang tidak lain adalah Sahabat Randu sendiri.
Merpati itu menghampiri Ratu Winari sambil membawakan Rotan kosong.
"husssttt...husssttt...,darimana datangnya Merpati ini?."ucap Dayang sambil mengusir Merpati.
Dayang itu mengambilkan Ranting kayu untuk mengusir Merpati tersebut.
bukannya kabur,justru Merpati itu terbang di mengelilingi kamar Ratu Winari untuk mengelabuhi Dayang tersebut.
saat terbang, Merpati tersebut menjatuhkan helaian Rotan kosong tepat di pangkuan Ratu Winari.
"lancang sekali Merpati ini, berani-beraninya menjatuhkan barang di pangkuan Ratu."ucap Dayang kepada Seekor Merpati tersebut.
Saat melihat tingkah laku Merpati tersebut,Sang Ratu yang tadi gelisah dan sedih,kini tersenyum kembali.
"sudah-sudah,kenapa jadi kamu yang marah-marah,bukankah ini hanya Seekor Merpati.!"ucap Ratu Winari sambil tersenyum.
"maaf Kanjeng, Merpati ini membuat saya jengkel,sampai saya terbawa suasana."ucap Dayang.
setelah usai terbang di kamar, tiba-tiba Merpati itu turun di hadapan Ratu Winari sambil memberikan kode kepada Sang Ratu untuk menulis di helai Rotan kosong tersebut.
"sepertinya kamu mau menunjukkan sesuatu?."ucap Ratu Winari memandangi Merpati tersebut.
Merpati itu berdiri tepat di atas helai Rotan.
"bukankah ini benda yang kamu jatuhkan tadi,apa kamu ingin saya menuliskan sesuatu di Rotan kosong ini?."tanya Ratu Winari kepada Merpati.
karena Ratu Winari tak paham dengan bahasa binatang, Merpati hanya bisa menganggukan badannya untuk menjawab pertanyaan dari Sang Ratu.
lambat laun,Ratu Winari memandangi Merpati tersebut dengan sangat lama, Sampai ia mengenalinya,bahwa Merpati itu Sahabat suaminya sendiri.
"bukankah kamu Sahabat Kanda Randu?."ucap Ratu Winari kepada Merpati.
Merpati menganggukan badannya untuk menjawab pertanyaan tersebut.
lalu,Ratu Winari menuliskan pesan di Rotan kosong itu dengan tujuan menyampaikan pesan kepada suaminya melalui Merpati tersebut.
kemudian,pesan yang di tuliskan tadi,ia ikatkan pada kaki Merpati.
"tolong sampaikan kepada Kanda Randu."ucap Ratu Winari kepada Merpati.
Setelah itu, Merpati pun langsung terbang menuju Raja Randu.
__ADS_1
tak berselang cukup lama, seseorang datang dan memanggil Ratu Winari.
"tuk...tuk...tuk.."
"siapa?."ucap Ratu Winari.
"saya, tumenggung Bahurekso."
"ohhh..,Dayang bukankan pintu itu."ucap Ratu Winari.
"ada apa tumenggung,apa ada yang tumenggung ingin sampaikan?."ucap Ratu Winari.
"saya kemari membawakan Tabib Istana, mengingat usia kandungan Ratu sudah 6 Bulan,jadi harus di periksa,supaya tidak terjadi apa-apa."jawab Tumenggung Bahurekso.
"baiklah,suruh Tabib itu masuk."ucap Ratu Winari.
lalu,Tabib itu masuk untuk memeriksa Kondisi Ratu Winari.
"maafkan Hamba Ratu,apa sebelumnya Ratu ada merasakan keluhan selama beberapa pekan ini?."tanya Tabib kepada Ratu Winari.
"tidak,hanya saja beberapa hari ini saya sering kelelahan."jawab Ratu Winari.
sambil mendengarkan ucapan Ratu Winari,Tabib itu juga memeriksa kondisi tubuh Ratu Winari melalui denyut nadinya.
"Rasa lelah yang di rasakan oleh Ratu Winari itu,disebabkan umur kandungan yang sudah 6 Bulan, sehingga menyebabkan tubuh Ratu Winari mengalami penurunan.
"apakah ada masalah dalam kondisi Ratu sekarang ini."tanya tumenggung kepada Tabib.
"tidak,Ratu hanya perlu istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatannya, terutama menghindari aktivitas yang terlalu berat."jawab Tabib.
"syukurlah kalau semuanya baik-baik saja."ucap tumenggung.
"iya,kalau begitu hamba pamit dulu."ucap Tabib kepada tumenggung dan Ratu Winari.
"sama-sama kanjeng Ratu,itu sudah menjadi kewajiban hamba."ucap Tabib lalu pergi.
"kalau begitu saya juga mau pamit pergi Ratu."ucap tumenggung.
"tunggu....."ucap Ratu Winari menyuruh tumenggung untuk tidak pergi.
"ada apa Ratu,apa ada yang ingin Ratu sampaikan sebelum saya pergi?."tanya tumenggung.
"apa sudah ada tanda-tanda kepulangan Raja Randu ke Istana?."ucap Ratu Winari.
"belum,saya sekarang sedang menyuruh orang untuk mencarikan keberadaan Raja Randu."jawab tumenggung.
"baiklah,jika ada kabar tentang Kanda Randu,segera beritahu saya."ucap Ratu Winari.
"baik Ratu,saya pamit pergi."
2 Hari pun berlalu,Merpati yang menyampaikan pesan dari Ratu Winari kini telah sampai ke desa tempat Raja Randu dan Rombongan berada.
saat Raja Randu sedang ke air terjun sembari berlatih untuk mengasah kemampuannya, tiba-tiba ia di kejutkan dengan kemunculan Sahabatnya.
__ADS_1
Merpati tersebut turun di bebatuan yang tidak jauh dari lokasi Randu berlatih.
dari kejauhan Randu memandangi sahabatnya itu.
"sudah lama sekali kita tidak bertemu Randu."ucap Merpati.
"sahabatku!,kaukah itu?."tanya Randu.
lalu,Randu menghampiri Merpati...
"bagaimana bisa kamu ada ada disini?."tanya Randu kepada Merpati.
"aku kesini,karena di utus oleh Ratu Winari untuk menyampaikan pesan ini kepadamu."jawab Merpati.
Randu pun mengambil pesan tersebut dan membacanya.
"Kanda,Kapan kanda kembali,Dinda sangat merindukan Kanda saat ini,tidak lama lagi Kanda akan menjadi seorang ayah.Dinda harap Kanda pulang secepatnya,Karena Kehadiran Kanda yang selalu Dinda tunggu."ucap Ratu Winari dalam pesannya.
"sama Dinda,Kanda juga sangat merindukan Dinda."Sahut Randu dalam hati.
"lalu,kapan kamu akan pulang sahabatku?"tanya Merpati.
"untuk saat ini aku belum bisa pulang ke Istana,ada urusan yang harus aku selesaikan di sini."jawab Randu.
"urusan apa yang membuatmu tidak bisa pulang Ke Istana?."tanya Merpati.
"beberapa pekan ini ada Teror di desa ini,banyak warga yang merasa resah kepada pria berjubah hitam,jadi saya harus membantu warga di sini."ucap Randu.
"dari dulu sampai sekarang,sifatmu tidak pernah berubah sahabatku meskipun kamu sudah menjadi seorang Raja,sifat rendah hati masih ada dalam dirimu."ucap Merpati bertakjub kagum kepada Randu.
Bersambung...
__ADS_1
Terimakasih, telah menyempatkan diri untuk membaca Novel ini,semoga anda suka.☺️🙏