Melawan Senja

Melawan Senja
Ponsel


__ADS_3

" Ternyata kehidupan loe di rumah, nggak seperti kehidupan loe di sekolah yang terlihat kuat dan kaya nggak punya beban! ternyata gue salah udah nilai loe Senja, gue tau loe pasti sangat kesepian," Gumam Wira merasa prihatin dengan keadaan senja.


Wirapun langsung mengambil air kompresan itu dan mulai menaruh kain basah nya di dahi Senja, tidak lama Wira menunggu akhirnya Senja mulai membuka matanya.


" Aduhh kepala gue pusing banget," Gumam senja


" Biji karet loe nggak apa-apa?" Ucap Wira cemas


" Loe ko masih ada disini! belum pulang? ini udah malem hujan udah reda kali ?"


" Iya gue tau, Gue tunggu loe sadar dulu baru gue pulang"!


" Dia kenapa sih ko ngedadak sikapnya berubah gini jadi ngeri gue," ( batin Senja )


" Ya udah pulang sana?"


" Loe emng gak papa, ada yang sakit lagi nggak?"


" Apaan sih loe so perhatian banget, mustahil Wira yang paling cool seantero jagat baik sama gue?" tanya senja penuh selidik


" Apa loe bilang perhatian, ngarep banget ya loe gue perhatiin, gue kaya gini ngerasa bersalah doang jangan salah paham dulu"! tegas Wira sambil tertawa


Deg...


" Huhh.. Untung deh dia masih normal kalau kaya gini, kalau sampe beneran dia perhatian sama gue runtuh nih langit," Gumam Senja sambil senyum-senyum


" Ngapain loe senyum-senyum sendiri biji karet?"


" Nggak apa-apa"! Ucap senja ketus


" Ya udah gue balik, apa loe mau gue telponin dokter dulu?"


" Nggak usah, nanti gue minum obat aja pasti langsung ilang ni demam"!


Wira mengambil sesuatu yang dia tinggalkan tadi di sofa yang masih terbungkus dengan pepper bag kecil.


" Oh iya gue kesini tuh mau ngasih ini sama loe?"


" Apa ini bayi byawak?" Ucap senja penasaran

__ADS_1


" Buka aja biji karet"! ucapnya dingin


" Huhh dasar aneh bentar-bentar baik bentar-bentar galak," Gumam Senja heran


Senjapun membuka pepper bag itu dan membuka kotak yang ada didalamnya ternyata itu adalah sebuah ponsel keluaran terbaru dengan fitur yang bagus dan lengkap.


" Ini ponselkan kenapa loe ngasih ini?"


" Gue tau ponsel loe rusak kemaren, jadi itu sebagai gantinya soal motor besok sore udah bisa dibawa! udah ya jangan banyak tanya, Gue pamit?" Ucapnya dingin


Wirapun pergi meninggalkan rumah Senja tepat jam 9 malam dan langsung memacu kuda besinya dengan kecepatan tinggi, Senja yang melihat dari balik jendela hanya geleng-geleng kepala.


" Ya ampun itu anak kelakuannya, gak bisa di tebak! tapi dia so sweet banget yah? ko gue jadi seneng gini sih! Ishhh.. Inget Senja tetep aja dia itu rivall loe dia begitu karena ngerasa bersalah tau! hilangin pikiran bagus loe tentang dia," Gumam Senja seorang diri sambil bergidik ngeri


Senja meraih ponsel pemberian Wira disana sudah ada dua kontak nama tidak lain itu nomernya dan satu lagi sudah jelas Wiralah.


" Ternyata dia baik juga tapi nama gue ko masih biji karet sih? tapi ya udah deh dari pada nggak punya ponsel tinggal ganti aja gampang," Gumam Senja tersenyum


Senjapun langsung menghubungi semua sahabatnya dan memberi tau nomer barunya, kemudian Senja kembali terlelap karena efek obat yang dia minum.


Pagipun menyapa wajah cantik Senja seperti namanya matahari pagipun tidak kalah indahnya dengan matahari terbenam, kicauan burung lovebird peliharaannya seperti seruling di pagi hari dengan embun yang masih menetes menusuk setiap pori yang terbuka terasa dingin dan sangat sejuk.


" Ah segarnya gue ngerasa udah baikan sekarang! mending gue berangkat sekolah aja, kasian juga kan pasti genk rempong gak bakalan rame kalau gak ada gue"! Ucap Senja sambil cekikikan memikirkan raut wajah mereka


Senjapun menghambur pergi kekamar mandi untuk bersiap-siap tidak lupa dia sholat subuh dulu dan menyiapkan jadwal mapel hari ini serta berdandan sedikit lalu sarapan dan pergi.


" Bi Eja berangkat yah?"


" Iya non Hati-hati"!


Ejapun diantar oleh supir keluarganya tidak berselang lama eja sudah sampai di sekolahnya tepat pukul 7, Senja yang melihat semua sahabatnya telah berkumpul di parkiran langsung menghampirinya dari arah belakang dan..


Bruggg..


Senja memeluk mereka semua! Apri, Hana,Mita, dan Tia sangat terkejut dengan kedatangan Senja yang katanya hari ini dia tidak akan masuk sekolah.


" Surprise ohayo guys"! Senja tersenyum dengan cerahnya


" Kucay ini loe? katanya hari ini loe gak bakal masuk sekolah gimana sih"! kata mita antusias

__ADS_1


" Yakan gue kangen sama kalian guys"! Ucap Senja bahagia


" Loe udah nggak papa emang, ada apaan nih kayanya ada yang lagi seneng banget?" Ucap apri yang di timpali ucapan Tia


" Yehh apaan sih Pri, Tia! gue tuh seneng karena bisa kumpul bareng sama kalian lagi, ya udah deh kalau kalian nggak suka gue sehat mending gue balik sakit lagi aja?" Ancam Senja


" Jangan dong. Ih kitakan cuma bercanda, sensi amat loe ja bener tuh kata si mita kucay"! Ucap Hana


" Apaan sih loe Hana udah ikut-ikutan si pendek aja loe, nggak asik kalian pada"! Senjapun berjalan meninggalkan sahabatnya itu


" Senjaa tungguin dong?" ucap mereka barsamaan


Merekapun berjalan sambil bersenda gurau hingga tidak melihat bahwa genk wariors ada di depan pintu gerbang untuk mencegat anak-anak yang datang terlambat.


" Bagus deh kalau loe udah baikan biji karet gue ikut seneng," Gumam Wira sambil tersenyum sekilas


.


.


.


.


.


.


.


.


B E R S A M B U N G...


Jangan lupa tinggalkan jejak terimakasih telah berkunjung.


Jumpa dinext eps!


Annyeong!!

__ADS_1


__ADS_2