Melawan Senja

Melawan Senja
Ruang BP


__ADS_3

Merekapun menghampiri kelas Wira terutama Senja yang sangat marah beserta malu yang tak bisa di ungkapkan lagi dia mencoba untuk menenangkan dirinya seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Tetapi wajahnya berkata lain sangat bertolak belakang dengan keinginannya itu.


Senja melihat Wira dan teman-temannya di dalam kelas. Untung sekarang sedang jam istirahat jadi sebagian anak-anak telah pergi kekantin untuk makan siang, Senja menghampiri meja Wira dan,


B R A K K K ...


Senja menggebrak meja yang ada di depan wira dengan sangat keras


" Woy biji karet loe kenapa, ati-ati kalau masuk ke kelas orang?" Wira berteriak dengan nama julukannya untuk senja.


" Jangan pura-pura Oon deh loe bayi


T-Rex"! ucap Eja ketus


" Loe apa-apaan sih cewek jadi-jadian baru dateng main marah-marah aja?" ujar Wira kesal


Teman-teman Senja menunggunya diluar kelas sedangkan Faiz dan Kevin memutuskan untuk pergi ke kantin untuk menghindari amukan macan bahasa itu


" Harusnya gue yang nanya sama loe, loe yang apa-apaan nyebarin kejadian tadi pagi hah?"


" Oh masalah itu"! Wira tersenyum kecut


" Gue nggak terima yah di perlakuin kaya gini pokonya loe hapus tuh vidio"! ucap Senja marah


" Kalau gue nggak mau gimana"? Wira balik bertanya


" Gue sumpahin loe bakalan jomblo seumur hidup"! ujap Senja ketus


" Buhahaha... Apa loe sekarang ngarep mau jadi pacar gue hah?" goda Wira


" Amit-amit gue mau sama loe, ogah banget ngebayanginnya aja gue nggak sanggup, yang ada sakit kepala"!


" Oh begitu yah"! Wira menatap dalam wajah Senja dan mendekatinya.


" Stopp... loe mau ngapain lagi hah?" teriak Senja


" Kata loe nggak mau jadi calon pacar gue, tapi muka loe jadi merah kaya gitu sih"! goda Wira


mendengar ucapan Wira yang seperti itu Senja menjadi salah tingkah sebenarnya dia memang sedang gugup


" A..A..Apaan sih loe, nggk jelas?" ucapnya terbata! inget pokonya loe hapus tuh vidio, gue nggak mau ada rumor di sekolah apa lagi kalau itu ada hubungannya sama loe"!


Melihat reaksi dari Senja yang seperti itu Wira tertawa dalam hati karena sukses mengerjainya habis-habisan.


Ketika Senja ingin meninggalkan kelas, Faiz datang dan memberitahu bahwa mereka di panggil oleh Pak Bandi untuk ke ruang BP.


" Wir loe di cariin tuh sama Pak Bandi suruh ke Bp katanya"! ucap Faiz


" Oh oke, thanks infonya nanti gue kesana"!


Wira sudah menduga akan jadi seperti ini ketika aksi jailnya sampai ketangan para guru-guru terutama guru BP.


" Oh iya Pak Bandi juga nyariin loe tuh"! Faiz melirik Senja

__ADS_1


" Gue juga"! Senja menunjuk dirinya


" Iyalah, kayanya mau ngebahas soal yang baru virall nih, awas loh nanti kalian kena karma omongan sendiri"! goda Faiz


" Idih amit-amit"! sahut mereka bersamaan


Senja dan Wirapun bergegas untuk keruang Bp menemui Pak Bandi sepanjang jalan mereka mendengar kalau sedang di bicarakan oleh anak-anak yang lain.


" Ini semua tuh gara-gara loe, dasar bayi bayi T-rex"! ucap Senja kesal


" Udahlah, loe santai aja biji karet"! ujar wira tersenyum kecut


" Gimana mau santai gue takut kena Sp-1"! ujar senja cemas


Merekapun telah sampai di depan ruangan Pak.Bandi dan mengetuk pintu


TOK...TOK...TOK


" Masuk"! suara sahutan dari dalam


Senja dan Wirapun masuk kedalam ruangan tersebut


" Assalamu'alaikum Pak"! ucap senja memberi salam


" Wa'alaikumsalam, kalian sudah datang ayo duduk?"


Sebelum Pak Bandi mengintrogasi mereka lebih dalam Wira dengan cepat mengambil tindakan agar tidak dapat masalah


" Em Pak, sebelumnya saya minta maaf atas kekacauan yang sudah saya lakukan"! ujar Wira


" Iya Pak"! Wira menunduk


Senja hanya mendengarkan dan menyimak obrolan mereka.


" Baiklah, Bapak mengerti lagi pula kamu anak yang berprestasi jadi tidak mungkin kamu menjelekan nama sekolah, dan Bapak juga dengar kalian suka bertengkar apa itu benar?"


Kali ini senja yang ingin menjawab ucapan Pak Bandi tapi keduluan oleh Wira


" Ah tidak pak kami hanya iseng saja"! ucap Wira santai dengan tersenyum


" Benar begitu Senja?"


Senja melirik Wira, dan Wira memberi kode anggukan agar mengiyakan ucapannya barusan.


" Em, i..iya Pak"! ucapnya ragu sambil melirik Wira


" Oh jadi begitu rupanya hanya iseng, kalau begitu tidak ada masalah yang harus bapak khawatirkan, tapi untuk kamu Wira tolong kamu hapus vidio itu karena vidio itu sangat tidak layak untuk di tonton dan tidak mendidik sama sekali apalagi ini dilingkungan sekolah paham"!


" Iya Pak, saya mengerti"! ucap Wira patuh


" Baiklah kalian boleh pergi"!


" Iya pak terimakasih"! balas mereka bersamaan

__ADS_1


Merekapun keluar dan pergi meninggalkan ruangan Pak Bandi.


" Semua ini tuh gara-gara loe tau gak? Untung Pak Bandi baik. Kalau nggak! gue nggak akan pernah mau lagi ketemu sama loe!" tegasnya kepada Wira


" Santai aja kali gue emang udah CSan inih sama tu Guru BP"! Jawabnya santai


" Terserah loe aja T-Rex!" ucapnya kesal


Senjapun pergi meninggalkan Wira dan pergi ketoilet tapi tiba-tiba..


BRUGGG...


Suara pintu kamar mandipun tertutup dengan sendirinya. Senjapun langsung terperanjat kaget "Woyy, siapa itu yang jailin gue? Buka gak." Senjapun ketakutan karena lampu di kamar mandi itu mendadak mati


Vita dan Tiapun tertawa puas mendengar Senja yang menjerit ketakutan.


" Rasain loe! Dasar perempuan gak tau diri"! Umpat Vita tertawa


Senjapun terus menggedor-gedor pintu kamar mandi itu sampai akhirnya dia mulai merasa lemas karena kehabisan oksigen.


Senja yang sedari kecil sangat pobia dengan kegelapan dan ketinggian sudah sangat tidak bisa mengontrol tubuhnya lagi.


" To..looo...nggg!" Suaranya mulai terasa lemah dan lirih


Tapi tiba-tiba ketika Senja hampir terjatuh pintu kamar mandipun terbuka dan Senja melihat bayangan itu seperti Wira dan diapun kemudian pingsan.


" Biji karet. Loe kenapa? Woy bangun!" Ucap Wira panik. Merepotkan sekali ni anak,"


Wirapun Mengendong tubuh Senja ke Uks. Tapi itu malah membuat Vita merasa kebakaran jenggot. Lagi-lagi rencana gagal total.


Vita yang sangat cemburu menyusun kembali rencana yang dapat mempermalukan Senja di depan umum." pokonya gue nggak akan biarin dia bisa deket-deket lagi sama my unyunya gue!" Gumam Vita tersenyum licik


" Bagus Vi, dia harus sadar diri bahwa princes disekolah ini adalah loe seorang!" puji Tita


" Yes, Bener banget loe"! Merekapun tertawa dengan girangnya


" Tunggu aja loe! Senja Yolanda ini semua belum berakhir,"


.


.


.


.


.


.


B E R S A M B U N G!!


Jangan lupa tekan like karena itu gratis comen,rat,and vote jika ada.

__ADS_1


Jumpa di next eps terimakasih telah berkunjung.


Anyeong!!


__ADS_2